Minimalisir Dampak Banjir, BWS Diminta Bangun Tanggul Pengaman Lawe Bula

- Editor

Senin, 28 September 2026 - 08:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

P

Minimalisir Dampak Banjir, BWS Diminta Bangun Tanggul Pengaman Lawe Bula

Foto  : Jalan Pulonas Baru-Lawe Rutung kecamatan Lawe Bulan, amblas disapu banjir sungai kali bulan dan mengakibatkan banjir merendam dan bronjong air merusak pemukiman warga Hingga digerus oleh arus sungai yang terus debit airnya meningkat hingga badan jalan abrasi karena tingginya debit sungai Lawe bulan plonas pihak wartawan langsung pantau kondisi debit air yg naik dan bertambah.

KUTACANE/Tribuneindonesia.com

Warga Aceh Tenggara, mendesak pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera I, agar membangun tanggul pengaman dua sungai besar di kabupaten setempat.

Pasalnya, akibat tak adanya tanggul pengaman sungai Lawe Bulan dan Lawe Kinga serta beberapa sungai lainnya, kerapkali mengakibatkan banjir sungai di Agara hingga mengakibatkan rumah dan pemukiman warga terendam dan hanyut di sapu banjir.

Setiap musim penghujan tiba, ujar Hajirin, kami warga Babussalam dan Lawe Bulan dan warga kecamatan Bambel maupun warga kecamatan Lawe Sumur tak pernah nyenyak tidur.

Masalahnya, selain karena dasar sungai (kali) bulan terus mengalami pendangkalan, tanggul maupun beronjong darurat yang selama ini dibangun pemerintah dan jebol, kerapkali mengakibatkan banjir dan membuat rumah warga hanyut dan rusak berat.

, “Umumnya, banjir sungai kali bulan terjadi di bulan September sampai akhir Desember. Selain merusak dan menghanyutkan rumah penduduk dan pasar, baniir juga menyebabkan gedung sekolah dan jalan raya lenyap dan putus total, ” Sebut Dewi warga Pulonas Babussalam.

Selain sungai kali bulan, sungai kisam dan sungai Lawe Kinga juga kerapkali menimbulkan banjir hingga merendam jalan nasional dan menghanyutkan rumah warga maupun gedung sekolah di kecamatan Lawe Sumur dan Bambel.

Sedikit saja diguyur hujan, sambung Ridwan, warga Bambel, sungai Lawe Kinga (Lawe Ketuban) kerapkali menimbulkan banjir dan merusak pemukiman penduduk dan fasilitas umum lainnya.

Baca Juga:  ​Polres Bitung Kawal Aksi Damai Buruh KSBSI Secara Humanis

Untuk itu, agar ratusan kute wilayah kecamatan Babussalam, Lawe Bulan, Deleng Pokhkisen, Bambel dan Lawe Sumur aman dari hantaman banjir yang membuat warga mengalami kerugian tak terperi, BWS Sumatera I, segera membangun tanggul pengaman sungai kaki bulan , sungai Lawe kisam dan sungai Lawe Kinga.

Kadis PUPR Aceh Tenggara, Sadli Desky kepada tribunesia.com
senin membenarkan tingginya permintaan warga di kecamatan Deleng, Pokhkisen, Lawe bulan, Babussalam, Bambel dan Lawe Sumur agar pemerintah membangun tanggul pengaman yang kokoh di sungai kali bulan, kisam dan sungai Lawe Kinga.

Informasi yang kami dapat dari pihak BWS Sumatera I, untuk tahun 2026 ini kementerian PUPR yang mengelola sumber daya air di wilayah Aceh, akan membangun tanggul pengaman sungai Kali Bulan dan Lawe Kinga.

Nilai proyek pembangunan tanggul pengaman sungai untuk 2 sungai tersebut, sebesar Rp. 100 miliar., ” Realisasi proyek normalisasi itu yang didesak warga untuk segera dibangun, ” Sebut Sadli Desky.

Selain proyek normalisasi dan pembangunan tanggul pengaman sungai kali bulan dan Lawe Kinga, pihak BPJN juga akan membangun jembatan di desa kuning yang selama ini menjadi langganan banjir, “untuk lebih jelasnya, silahkan tanyakan pada PPK Jalnas 3.5 ruas Batas Sunut-Kutacane -Batas Gayo Lues, Kaya Juliadi. “Pungkads Sadli Desky.

PPK 3.5 Ruas jalan nadional, Jaya Juliadi , hingga berita ini diturunkan belum bisa dimintain tanggapannya tentang pembebasan tanah warga untuk pembangunan jembatan Kuning yang direncanakan mirip jembatan rangka baja Batam, karena Habd phone dan WA Juliadi jarang aktif.

Press~abdgani (gasekk)

Berita Terkait

Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Diduga Tanpa Konfirmasi
Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Ajak Warga Waspadai Hoaks dan Narkoba
APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,270 Triliun, Belanja Naik 11,81 Persen
Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar
Kebakaran Mengganas, Fraksi Demokrat Desak Bupati Siapkan Anggaran Tanggap Darurat
Polres Bireuen Sukseskan Peringatan Haul Habib Abdurrahman Bin Alwi Al-Asyi (Habib Bugak Al – Asyi)
Kecamatan Kuala meraih menang 2-0 lawan Peusangan Siblah Krueng pada laga perdana
Wujud Solidaritas Korps Bhayangkara, Irjen Pol. Yudho Hermanto Melayat ke Kediaman Alm. Kombes Pol. Steidy Raranta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 07:57

APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,270 Triliun, Belanja Naik 11,81 Persen

Senin, 28 September 2026 - 06:18

Toko Sultan Sinabang Ucapkan Selamat HUT Kabupaten Simeulue ke-27: “Tumbuh Bersama Bermartabat”

Senin, 28 September 2026 - 04:58

Kebakaran Mengganas, Fraksi Demokrat Desak Bupati Siapkan Anggaran Tanggap Darurat

Minggu, 27 September 2026 - 18:38

Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran

Minggu, 27 September 2026 - 15:41

Api Turun ke Tebing, Tim Gabungan Terkendala Alat! Kebakaran Lonobi Sulit Dijangkau

Minggu, 27 September 2026 - 12:50

BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala

Minggu, 27 September 2026 - 12:21

Piagam Rabies dan Target Bebas 2030

Minggu, 27 September 2026 - 08:04

Deli Serdang Kembangkan Bawang Merah di Namorambe, Target Produksi 13 Ton

Berita Terbaru