Gagalkan Penyelundupan 2.140 Botol Cap Tikus di Bitung, Kodaeral VIII Sita Barang Bukti Senilai Rp214 Juta

- Editor

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comKomitmen tegas dalam memberantas peredaran barang ilegal di wilayah perairan Sulawesi Utara kembali dibuktikan oleh jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII. Minggu (24/05/26).

Melalui sebuah konferensi pers yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kodaeral VIII pada Kamis (21/5), instansi militer tersebut membeberkan keberhasilan operasi penggagalan penyelundupan minuman keras lokal dalam skala besar.

​Laksamana Muda (Laksda) TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., selaku Dankodaeral VIII, memimpin langsung jalannya rilis pers tersebut.

Di hadapan awak media, ia memaparkan kronologi keberhasilan personelnya dalam mengendus dan menghentikan rencana pengiriman ribuan botol minuman beralkohol tradisional jenis Cap Tikus di kawasan Pelabuhan Pelindo, Kota Bitung.

​Operasi senyap ini bermula pada Jumat (16/5) malam sekitar pukul 22.00 WITA. Berdasarkan informasi intelijen yang diterima oleh Tim Quick Response (QR)-8, terdeteksi adanya aktivitas mencurigakan berupa pemuatan muatan ilegal ke atas Kapal Layar Motor (KLM) Jari Jaya, yang dijadwalkan berlayar menuju Sanana, Provinsi Maluku Utara.

​Bergerak cepat merespons informasi akurat tersebut, tim gabungan langsung melakukan penggerebekan dan penggeledahan menyeluruh terhadap KLM Jari Jaya.

Petugas di lapangan mendapati para pelaku menggunakan modus penyamaran yang cukup rapi, di mana ribuan botol Cap Tikus tersebut disembunyikan secara cerdik di sela-sela muatan utama kapal yang berupa semen Tonasa.

Baca Juga:  Respons Cepat Dankodaeral VIII, Kapal Perang Berubah Misi Kemanusiaan Usai Gempa di Sulawesi Utara

​Dari hasil pembongkaran muatan tersembunyi itu, petugas menyita sedikitnya 53 karung dan 20 botol besar berisi cairan Cap Tikus.

Setelah dilakukan penghitungan secara terperinci, total barang bukti yang berhasil diamankan dari lambung kapal mencapai 2.140 botol berukuran masing-masing 600 ml.

​Berdasarkan taksiran sementara, nilai kerugian negara akibat upaya penyelundupan ini diperkirakan mencapai kurang lebih Rp214.000.000,-.

Pihak otoritas mengonfirmasi bahwa motif utama dari pengiriman ilegal lintas provinsi ini adalah keuntungan ekonomi, yang memanfaatkan disparitas harga jual Cap Tikus yang cukup tinggi antara Kota Bitung dan wilayah Kepulauan Sula.


Sebagai bentuk transparansi dan ketegasan hukum, agenda konferensi pers tersebut langsung dirangkaikan dengan pemusnahan seluruh barang bukti di lokasi.


Dankodaeral VIII menegaskan bahwa tindakan penyelundupan ini melanggar Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta Pasal 12 Perda Sulut Nomor 1 Tahun 2006, sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan keamanan laut akan semakin diperketat. (talia)

Berita Terkait

Solidaritas Tanpa Batas: Paguyuban Teupah Timur Pulangkan Jenazah Warga Simeulue yang Tertahan di Banda Aceh
Dua Ruas Jalan di Jakarta Pusat Jadi Sorotan, Ada Apa? PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Stakeholder Siapkan Langkah Strategis
SETAHUN KIPRAH PURBAYA YUDHI SADEWA DI KEMENKEU DAN ALASAN DI BALIK PENGGANTIANNYA
PFM Desak Kapolda Baru Tuntaskan Dugaan Korupsi Sekretariat DPR PBD: “Itu Uang Rakyat”
Kepala Kantor Anny Setiawati, A. PTNH., M.M., menerima kunjungan silaturahmi Dandim 0111 Bireuen beserta jajaran
Bupati Bireuen Lantik Kepala Sekolah di Aula Lantai 3 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen
Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan
Konsisten Terapkan GRC, Jasa Raharja Raih Empat Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:24

Solidaritas Tanpa Batas: Paguyuban Teupah Timur Pulangkan Jenazah Warga Simeulue yang Tertahan di Banda Aceh

Selasa, 15 September 2026 - 08:25

SETAHUN KIPRAH PURBAYA YUDHI SADEWA DI KEMENKEU DAN ALASAN DI BALIK PENGGANTIANNYA

Selasa, 15 September 2026 - 07:08

PFM Desak Kapolda Baru Tuntaskan Dugaan Korupsi Sekretariat DPR PBD: “Itu Uang Rakyat”

Senin, 14 September 2026 - 15:49

Kepala Kantor Anny Setiawati, A. PTNH., M.M., menerima kunjungan silaturahmi Dandim 0111 Bireuen beserta jajaran

Senin, 14 September 2026 - 12:54

Bupati Bireuen Lantik Kepala Sekolah di Aula Lantai 3 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen

Senin, 14 September 2026 - 12:42

Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan

Senin, 14 September 2026 - 11:47

Konsisten Terapkan GRC, Jasa Raharja Raih Empat Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026

Senin, 14 September 2026 - 11:44

The Jasfren Ride, Jasa Raharja Ajak Masyarakat Berkendara Aman, Berbagi, dan Peduli Keselamatan

Berita Terbaru

Headline news

IKL SPPG dan Pintu yang Ditutup

Rabu, 16 Sep 2026 - 00:10

Pemerintahan dan Berita Daerah

Cabai Beringin dan Hitungan Harga di Pasar

Selasa, 15 Sep 2026 - 14:39