​Layanan Air Bersih di 19 Wilayah Bitung Terganggu Akibat Kebocoran Pipa Utama

- Editor

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.com – Akses pasokan air bersih untuk masyarakat di belasan titik wilayah Kota Bitung dipastikan bakal mengalami gangguan signifikan, Jumat (26/06/26).

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Duasudara Kota Bitung secara resmi mengonfirmasi adanya kendala teknis pada jaringan distribusi utama mereka yang memerlukan penanganan segera.

​Langkah darurat harus diambil pihak manajemen menyusul ditemukannya kerusakan pada pipa transmisi utama di kawasan Danowudu.


Pipa jenis High-Density Polyethylene (HDPE) National Urban Water Supply Project (NUWSP) berdiameter 400 mm tersebut dilaporkan mengalami kebocoran yang cukup serius.


​Sebagai konsekuensi dari kondisi tersebut, Perumda Duasudara menjadwalkan eksekusi perbaikan teknis secara menyeluruh pada Jumat, 26 Juni 2026.

Berdasarkan estimasi tim ahli di lapangan, proses intervensi infrastruktur ini dipastikan memicu penurunan tekanan drastis hingga penghentian sementara suplai air ke pelanggan.

​Direktur Umum Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung, Alfred Salindeho, SE, menegaskan bahwa perbaikan ini mengusung misi krusial untuk menyelamatkan volume air yang terbuang.

Selain menekan angka kehilangan air (water losses), normalisasi ini menjadi harga mati demi menjaga keandalan jangka panjang sistem distribusi hilir.​

“Kami memohon pengertian dan kerja sama dari seluruh pelanggan. Pekerjaan ini bersifat darurat dan harus segera diselesaikan demi keberlangsungan layanan jangka panjang,”

ujar Alfred melalui keterangan tertulisnya, dilansir dari Barometersulut.com.

​Pihak Perumda juga bergerak cepat memetakan wilayah terdampak agar masyarakat dapat mengantisipasi situasi lebih awal.

Baca Juga:  Deli Serdang – Masalah Sampah Kembali Menghantui Lingkungan di Jalan Pusaka

Berdasarkan data resmi, terdapat 19 lokasi yang diproyeksikan bakal terdampak langsung oleh kebijakan pemeliharaan jaringan darurat ini.

​Daftar wilayah yang mengalami gangguan mencakup area strategis dan permukiman padat penduduk, antara lain:


  • ​Kompleks Rumah Dinas Walikota, Kompleks Gereja Zaitun, dan Sebagian Kompleks Belakang Kodim.
  • ​Kompleks Paceda Lorong 1, Kompleks Gereja Puncak Selamat, Kompleks Bonansa, serta Rumah Dinas Imigrasi.
  • ​Kawasan Candi Manangis, Candi Tatawa, Erpak Kusu Kusu, Kompleks SMP 12 Bitung, Lorong Satal Atas, dan Kampung Parah.
  • ​Area Lapangan Tembak, Perum Bougenville, Perum Greenville, Kampus STBM, Permukiman Di atas Tol SMP 12, hingga Perum Pengungsi.

Menyikapi potensi kelangkaan air selama proses pengerjaan, manajemen mengimbau warga di ke-19 titik tersebut untuk segera menampung air.

Manajemen menyarankan masyarakat mengamankan cadangan air bersih domestik sejak satu hari sebelum jadwal penutupan aliran dimulai.

​Guna memastikan transparansi publik, Perumda Duasudara memanfaatkan berbagai kanal komunikasi massa, mulai dari papan pengumuman fisik hingga platform media sosial resmi.

Manajemen berjanji akan mengalirkan kembali pasokan air secara bertahap begitu proses pengelasan dan penyambungan pipa HDPE tuntas dilakukan.

​Berpegang pada visi “Air Bersih untuk Semua”, BUMD milik Pemkot Bitung ini menyatakan komitmennya untuk meminimalisasi durasi pemadaman aliran.

Saluran siaga (call center) tetap dibuka penuh bagi pelanggan yang membutuhkan informasi terkini atau pengaduan darurat sepanjang masa perbaikan infrastruktur berlangsung. (kiti)

Berita Terkait

Dua Bulan Berlalu, Kasus Penghinaan Wartawan di Bireuen Belum Tuntas
​Tongkat Komando Polres Bitung Berganti, AKBP Albert Zai Dipercaya Jabat Kabagdalpers Polda Sulut
​Sinergi Pemkot Bitung, OJK, dan BSG Buka Kran Pembiayaan untuk UMKM Perikanan dan Nelayan
​Wali Kota Bitung Tekan Laju Inflasi Melalui Kolaborasi Strategis di HLM TPID 2026
PSSB Bireuen U-12 Menang Atas Bijeh Get Aceh Selatan 3-1
​Bitung Bukan Tempat Sampah Industri Asing: Warga Tanjung Merah Protes Kiriman Limbah dari Minut
PEMELIHARAAN JALAN DESA DAN PENINGKATAN AKSES WILAYAH DI GAMPONG TANJONG DALAM SELATAN
Ketum PSSB Bireuen Lepas Tim U-12 ke Banda Aceh, Siap Ikuti Festival Piala Presiden
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:43

Dua Bulan Berlalu, Kasus Penghinaan Wartawan di Bireuen Belum Tuntas

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:53

​Tongkat Komando Polres Bitung Berganti, AKBP Albert Zai Dipercaya Jabat Kabagdalpers Polda Sulut

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02

​Layanan Air Bersih di 19 Wilayah Bitung Terganggu Akibat Kebocoran Pipa Utama

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:57

​Wali Kota Bitung Tekan Laju Inflasi Melalui Kolaborasi Strategis di HLM TPID 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:51

PSSB Bireuen U-12 Menang Atas Bijeh Get Aceh Selatan 3-1

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:10

​Bitung Bukan Tempat Sampah Industri Asing: Warga Tanjung Merah Protes Kiriman Limbah dari Minut

Jumat, 26 Juni 2026 - 04:48

PEMELIHARAAN JALAN DESA DAN PENINGKATAN AKSES WILAYAH DI GAMPONG TANJONG DALAM SELATAN

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:40

Ketum PSSB Bireuen Lepas Tim U-12 ke Banda Aceh, Siap Ikuti Festival Piala Presiden

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Delapan PETI Galang Ditutup, Pemerintah Perketat Pengawasan Tambang Ilegal

Jumat, 26 Jun 2026 - 12:33

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Perkuat Perlawanan Narkoba, BNN Dorong Strategi Rehabilitasi Generasi Muda

Jumat, 26 Jun 2026 - 11:45