BIREUEN|Tribuneindonesia.com
Upaya mewujudkan tata kelola keuangan sekolah yang modern, transparan, dan akuntabel. Para kepala sekolah dan bendahara jenjang SMA, SMK dan SLB Se-Kabupaten Bireuen.
Mengikuti Sosialisasi dan Edukasi Penggunaan Internet Banking Corporate (IBC) Bank Aceh Syariah dalam pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dibuka Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen, Yusnita SE Ak SPd MPd, Selasa 22 september 2026,di Aula SMA Negeri 1 Bireuen.
Kegiatan itu juga turut Pemimpin Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen, Fery Kurniawan, tim pemateri dan tim digitalisasi dan IT dari Bank Aceh Syariah Pusat Provinsi Aceh.
Plt Kacabdin Yusnita dalam sambutan menyampaikan bahwa pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan amanah besar yang menuntut transparansi, kejujuran, dan akuntabilitas setinggi-tingginya.
Penerapan transaksi nontunai melalui sistem IBC bertujuan bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi merupakan kebutuhan yang mendasar di era transformasi digital pengelolaan keuangan pendidikan.
“Sistem IBC ini adalah langkah nyata untuk mewujudkan tata kelola keuangan sekolah yang modern, transparan, akuntabel. Setiap transaksi dapat dipantau dan dilacak secara akurat sehingga risiko kesalahan penyaluran dan keterlambatan dapat diminimalisir,” ujarnya.
Kacabdin juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bank Aceh Syariah atas komitmen dan sinergi yang
dibangun dalam mendukung digitalisasi pengelolaan keuangan sekolah dengan prinsip syariah.
Seluruh Kepala Sekolah dan Bendahara BOS juga diimbau untuk mengikuti seluruh materi dengan sungguh-sungguh dan segera mengimplementasikan sistem IBC di sekolahnya.
Hal tersebut bertujuan agar pengelolaan dana pendidikan menjadi lebih cepat, aman, dan terpercaya, serta dapat dipertanggungjawab kepada masyarakat.
















