Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Polda Bali Hadirkan Rasa Aman Lewat Ops Cipkon Agung-2026

- Editor

Minggu, 1 Maret 2026 - 08:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Denpasar|Tribuneindonesia Menjelang dua momentum besar keagamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polda Bali menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Agung-2026 di halaman depan Mapolda Bali, Minggu (1/3/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Direktur Binmas Polda Bali, Kombes Pol. Suwandi Prihantoro, S.I.K. dan diikuti 155 personel yang tergabung dalam Satgas Polda Bali. Secara keseluruhan, operasi ini melibatkan 699 personel, terdiri dari 155 personel Satgas Polda dan 544 personel dari Polres jajaran.

Dalam amanatnya, Kombes Pol. Suwandi Prihantoro, S.I.K. menyampaikan bahwa Operasi Kepolisian Kewilayahan II dengan sandi Ops Cipkon Agung-2026 akan dilaksanakan selama delapan hari, mulai 1 hingga 8 Maret 2026. Operasi ini menjadi langkah konkret Polri bersama instansi terkait untuk memastikan Bali tetap aman dan kondusif saat masyarakat menjalankan ibadah dan merayakan hari raya.

“Tujuan utama Operasi Cipkon Agung-2026 adalah menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang perayaan Nyepi dan Idul Fitri, sekaligus menekan angka kriminalitas serta berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Bali,” jelasnya.

Ia menegaskan, operasi ini bukan sekedar agenda rutin tahunan, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan pengabdian Polri agar masyarakat dapat merayakan hari suci dengan rasa aman, tertib, dan nyaman.

Rangkaian kegiatan operasi mengedepankan langkah preemtif dan preventif, yang didukung penegakan hukum secara profesional. Kegiatan tersebut meliputi deteksi dini dan deteksi aksi terhadap potensi gangguan kamtibmas, penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat, patroli serta pemeriksaan terbatas di lokasi rawan, hingga penindakan terhadap pelaku kriminalitas.

Baca Juga:  Puluhan Personel Polres Bitung Siaga di Momen Kelulusan Siswa

Menurutnya, meningkatnya mobilitas masyarakat dan arus kendaraan menjelang hari raya berpotensi menimbulkan kerawanan, mulai dari kemacetan lalu lintas, kriminalitas konvensional, konflik sosial, hingga potensi bencana alam.

“Pergerakan masyarakat akan meningkat tajam. Kita harus peka terhadap dinamika di lapangan, lakukan deteksi dini, dan jangan pernah meremehkan situasi apa pun,” tegasnya.

Selaku Wakaopsda Cipkon Agung-2026, ia juga menekankan pentingnya pelayanan yang humanis dan profesional selama operasi berlangsung. Personel diminta mengedepankan pendekatan persuasif serta menjunjung tinggi etika dalam bertugas.

“Tugas kita tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan publik. Hindari sikap arogan, kedepankan edukasi, dan lakukan tindakan tegas sesuai SOP apabila ditemukan pelanggaran,” ujarnya.

Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh personel bekerja dengan hati dan penuh tanggung jawab.

“Mari kita hadir sebagai pelindung dan pengayom yang benar-benar dirasakan masyarakat. Dengan disiplin dan dedikasi, saya yakin Operasi Cipkon Agung-2026 dapat berjalan aman dan memberi dampak nyata bagi Bali,” pungkasnya.

Melalui operasi ini, Polda Bali ingin memastikan bahwa suasana toleransi dan kebersamaan di Pulau Dewata tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat merayakan Nyepi dan Idul Fitri dalam ketenangan, penuh makna, dan rasa persaudaraan.(rls)

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:53

Evaluasi Eselon II, Pemkab Aceh Tenggara Gelar Uji Kompetensi 19 Jabatan JPT Pratama di Medan

Rabu, 4 November 2026 - 13:37

Revolusi Garam Bireuen: KKP Pasok 50 Dapur Modern, Produksi Melejit hingga 300 Persen!

Rabu, 4 November 2026 - 12:06

PT Jasa Raharja (Persero ) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta bersama Satlantas Jakarta Utara Perkuat Kampanye Keselamatan di Dua Titik Rawan Kecelakaan

Rabu, 4 November 2026 - 06:54

Jelang 7 November 2026 Pilkades Serentak Warga Agara Sangat Antusias

Rabu, 4 November 2026 - 06:51

H. Ali Amran Komit Tak Main Uang Di Pilkades Kota Kutacane

Rabu, 4 November 2026 - 05:55

Sabu Diblender dan Ganja Dibakar, Kejari Bireuen Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara

Rabu, 4 November 2026 - 04:48

Kapolres Bireuen Ajak Masyarakat Kecamatan Juli Bersatu Berantas Narkotika

Rabu, 4 November 2026 - 03:40

Satlantas Polres Bireuen Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1 Peusangan

Berita Terbaru