Bitung | Tribuneindonesia.com – Menyambut momentum historis Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Bitung menginisiasi gerakan kemanusiaan melalui aksi donor darah pada Kamis (25/6/26) pagi.
Agenda yang dikemas dalam program Bakti Kesehatan Polri ini dipusatkan di Klinik Pratama Polres Bitung sebagai episentrum aksi sosial.
Langkah konkret tersebut sengaja diambil korps penegak hukum untuk mengantisipasi kelangkaan stok darah di wilayah Kota Bitung dan sekitarnya.
Memulai aktivitas sejak pukul 08.30 Wita, aksi ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menopang fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat yang membutuhkan transfusi darah darurat.
Aksi solidaritas ini dihadiri langsung oleh pucuk pimpinan Polres Bitung, AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol J.H. Daniel Korompis, S.E.
Kehadiran mereka diperkuat oleh jajaran Pejabat Utama, para Kapolsek, pengurus Bhayangkari, serta tim medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bitung selaku fasilitator teknis.
Sisi menarik dari kegiatan ini adalah kentalnya aura sinergitas antarlini, khususnya antara TNI dan Polri yang membaur dalam satu misi kemanusiaan.
Berdasarkan data registrasi, sebanyak 38 kantong darah berhasil dikumpulkan dari para sukarelawan yang tangannya siap diderma demi keselamatan sesama.

Secara rincian, partisipan didominasi oleh 22 personel TNI yang berasal dari tiga matra berbeda, yakni Satuan TNI AL Sathantai, TNI AL Marinir, serta Kodim 1310/Bitung.
Sementara itu, internal Polres Bitung menyumbang 10 personel, ditambah keterlibatan aktif 6 anggota Bhayangkari.
Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, menegaskan bahwa esensi dari donor darah ini merupakan representasi pengabdian langsung yang dampak positifnya bisa seketika dirasakan oleh masyarakat luas.
Ia berharap kegiatan ini mampu mengamplifikasi nilai-nilai empati di tengah kehidupan sosial.
”Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami maknai sebagai kesempatan emas untuk semakin mendekatkan diri kepada warga melalui manfaat nyata. Setetes darah yang disumbangkan hari ini adalah harapan besar dan penyambung nyawa bagi mereka yang sedang berjuang di ruang perawatan,”
ungkap AKBP Albert Zai.
Melalui spirit “Polri Presisi untuk Negeri, Polri Untuk Masyarakat”, Polres Bitung menaruh harapan besar agar kemitraan lintas sektoral ini terus terjaga.
Gerakan ini sekaligus mengedukasi publik bahwa peran institusi kepolisian kini melampaui fungsi penegakan hukum, melainkan juga pionir dalam gerakan kemanusiaan. (kiti)














