‎Bidik Potensi Investasi, Politisi Bitung Bung RL Boyong Investor Tiongkok dan Singapura ke Batu Putih ‎

- Editor

Jumat, 17 April 2026 - 12:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | ​Tribuneindonesia.comKawasan pesisir Batu Putih, yang dikenal sebagai gerbang wisata dan cagar alam di Kota Bitung, mendadak menjadi pusat perhatian, Jumat (17/04/26).

‎Politisi kenamaan Bitung, yang akrab disapa Bung RL, terpantau mendampingi rombongan investor asing meninjau langsung potensi lahan di wilayah tersebut pada pertemuan yang berlangsung hangat di tepi pantai.


Tak tanggung-tanggung, Bung RL memboyong empat investor asal Tiongkok dan satu investor asal Singapura.


‎Kehadiran para pemodal mancanegara ini membawa angin segar bagi pengembangan sektor industri pengolahan komoditas unggulan daerah di wilayah Sulawesi Utara.

‎​Dalam pertemuan strategis tersebut, Piandi Ang, yang bertindak sebagai pemandu sekaligus perantara para investor, memaparkan niat serius para pengusaha kepada Ketua Umum Garda Sigar Indonesia Raya (Garsindo).

‎Fokus utama investasi ini terletak pada sektor hilirisasi perkebunan.
‎​Piandi mengungkapkan bahwa para taipan ini berencana membangun pabrik pengolahan kelapa terpadu serta pabrik arang berskala besar.

‎Proyek tersebut diproyeksikan menjadi salah satu sentra industri kelapa paling signifikan di wilayah Sulut jika berhasil terealisasi dalam waktu dekat.

‎​Besarnya skala produksi yang direncanakan membuat kebutuhan bahan baku menjadi tantangan tersendiri.


‎Mengingat target pengiriman yang sangat fantastis, para investor dipastikan tidak hanya akan mengandalkan pasokan dari satu wilayah saja guna menjaga stabilitas operasional pabrik.

‎​”Rencana mereka karena target pengirimannya per hari mencapai 1000 ton, maka kemungkinan besar para taipan ini akan meninjau lokasi lain selain Bitung. Rencananya, wilayah Bolmong Raya juga akan menjadi sasaran peninjauan,”

jelas Piandi saat memaparkan ambisi para investor di lokasi.

‎​Merespons prospek besar tersebut, Bung RL menyatakan kesiapan penuh untuk memfasilitasi kebutuhan lahan bagi para pemodal.

‎Baginya, kehadiran industri ini merupakan peluang emas untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal serta menyerap tenaga kerja di Kota Bitung.

Baca Juga:  Idul Fitri 1446 H, Kajari Bireuen Pimpin Apel Perdana Dan Kunjungi Para Pensiunan Kejaksaan 

Bung RL menekankan bahwa langkah awal yang krusial adalah memastikan ketersediaan lahan yang representatif dan sesuai dengan kriteria teknis diminta oleh para investor asing tersebut agar proyek ini tidak beralih ke daerah lain.


‎​”Nanti kita juga akan sounding (koordinasi) dengan pemerintah setempat. Dengan adanya dukungan dari pemerintah, prosesnya akan berjalan lebih baik dan memberikan kepastian hukum bagi investasi ini,”

tegas Bung RL di sela-sela peninjauan.

‎​Diskusi yang berlangsung di bawah suasana kekeluargaan tersebut diakhiri dengan komitmen untuk menindaklanjuti rencana survei ke titik-titik potensial lainnya.

‎Langkah proaktif ini diharapkan mampu menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi baru di sektor industri hijau berbasis kelapa.

‎​Pertemuan di bibir pantai Batu Putih ini menjadi harapan baru bagi masyarakat setempat.

‎Sinergi antara politisi, investor, dan pemerintah daerah diharapkan dapat segera membuahkan hasil nyata yang membawa berkah ekonomi bagi kemajuan wilayah Bitung dan sekitarnya. (Kiti)

Berita Terkait

HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama
Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif
GMNI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget
Camat dan Forum Reje Lut Tawar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jagong Jeget
Dikira Embun, Ternyata Debu Selimuti Jalan Lintas Kutacane-Medan ‎
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:55

HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:56

21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:16

Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:13

Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:20

GMNI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:13

Camat dan Forum Reje Lut Tawar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jagong Jeget

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:20

Dikira Embun, Ternyata Debu Selimuti Jalan Lintas Kutacane-Medan ‎

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:38

Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

45 Paskibraka dan Amanah Merah Putih

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:35

Feature dan Opini

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:18