Cegah Kekerasan Terhadap Anak, Polres Bireuen Ajak Santri Berani Bicara Dan Melapor

- Editor

Sabtu, 19 September 2026 - 02:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BBireuen/Tribuneindonesia.com

“Jangan takut bicara, jangan diam ketika melihat kekerasan.” Pesan tersebut disampaikan Polres Bireuen melalui Unit II Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim kepada para santriwan dan santriwati Pesantren Modern Al Zahrah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, dalam kegiatan penyuluhan dan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak, Jumat 18 September 2026

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dengan mengangkat tema “Rise and Speak”, yang mengajak anak-anak untuk berani bersuara apabila mengalami maupun mengetahui adanya tindakan kekerasan.

Kanit II PPA Satreskrim Polres Bireuen IPDA Rudi Irawan, S.E., bersama personel memberikan edukasi kepada para santri mengenai berbagai bentuk kekerasan terhadap anak, mulai dari kekerasan fisik, psikis, verbal hingga bentuk kekerasan lainnya yang dapat terjadi di lingkungan pendidikan.

Para santri juga diberikan pemahaman mengenai bullying atau perundungan, seperti mengejek, menghina, mengancam, mengucilkan, mempermalukan maupun menyakiti orang lain secara berulang, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

IPDA Rudi mengingatkan para santri untuk tidak melakukan, mendukung maupun membiarkan terjadinya bullying. Para santri juga didorong untuk saling menghormati, membantu korban dan segera menyampaikan laporan kepada guru, pengasuh pesantren, orang tua atau pihak yang dapat memberikan perlindungan.

Baca Juga:  Koramil 11/Bandar Baru Gelar Gotong Royong Sambut HUT ke-80 RI

Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Dedy Miswar, S.Sos., M.H., CPM., menegaskan pentingnya keberanian anak untuk berbicara ketika menghadapi persoalan kekerasan maupun perundungan.

“Melalui tema Rise and Speak, kami mengajak anak-anak untuk berani berbicara ketika mengalami atau mengetahui adanya kekerasan. Jangan takut untuk melapor, karena keselamatan dan perlindungan anak merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Kasat Reskrim

Penyuluhan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi. Para santri tampak antusias menyampaikan pertanyaan terkait kekerasan terhadap anak, bullying serta langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi maupun menyaksikan peristiwa tersebut

Melalui kegiatan ini, Polres Bireuen berharap para santri semakin memahami pentingnya menjaga diri dan sesama, mampu mengenali tindakan kekerasan sejak dini serta memiliki keberanian untuk mengambil sikap dan melaporkan setiap bentuk kekerasan maupun perundungan

Polres Bireuen mengajak orang tua, tenaga pendidik, pengasuh pesantren dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah anak dan bebas dari kekerasan serta bullying

Rise and Speak — Berani Bicara, Berani Melapor, Bersama Lindungi Anak

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 06:54

Jelang 7 November 2026 Pilkades Serentak Warga Agara Sangat Antusias

Rabu, 4 November 2026 - 06:51

H. Ali Amran Komit Tak Main Uang Di Pilkades Kota Kutacane

Rabu, 4 November 2026 - 05:55

Sabu Diblender dan Ganja Dibakar, Kejari Bireuen Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara

Rabu, 4 November 2026 - 04:48

Kapolres Bireuen Ajak Masyarakat Kecamatan Juli Bersatu Berantas Narkotika

Rabu, 4 November 2026 - 03:40

Satlantas Polres Bireuen Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1 Peusangan

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 14:17

Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah

Berita Terbaru