Aksi Pencurian Marak Pasca Banjir, Warga dan Pedagang Pasar Tualang Baro Diliputi Keresahan

- Editor

Rabu, 1 April 2026 - 13:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG | TribuneIndonesia.com Situasi keamanan di pusat pasar Desa Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, kian memprihatinkan. Pasca bencana banjir yang melanda wilayah tersebut, aksi pencurian dilaporkan semakin marak dan menimbulkan keresahan di kalangan warga serta pedagang.

Di tengah upaya masyarakat memulihkan kondisi ekonomi, meningkatnya tindak kriminal justru menjadi persoalan baru. Sejumlah kasus kehilangan mulai terungkap setelah banjir surut, dengan pelaku diduga memanfaatkan kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.

 

Ketua Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (TAMPERAK) Aceh Tamiang, Purnawirawan TNI Zulsyafri, mengungkapkan bahwa situasi keamanan saat ini dinilai semakin rentan, terutama pada malam hari ketika fasilitas umum dalam keadaan sepi.

“Usai banjir surut, warga dan pedagang merasa lingkungan perkampungan dan deretan ruko di pusat pasar tidak lagi aman. Banyak laporan kehilangan di berbagai titik,” ujar Zulsyafri.

Ia menjelaskan, kelengahan warga yang masih fokus memperbaiki kondisi pasca-bencana menjadi celah yang dimanfaatkan pelaku. Bahkan, sejumlah fasilitas umum turut menjadi sasaran pencurian.

Beberapa barang yang dilaporkan hilang antara lain mixer pengeras suara di meunasah Desa Tualang Baro, pintu kamar mandi sekolah, serta pintu dan instalasi listrik di sejumlah ruko di pusat pasar.

Baca Juga:  Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Alumni Menyambutnya

Kondisi ini memicu keresahan mendalam di tengah masyarakat. Para pedagang dan pemilik ruko menilai aksi pencurian di saat situasi sulit merupakan tindakan yang tidak berperikemanusiaan.

“Kami sangat resah. Dalam kondisi seperti ini seharusnya saling membantu, bukan malah memanfaatkan keadaan untuk mencuri,” ungkap salah seorang pemilik ruko.

Zulsyafri menambahkan, tekanan ekonomi pasca-banjir diduga menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya tindak kriminal. Selain itu, ia juga menyoroti maraknya peredaran narkoba eceran yang berpotensi mendorong pelaku melakukan aksi nekat.

“Situasi ekonomi yang sulit dan peredaran narkoba bisa menjadi pemicu. Para pecandu sering menghalalkan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan mereka,” katanya.

Menyikapi kondisi tersebut, TAMPERAK bersama tokoh masyarakat mendesak pemerintah daerah serta aparat keamanan TNI dan Polri untuk segera mengambil langkah konkret guna mengantisipasi meningkatnya kriminalitas.

Salah satu langkah yang dinilai mendesak adalah mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) di desa-desa, guna menjaga stabilitas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Kami berharap pemerintah daerah bersama aparat keamanan dapat segera menginstruksikan pengaktifan kembali siskamling agar situasi kembali aman dan kondusif,” tutup Zulsyafri. (#)

Berita Terkait

Kas dan Kewajiban Jadi Sorotan, BPK Sebut Pemkab Simeulue Belum Mampu Bayar Seluruh Utang Jangka Pendek
P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB
Wamenag RI Soroti Kasus Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project: Jangan Jadikan Agama Komoditas
Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya
DPC PKB Kota Langsa Buka Peluang Warga Jadi Pengurus DPAC dan Tingkat Gampong
​Semarak HUT RI ke-81: Wali Kota Bitung Lepas Peserta Gerak Jalan SKPD dan Umum
​Mempererat Sinergi di Malam Doa: Pemkot Bitung dan TNI Gaungkan Spirit Kemerdekaan di Girian Bawah
​Genjot PAD Rp104 Miliar, Wali Kota Bitung Dorong Perubahan Budaya Transaksi Lewat QRIS
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:31

Polda Bali Ungkap Peredaran Ganja 1,6 Kg dan Sabu 102 Gram di Jimbaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:11

Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:04

Polres Bireuen Sukseskan Pergelar Gerakan Pangan Murah Untuk Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:01

Polantas Ajak Siswa SMAN 1 Bireuen Tingkatkan Kedisiplinan Dan Hindari Perilaku Tidak Baik 

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:32

Nekat Rampas Motor Vespa Berkedok Debt Collector Dua Pelaku Di Bekuk Resmob Polda Bali

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:03

KM AWU Tiba di Pelabuhan Benoa, Ratusan Penumpang Pemeriksaan X-Ray Pastikan Keamanan Terjaga

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:24

Polres Bireuen Gelar Olah TKP Kejadian Laka Lantas Antara Mobil Pengangkut Sampah dan Mobil Box

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:15

Babinsa Koramil 04/Peudada Bantu Warga Bangun Rumah, Wujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:33