Manado | Tribuneindonesia.com – PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) V Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, Maluku, dan Papua (Sulut TengGo Malut Papua) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kemajuan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Minggu (17/05/26).
Langkah nyata ini dibuktikan melalui penyelenggaraan program tahunan berskala besar, The GadePreneur Tahun 2026.
Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, inisiatif tersebut dirancang khusus sebagai katalisator bagi para pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Acara puncak dari rangkaian program pembinaan ini digelar secara representatif di Hotel Luwansa, Manado, pada Sabtu (9/5).
Agenda tersebut melibatlan puluhan pelaku UMKM terbaik yang telah melalui proses kurasi ketat dari berbagai penjuru wilayah Sulawesi Utara.
Melalui forum ini, Pegadaian berupaya memberikan ruang eksklusif bagi para pengusaha daerah untuk memperkuat fondasi bisnis mereka.
Program The GadePreneur sendiri merupakan bagian integral dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pegadaian.
Istimewanya, program pendampingan intensif ini diselenggarakan sepenuhnya tanpa dipungut biaya alias gratis.
Selain itu, akses kepesertaan juga dibuka secara inklusif bagi masyarakat umum, sehingga pelaku usaha yang belum tercatat sebagai nasabah aktif Pegadaian pun tetap memiliki kesempatan yang sama untuk bergabung.
Sepanjang kegiatan berlangsung, para peserta dibekali dengan berbagai materi penguatan kapasitas usaha yang komprehensif.
Kurikulum pelatihan meliputi peninjauan ulang kualitas produk (product review), sesi mentor pribadi, edukasi mengenai manajemen finansial yang sehat, hingga ruang berbagi pengalaman (sharing session).
Sesi-sesi strategis tersebut dipandu langsung oleh mentor ahli di bidang bisnis, Gazan Azka, yang fokus pada peningkatan kualitas produk serta penguatan daya saing pasar.
Lebih dari sekadar pelatihan konvensional, The GadePreneur diposisikan sebagai jembatan emas bagi para pelaku usaha untuk melakukan lompatan besar atau ‘naik kelas’. Manfaat jangka panjang yang ditawarkan program ini sangat signifikan, salah satunya adalah membuka akses bagi UMKM terpilih untuk masuk dan terintegrasi ke dalam Ekosistem Merah Putih milik Pegadaian.
Interconnectivity ini diharapkan dapat memperluas jaringan pasar dan mempermudah akses pembiayaan di masa depan.
Melalui konsistensi pelaksanaan program hingga tahun keempat ini, PT Pegadaian Kanwil V Manado berharap dapat menciptakan ekosistem UMKM yang lebih tangguh dan mandiri.
Dukungan berkelanjutan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan omzet masing-masing peserta, melainkan juga mampu memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur. (talia)
















