IPNU Bireuen Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan Siswi oleh guru

- Editor

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN — Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Bireuen, Khairul Amri, S.H., CPM, menegaskan bahwa dugaan pemukulan terhadap seorang siswi MIN 53 Bireuen oleh wali kelasnya harus diusut tuntas. Ia meminta aparat penegak hukum menangani perkara hukum ini secara profesional, objektif, transparan, dan berkeadilan.

Kasus dugaan kekerasan tersebut dilaporkan terjadi pada 13 April 2026 di Gampong Krueng Baro, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen. Menurut Khairul, dunia pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak untuk menimba ilmu, membentuk karakter, serta mengembangkan potensi diri, bukan tempat terjadinya tindakan kekerasan.

“Kami dari PC IPNU Bireuen menegaskan bahwa siapa pun yang terbukti melakukan kekerasan terhadap anak harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum. Tidak boleh ada pembenaran terhadap kekerasan hanya karena pelakunya seorang pendidik,” ujar Khairul Amri.
Ia juga menyoroti aksi solidaritas yang sempat digelar oleh sejumlah guru di Alun-Alun Kota Bireuen terkait perkara ini. Khairul mengingatkan bahwa meskipun setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, aksi solidaritas profesi hendaknya tidak mengaburkan persoalan utama, mengesampingkan hak anak, ataupun memengaruhi independensi proses peradilan yang sedang berjalan.
Selain mendesak proses hukum yang adil di pengadilan, PC IPNU Bireuen meminta agar korban segera mendapatkan perlindungan maksimal, pendampingan psikologis, serta bantuan hukum guna mencegah adanya tekanan sosial atau intimidasi.

Baca Juga:  BMKG Rilis Peringatan Dini: Aceh Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga Pukul 18.00 WIB

Lebih lanjut, Khairul meminta Kementerian Agama, pihak madrasah, pemerintah daerah, dan lembaga perlindungan anak untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pencegahan kekerasan di lingkungan madrasah dan sekolah melalui penerapan disiplin positif serta penyediaan saluran pengaduan yang aman

Berita Terkait

Jalin Kedekatan dengan Ulama, Kapolsek Darul Ihsan: Keamanan Butuh Dukungan Semua Pihak
TPG TERLAMBAT CAIR, GURU TERJEBAK PINJOL HINGGA SULIT BELI MAKANAN  
Wapres Lulusan SMP, Wilson Lalengke: Wajar, Ini Cerminan Rata-rata IQ Manusia Indonesia
Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian
Perkuat Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Cabang Jakarta Barat Aktif Dorong Kolaborasi FLLAJ Jakarta Barat
Sinergi Kepolisian dan Ulama, Kapolsek Darul Ihsan Sambangi Pimpinan Dayah Al Maimanah Perkuat Kamtibmas
Kapolres Tegas! Ganja 121,54 Gram Dimusnahkan, Pelajar Diingatkan Jauhi Narkoba dan Miras
Kasat Resnarkoba Tegas! Polisi Kejar Pelaku Lain di Balik Peredaran Cap Tikus Ilegal di Raja Ampat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:25

Jalin Kedekatan dengan Ulama, Kapolsek Darul Ihsan: Keamanan Butuh Dukungan Semua Pihak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:37

TPG TERLAMBAT CAIR, GURU TERJEBAK PINJOL HINGGA SULIT BELI MAKANAN  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:39

Wapres Lulusan SMP, Wilson Lalengke: Wajar, Ini Cerminan Rata-rata IQ Manusia Indonesia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:03

Perkuat Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Cabang Jakarta Barat Aktif Dorong Kolaborasi FLLAJ Jakarta Barat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:46

Sinergi Kepolisian dan Ulama, Kapolsek Darul Ihsan Sambangi Pimpinan Dayah Al Maimanah Perkuat Kamtibmas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:40

IPNU Bireuen Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan Siswi oleh guru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:05

Kapolres Tegas! Ganja 121,54 Gram Dimusnahkan, Pelajar Diingatkan Jauhi Narkoba dan Miras

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:01

Kasat Resnarkoba Tegas! Polisi Kejar Pelaku Lain di Balik Peredaran Cap Tikus Ilegal di Raja Ampat

Berita Terbaru