Aceh Tenggara Butuh Proyek Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi

- Editor

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA— Lamsin SKD, Kepala Perwakilan BPPK RI Berantas.com, mendorong pemerintah pusat memperbanyak program strategis untuk memperkuat mitigasi bencana, pengelolaan sungai, irigasi, dan ketahanan pangan di Aceh Tenggara.

Menurut Lamsin, kondisi Aceh Tenggara yang rawan banjir membutuhkan penanganan serius dan terintegrasi dari hulu hingga hilir, termasuk penataan Kali Alas dan Kali Bulan serta perlindungan kawasan pertanian.

“Kita tidak boleh terus menunggu bencana datang baru melakukan penanganan. Aceh Tenggara membutuhkan program besar dan berkelanjutan untuk melindungi masyarakat, infrastruktur, dan lahan pertanian,” ujarnya.

Program pemerintah di sektor pertanian, termasuk P3-TGAI, juga patut diapresiasi karena manfaatnya bersentuhan langsung dengan kebutuhan petani, terutama dalam menjamin ketersediaan air dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Lamsin mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menciptakan iklim pembangunan yang sehat dan kondusif. Pengawasan dan kritik tetap penting sebagai bagian dari kontrol publik, namun hendaknya dilakukan secara objektif, berdasarkan data, dan tetap menjaga kepentingan pembangunan daerah.

Baca Juga:  UPTD Tahura Tegaskan Pembangunan di Sidakarya untuk Jalan Melasti ​

Aceh Tenggara masih membutuhkan dukungan anggaran dan berbagai program strategis dari pemerintah pusat. Karena itu, setiap peluang pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat perlu dijaga dan dikawal bersama.

Lamsin juga berharap program mitigasi bencana terpadu dari hulu hingga hilir, khususnya penanganan Kali Alas dan Kali Bulan, mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Program berskala besar tersebut sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko banjir, melindungi permukiman dan lahan pertanian, memperkuat jaringan irigasi, serta mendukung ketahanan pangan dan perekonomian Aceh Tenggara.

“Aceh Tenggara membutuhkan pembangunan yang berkelanjutan. Mari kita jaga setiap peluang dan bersama-sama memperjuangkan lebih banyak program strategis untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah,” pungkas Lamsin.

Berita Terkait

Tambah Prodi Unggul, S1 Ekonomi Syariah UIA Raih Akreditasi LAMEMBA 2026
Api Turun ke Tebing, Tim Gabungan Terkendala Alat! Kebakaran Lonobi Sulit Dijangkau
Bantuan Perlengkapan Sekolah Dari Program Bhayangkari Peduli Disalurkan.
Ribuan Jamaah Hadiri Haul Habib Bugak Bireuen dan Santuni puluhan Anak Yatim
BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala
Dua Jalan Jembatan Darurat Mbarung Dan Natam Putus Dua Kecamatan Terisolir
BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI
Polsek Gandapura Gencarkan Patroli KRYD Cegah Karhutla, Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:10

Tambah Prodi Unggul, S1 Ekonomi Syariah UIA Raih Akreditasi LAMEMBA 2026

Minggu, 27 September 2026 - 15:41

Api Turun ke Tebing, Tim Gabungan Terkendala Alat! Kebakaran Lonobi Sulit Dijangkau

Minggu, 27 September 2026 - 15:21

Bantuan Perlengkapan Sekolah Dari Program Bhayangkari Peduli Disalurkan.

Minggu, 27 September 2026 - 13:21

Ribuan Jamaah Hadiri Haul Habib Bugak Bireuen dan Santuni puluhan Anak Yatim

Minggu, 27 September 2026 - 12:21

Piagam Rabies dan Target Bebas 2030

Minggu, 27 September 2026 - 11:34

Dua Jalan Jembatan Darurat Mbarung Dan Natam Putus Dua Kecamatan Terisolir

Minggu, 27 September 2026 - 08:04

Deli Serdang Kembangkan Bawang Merah di Namorambe, Target Produksi 13 Ton

Minggu, 27 September 2026 - 07:11

BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI

Berita Terbaru