Kebakaran Hutan Kofiau Mengancam Puskesmas Deer, Kepala Distrik Pimpin Warga Berjaga Malam

- Editor

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto /Puskesmas Deer: Api melahap belakang  Gedung Puskesmas, Kepala Distrik Evans Watem, SH, Kepala Puskesmas Deer, Yohiel Ambafen.,bentuk tim waspada dipinggir  gedung dalam beberapa titik. Selasa, 6/10/2026.

 

RAJA AMPAT, TRIBUNEINDONESIA.COM – Kebakaran hutan di Kampung Deer, Distrik Kofiau, Kabupaten Raja Ampat, kembali membuat warga cemas. Api yang sebelumnya membakar kawasan kebun dan hutan kini dikhawatirkan mendekati permukiman warga serta bangunan Puskesmas Deer.

Kondisi tersebut mendorong Kepala Distrik Kofiau, Evans Watem, bersama Kepala Puskesmas Deer, Yohiel Ambafen, turun langsung memimpin warga melakukan pencegahan dan penjagaan di sekitar lokasi.

Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga bersama tim kecil berjaga untuk mengantisipasi kobaran api yang merambat mendekati kawasan Puskesmas Deer.

Api dilaporkan telah membakar kawasan hutan dan kebun dalam waktu yang cukup lama. Bahkan, menurut keterangan di lapangan, kebakaran telah berlangsung kurang lebih satu bulan dan menyebar dari kawasan perbukitan hingga mendekati wilayah pesisir.

Situasi tersebut membuat warga harus meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari ketika kobaran api masih terlihat di sejumlah titik.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 10/Pandrah Jalin Silaturahmi Humanis dengan Warga Desa Utheun Kruet

Evans Watem mengatakan, dirinya bersama warga terus melakukan penjagaan sebagai langkah antisipasi agar api tidak semakin mendekati permukiman dan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Biar sudah malam, tetapi masih jaga kebakaran di belakang Puskesmas Kofiau. Siap dengan alat apa adanya saja. Mohon dukungan doa, semoga api cepat padam,” ujar Evans.

Ia juga mengimbau masyarakat di wilayah Kofiau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan.
Menurutnya, kondisi kebakaran yang terjadi saat ini harus menjadi perhatian bersama karena api dapat meluas dan mengancam lingkungan maupun fasilitas umum.

“Setiap hari kami tetap menjaga dan mengantisipasi kebakaran. Saya berharap kepada warga Kofiau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan,” tegasnya.

Sementara itu, warga bersama Kepala Distrik dan Kepala Puskesmas masih melakukan pemantauan di sekitar Puskesmas Deer untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali meluas.
Hingga malam, upaya penjagaan tetap dilakukan dengan peralatan yang tersedia di lapangan.

 

Berita Terkait

Kebakaran Hutan Kofiau Sudah 3 Minggu, Anggota DPRP PBD Frangky Umpain Minta Pemerintah Bergerak
Geger! Dugaan Pelajar SMA Beli Miras di Lorong Masjid Agung Waisai, Warga Desak Polisi Turun Tangan
“Abdul Azis Masuk KPU Raja Ampat, Resmi Gantikan Anggota PAW Periode 2023–2028”.
Dua Mesin Jagung dan Arti Pengabdian Para Pensiunan
Rayakan HUT ke-27, Bireuen Gelar Funwalk Massal Akhir Pekan Ini!
Hampir 3 Minggu Api Tak Padam, Warga Deer Kofiau Cemas Puskesmas dan Permukiman Dilahap Si Jago Merah
TNI AD Kembangkan Organisasi, Dua Kodam Baru Dibentuk di Wilayah Nusa Tenggara
PRESIDEN RI RESMIKAN BRIGIF 6 MARINIR, LIMA PERWIRA PILIHAN SIAP AWAKI KEKUATAN BARU
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:38

Kebakaran Hutan Kofiau Sudah 3 Minggu, Anggota DPRP PBD Frangky Umpain Minta Pemerintah Bergerak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:55

Geger! Dugaan Pelajar SMA Beli Miras di Lorong Masjid Agung Waisai, Warga Desak Polisi Turun Tangan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:45

Tata Kelola Disorot, Kantor Gampong Paya Metah Diduga di Rumah Pribadi Datok, Sapi Bantuan Pertamina Dijual Untuk Beli Tanah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:39

Hampir 3 Minggu Api Tak Padam, Warga Deer Kofiau Cemas Puskesmas dan Permukiman Dilahap Si Jago Merah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:19

TNI AD Kembangkan Organisasi, Dua Kodam Baru Dibentuk di Wilayah Nusa Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34

Bongkar Peredaran Miras Antarpulau! 170 Liter Miras Lokal Ditemukan di Kapal Perintis Misool

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:13

Kepala BLUD UPTD Raja Ampat Apresiasi Festival Pesona Raja Ampat, Dorong Promosi Wisata dan Ekonomi Mama-Mama Papua

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:33

“Bukan Sekadar Festival! BLUD UPTD Raja Ampat Bidik Pasar Wisatawan, Dorong Pesona Raja Ampat Mendunia dan Ekonomi Mama-Mama Papua”.

Berita Terbaru

Kapolsek Aertembaga, AKP Denny Stenly Tampenawas, S.Sos., S.H., Sosialisasikan
‎gerakan POLSAMA (Polisi Bersama Masyarakat) dengan menyambangi Para siswa. (ft. Dok. Istimewa)

Hukum dan HAM

Cegah Kejahatan, Polres Bitung Masuk Sekolah Lewat Polsama

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:07