Gianyar |Tribuneindonesia.com Partai Demokrat Provinsi Bali menggelar aksi “Langit Biru Indonesia Asri” di Pantai Lembeng, Gianyar, Jumat (7/8/2026). Rangkaian kegiatan meliputi lomba rakyat, bersih-bersih pantai, dan pelepasan 300 ekor tukik sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-25 Partai Demokrat yang diperingati secara serentak di 514 kabupaten/kota se-Indonesia.
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, I Made Mudarta, menyampaikan sebanyak 56 kader dan jurnalis hadir dalam aksi tersebut. Ia menyebut pemilihan Pantai Lembeng didasari posisinya yang berdekatan dengan kawasan wisata Sanur yang menjadi destinasi populer nasional.
“Sanur menjadi objek wisata yang populer secara nasional. Tentu banyak investor yang sudah mencari lokasi berbisnis di Sanur. Harapan kita setelah Sanur penuh, tentu akan bergerak ke sini. Itu alasan utama kenapa Lembeng dipilih untuk aksi bersih-bersih,” ujar Made Mudarta.
Ia menambahkan, sebelum aksi dimulai kondisi pantai dipenuhi tumpukan sampah. Padahal kader Demokrat di Gianyar rutin melakukan bersih-bersih setiap hari.
“Kegiatan hari ini adalah wujud bakti Partai Demokrat kepada Ibu Pertiwi. Dalam konteks Bali, kami melaksanakan konsep Tri Hita Karana yaitu menjaga harmoni hubungan dengan alam dan lingkungan,” tegasnya.
Puncak acara ditandai dengan pelepasan 300 ekor tukik atau anak penyu. Made Murdata menjelaskan pelepasan dilakukan karena penyu merupakan satwa dilindungi berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990. Dari 7 spesies penyu di dunia, 6 di antaranya ada di Indonesia.
“Tukik harus diamankan terlebih dahulu karena jika baru menetas akan dimangsa predator seperti burung, kepiting, dan biawak. Setelah dirawat beberapa hari dan sudah kuat berenang, baru dilepas ke samudra,” jelasnya.
Ia berharap penyu yang dilepas dapat tumbuh besar dan kembali bertelur di Pantai Lembeng. “Memorinya akan terekam di mana dia dilepas. Mudah-mudahan ke depan setelah besar dia akan bertelur di sepanjang pantai Lembeng ini dan ekosistem pantai terjaga dengan baik,” tambahnya.
Made Mudarta juga mengapresiasi kehadiran media dan meminta agar kegiatan ini dipublikasikan secara objektif. Menurutnya, kebersihan objek wisata menjadi kunci menarik kunjungan wisatawan mancanegara sehingga ekonomi Bali dapat terus bergerak dan mengurangi pengangguran.
Hal senada disampaikan Ketua DPC Partai Demokrat Gianyar, Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati. Ia menegaskan kegiatan ini merupakan upaya mendekatkan partai dengan masyarakat.
“Kita harus selalu dekat dengan rakyat agar menjadi sahabat rakyat yang selalu di hati rakyat. Ini pesan dari Ketua Umum kami,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Tutik Kusuma Wardhani, menyebut menjaga alam adalah kewajiban sosial sekaligus nilai luhur masyarakat Bali.
“Menjaga bumi yang kita warisi dari leluhur dan mewariskannya dalam keadaan lebih baik kepada generasi mendatang adalah pengabdian. Melalui gerakan Langit Biru Indonesia, kami ingin menunjukkan bahwa politik bukan hanya tentang kontestasi, tetapi juga aksi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Tutik mengajak agar kegiatan ini tidak berhenti hari ini, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan berbasis gotong royong dan kepedulian lingkungan.
Kegiatan di Pantai Lembeng ditutup dengan doa bersama dengan harapan semangat “Langit Biru, Lingkungan Bersih, Indonesia Asri” dapat terus tumbuh.(van)



















