Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan

- Editor

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA — Halaman sekolah selama ini kerap hanya dipandang sebagai ruang terbuka untuk upacara, olahraga, atau aktivitas siswa. Namun, mencoba mengubah cara pandang tersebut.

Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Hadian Munthe, S.Pd., M.Si., halaman sekolah yang berada di Jalan Gulo No. 151, Mbacang Kumbang, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, mulai ditata menjadi lahan yang lebih produktif, hijau, sekaligus memiliki nilai manfaat bagi sekolah dan warga sekolah.

Langkah tersebut dilakukan dengan mengganti sejumlah tanaman pinang yang selama ini tumbuh menjulang tinggi tetapi dinilai belum memberikan manfaat optimal bagi lingkungan sekolah.

“Halaman sekolah harus menjadi halaman yang bermanfaat dan menghasilkan. Jangan hanya menjadi tempat yang kosong atau ditanami tanaman yang tidak memberikan manfaat bagi sekolah,” ujar Hadian Munthe.

Menurutnya, keberadaan pohon pinang yang semakin tinggi juga menimbulkan persoalan tersendiri. Daunnya harus dipangkas secara rutin karena berpotensi mengganggu jaringan kabel listrik di sekitar sekolah. Kondisi tersebut sekaligus menjadi pertimbangan dari sisi keamanan bagi para siswa.

Karena itu, pihak sekolah mulai melakukan perubahan dengan menanam kelapa hibrida yang diharapkan ke depan dapat menghasilkan dan memberikan manfaat bagi sekolah. Penanaman kelapa tersebut kemudian dipadukan dengan berbagai tanaman buah lainnya seperti mangga dan rambutan.

Konsep yang dibangun bukan sekadar mempercantik halaman sekolah, tetapi menjadikan lingkungan sekolah sebagai ruang belajar hidup bagi para siswa.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRK Bireuen Soroti Kelemahan Serius Kinerja Bupati dan SKPK dari BTT Mandek hingga PAD Setengah Hati

Tanaman yang tumbuh nantinya dapat menjadi media pembelajaran tentang lingkungan, pertanian, pemeliharaan tanaman, hingga pemanfaatan lahan secara produktif.

“Selain kelapa, kita selingi dengan tanaman mangga, rambutan dan beberapa tanaman lainnya yang nantinya bisa bermanfaat untuk kita bersama,” jelasnya.

Bukan Sekadar Menghijaukan, Tetapi Membangun Kemandirian

Transformasi halaman SMA Negeri 1 Badar tersebut menjadi langkah kecil dengan gagasan besar. Sekolah tidak hanya ingin memiliki lingkungan yang hijau dan asri, tetapi juga mulai membangun budaya memanfaatkan aset sekolah secara produktif.

Jika tanaman yang ditanam berhasil tumbuh dan menghasilkan, buahnya ke depan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan lingkungan sekolah maupun kegiatan pendidikan.

Gagasan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sekolah tidak selalu harus dimulai dari pembangunan fisik yang mahal. Penataan lingkungan, pemanfaatan lahan dan pembentukan karakter peduli lingkungan juga menjadi bagian penting dalam membangun sekolah yang berkualitas.

Dengan halaman yang semakin hijau dan produktif, SMA Negeri 1 Badar diharapkan tidak hanya menjadi tempat siswa mengejar prestasi akademik, tetapi juga menjadi lingkungan pendidikan yang mengajarkan kepedulian, tanggung jawab, kemandirian dan pemanfaatan sumber daya secara bijak.

Langkah Kepala SMA Negeri 1 Badar ini menjadi contoh bahwa halaman sekolah bukan sekadar pelengkap bangunan. Bila dikelola dengan gagasan dan visi yang jelas, lahan yang selama ini dianggap biasa dapat berubah menjadi aset yang bernilai dan memberi manfaat jangka panjang bagi sekolah.***

Berita Terkait

Tambah Prodi Unggul, S1 Ekonomi Syariah UIA Raih Akreditasi LAMEMBA 2026
Api Turun ke Tebing, Tim Gabungan Terkendala Alat! Kebakaran Lonobi Sulit Dijangkau
Bantuan Perlengkapan Sekolah Dari Program Bhayangkari Peduli Disalurkan.
Ribuan Jamaah Hadiri Haul Habib Bugak Bireuen dan Santuni puluhan Anak Yatim
Aiyub NSS Grong-Grong Apresiasi Wasit Perempuan Siti Syawaliah di Grand Final PSG Cup ke-30
BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala
Dua Jalan Jembatan Darurat Mbarung Dan Natam Putus Dua Kecamatan Terisolir
Viral Soal Lapas Cibinong, “Ombudsman Offside, Mereka Bukan Penyidik Lakukan Penggerebekan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:10

Tambah Prodi Unggul, S1 Ekonomi Syariah UIA Raih Akreditasi LAMEMBA 2026

Minggu, 27 September 2026 - 15:41

Api Turun ke Tebing, Tim Gabungan Terkendala Alat! Kebakaran Lonobi Sulit Dijangkau

Minggu, 27 September 2026 - 15:21

Bantuan Perlengkapan Sekolah Dari Program Bhayangkari Peduli Disalurkan.

Minggu, 27 September 2026 - 13:21

Ribuan Jamaah Hadiri Haul Habib Bugak Bireuen dan Santuni puluhan Anak Yatim

Minggu, 27 September 2026 - 12:21

Piagam Rabies dan Target Bebas 2030

Minggu, 27 September 2026 - 11:34

Dua Jalan Jembatan Darurat Mbarung Dan Natam Putus Dua Kecamatan Terisolir

Minggu, 27 September 2026 - 08:04

Deli Serdang Kembangkan Bawang Merah di Namorambe, Target Produksi 13 Ton

Minggu, 27 September 2026 - 07:11

BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI

Berita Terbaru