Pangdam IX/Udayana Tutup Dikmaba Infanteri Gelombang I TA 2026, 137 Prajurit Resmi Dilantik

- Editor

Sabtu, 25 April 2026 - 15:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam IX/Udayana Tutup Dikmaba Infanteri Gelombang I TA 2026, 137 Prajurit Resmi Dilantik

Tabanan– Kodam IX/Udayana kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak prajurit profesional melalui pelantikan 137 Bintara Infanteri guna memperkuat kesiapan operasional satuan. Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin langsung upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Jalan Piere Tendean No. 1, Tabanan, Jumat (24/4).

Upacara ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan intensif yang telah dijalani para prajurit siswa, sekaligus menjadi titik awal pengabdian mereka sebagai Bintara TNI Angkatan Darat.

Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa momen pelantikan merupakan tonggak penting dan bersejarah bagi para prajurit, karena telah berhasil melewati proses pendidikan yang sarat dengan disiplin, dedikasi, dan pengorbanan.

“Saya ucapkan selamat kepada 137 Bintara lulusan Dikmaba Infanteri yang hari ini resmi dilantik dengan pangkat Sersan Dua. Keberhasilan ini adalah bukti kesiapan awal untuk mengemban tugas sebagai prajurit TNI Angkatan Darat,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa keberhasilan tersebut bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian nyata. Para lulusan telah dibekali kemampuan fisik, mental, dan intelektual guna menjadi prajurit infanteri yang profesional, tangguh, dan berkarakter dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.

Pangdam juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai dasar keprajuritan, yakni Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas serta seluruh prajurit senantiasa menjaga kehormatan diri dan institusi dengan menghindari segala bentuk pelanggaran. Selain itu, Pangdam menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan lingkungan strategis, termasuk ancaman nonkonvensional seperti perang siber, serta mengimbau para prajurit untuk bijak dalam penggunaan media sosial.

Baca Juga:  SIARAN PERS RESMI LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI)

Selama masa pendidikan yang berlangsung selama dua bulan, lembaga menerapkan penilaian Tri Pola Dasar Pendidikan. Tiga prajurit berhasil meraih prestasi terbaik, yakni Serda Venryanto Tanii A.Md.Pi sebagai peraih nilai tertinggi Tri Pola Dasar sekaligus aspek sikap dan perilaku, Serda Khoirul Ali Sarif pada bidang pengetahuan dan keterampilan, serta Serda Aldy Banamtuan pada bidang jasmani militer.

Sebagai bagian dari rangkaian upacara, para lulusan juga menampilkan demonstrasi kemampuan berupa beladiri militer dan aksi Separko, yang memadukan teknik tempur tangan kosong, penggunaan senjata tajam, serta koreografi teatrikal yang mencerminkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit infanteri.

Upacara penutupan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Kodam IX/Udayana, antara lain Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan setta Ketua dan Wakil serta pengurus Persit KCK Daerah IX/Udayana.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si dalam keterangannya menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pendidikan ini mencerminkan komitmen Kodam IX/Udayana dalam mencetak prajurit yang tidak hanya unggul secara kemampuan teknis, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat.

“Lulusan Dikmaba ini diharapkan mampu menjadi representasi prajurit TNI AD yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan lingkungan strategis. Mereka tidak hanya dituntut siap secara fisik dan taktis, tetapi juga memiliki kedewasaan dalam bersikap, termasuk dalam menyikapi dinamika informasi di ruang publik,” tegas Kapendam. (Red)

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:06

PT Jasa Raharja (Persero ) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta bersama Satlantas Jakarta Utara Perkuat Kampanye Keselamatan di Dua Titik Rawan Kecelakaan

Rabu, 4 November 2026 - 12:04

Kurang dari 24 Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Truk Molen di Bekasi

Rabu, 4 November 2026 - 06:54

Jelang 7 November 2026 Pilkades Serentak Warga Agara Sangat Antusias

Rabu, 4 November 2026 - 06:51

H. Ali Amran Komit Tak Main Uang Di Pilkades Kota Kutacane

Rabu, 4 November 2026 - 04:48

Kapolres Bireuen Ajak Masyarakat Kecamatan Juli Bersatu Berantas Narkotika

Rabu, 4 November 2026 - 03:40

Satlantas Polres Bireuen Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1 Peusangan

Rabu, 4 November 2026 - 03:21

Respons Cepat Kecelakaan di Bekasi, Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Terjamin Santunan

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Berita Terbaru