TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Inovasi layanan kesehatan berbasis jemput bola melalui Mobile IVA Test menjadi andalan Kabupaten Deli Serdang dalam memperluas deteksi dini kanker serviks hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Program tersebut diperkenalkan Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, kepada Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara dalam kegiatan Monitoring Percontohan Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK Kategori IVA Test di Aula Kecamatan Lubuk Pakam, Kamis (4/6/2026).
Kehadiran Mobile IVA Test dinilai menjadi terobosan penting dalam meningkatkan akses layanan kesehatan perempuan, khususnya bagi kelompok usia subur yang selama ini belum seluruhnya terjangkau fasilitas kesehatan konvensional. Melalui layanan bergerak tersebut, pemeriksaan IVA Test dapat dilakukan lebih dekat dengan masyarakat tanpa harus bergantung pada kunjungan ke fasilitas kesehatan.
Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan menegaskan bahwa pelaksanaan IVA Test merupakan bagian dari upaya nyata meningkatkan kualitas kesehatan perempuan melalui deteksi dini kanker serviks. Menurutnya, langkah tersebut memiliki nilai strategis karena memungkinkan temuan lesi prakanker dilakukan lebih cepat sehingga penanganan dapat diberikan pada fase awal.
pelaksanaan IVA Test bukan hanya bagian dari penilaian, tetapi menjadi upaya konkret untuk meningkatkan kesehatan perempuan melalui deteksi dini kanker serviks,” ujarnya.
Selain pemeriksaan IVA Test, kendaraan layanan kesehatan tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas pemeriksaan lain, mulai dari ultrasonografi atau USG bagi ibu hamil, pemeriksaan jantung melalui elektrokardiogram (EKG), hingga layanan deteksi dini stunting pada anak.
Capaian pelaksanaan IVA Test di Kecamatan Lubuk Pakam yang mendekati 100 persen menjadi indikator tingginya partisipasi masyarakat dalam program pencegahan penyakit. Hasil tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Kabupaten Deli Serdang pada penilaian tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, menilai Mobile IVA Test lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih adaptif terhadap kondisi geografis dan jumlah penduduk. Dengan populasi sekitar 2,1 juta jiwa serta tingginya jumlah perempuan usia produktif, pendekatan pelayanan bergerak dinilai menjadi solusi yang lebih efektif.
jika hanya menunggu masyarakat datang melakukan pemeriksaan, tentu masih banyak yang belum terjangkau. Karena itu layanan kesehatan harus hadir langsung di tengah masyarakat,” kata Bupati.
Ia juga memberikan apresiasi kepada kader PKK, tenaga kesehatan, perangkat desa dan kelurahan, serta berbagai pihak yang selama ini berkontribusi dalam mendukung program kesehatan masyarakat.
sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara yang diwakili Ketua Pokja IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan, Irina Kemala, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi 10 Program Pokok PKK di lapangan sekaligus mengukur keberlanjutan pembinaan yang telah dilakukan terhadap desa dan kelurahan binaan.
menurutnya, evaluasi lapangan menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap program berjalan efektif, memberi manfaat nyata bagi masyarakat, dan mampu menjawab kebutuhan kesehatan keluarga secara berkelanjutan.
Kegiatan monitoring turut dirangkai dengan penyerahan laporan pelaksanaan program dari TP PKK Kabupaten Deli Serdang kepada TP PKK Provinsi Sumatera Utara sebagai bagian dari proses evaluasi dan pembinaan program kesehatan keluarga di daerah (Ilham Gondrong)














