Sekolah Nyaris Ambruk, Bupati Sentil Dewan Pendidikan

- Editor

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUBUK PAKAM | TribuneIndonesia.com – Kondisi dunia pendidikan di Kabupaten Deli Serdang kembali memantik sorotan tajam. Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menegaskan perlunya kolaborasi nyata lintas pihak, khususnya peran aktif Dewan Pendidikan, dalam membenahi pendidikan jenjang SD dan SMP yang dinilai masih menyimpan banyak persoalan serius di lapangan.

Hal itu disampaikan Bupati didampingi Wakil Bupati Lom Lom Suwondo saat menerima kunjungan pengurus Dewan Pendidikan Deli Serdang periode 2025–2030 di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati, Selasa (24/2/2026).

Nada tegas disampaikan orang nomor satu di Deli Serdang itu. Ia menyoroti masih adanya sekolah dengan kondisi bangunan tak layak pakai, bahkan nyaris ambruk, namun ironisnya belum pernah dilaporkan secara resmi kepada pemerintah daerah.

“Ada sekolah dasar yang bangunannya sudah tidak layak, tapi tidak pernah sampai ke meja kami. Ini menandakan pengawasan di lapangan lemah. Jangan tunggu roboh dulu baru dilaporkan,” tegas Bupati.

Bupati menilai, jika kondisi ini terus dibiarkan, maka keselamatan peserta didik terancam, dan pemerintah berpotensi dianggap lalai melindungi hak dasar anak atas pendidikan yang aman dan layak.

Tak hanya mengkritik lemahnya pelaporan, Bupati juga menuntut Dewan Pendidikan agar tidak sekadar menjadi simbol formalitas. Ia meminta laporan berkala minimal tiga bulan sekali berisi temuan lapangan yang konkret dan bisa langsung ditindaklanjuti.

“Kami butuh laporan nyata, bukan sekadar rapat dan seremonial. Apa masalah di sekolah? Mana yang rusak? Mana yang darurat? Pemerintah harus tahu secara utuh agar kebijakan tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga:  Sukseskan Kegiatan Krakatau Beach Run 2025, Dinas PUPR Lamsel Cek Ruas Jalan

Di sisi lain, Bupati menegaskan pembangunan sektor pendidikan tidak bisa sepenuhnya bergantung pada APBD. Ia mendorong pola revitalisasi sekolah berbasis gotong royong, di mana pemerintah menyediakan material, sementara masyarakat ikut terlibat langsung dalam proses pembangunan dan perbaikan.

Konsep ini, kata Bupati, bukan sekadar soal efisiensi anggaran, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah.

“Kalau anak-anak mereka sekolah di situ, masyarakat harus merasa itu milik bersama. Dijaga, dirawat, bukan hanya menunggu pemerintah datang memperbaiki,” tegasnya.

Program revitalisasi tersebut direncanakan dimulai dari sekolah negeri sebagai proyek awal, sebelum diperluas ke sekolah swasta melalui dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan elemen masyarakat.

Tak berhenti di persoalan fisik bangunan, Bupati juga menyinggung pembenahan manajemen pendidikan. Ia menekankan perlunya penataan kepala sekolah secara objektif dan profesional, serta menegaskan agar Dinas Pendidikan fokus pada tugas utamanya meningkatkan mutu pembelajaran, bukan terseret urusan administratif di luar substansi pendidikan.

“Manajemen harus beres. Kepala sekolah harus bekerja profesional. Dinas Pendidikan jangan habiskan energi untuk hal-hal di luar inti tugas. Fokus pada mutu pendidikan, keselamatan sekolah, dan kualitas guru,” tandasnya.

Pernyataan keras Bupati ini sekaligus menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Deli Serdang. Publik kini menanti, apakah Dewan Pendidikan dan jajaran terkait benar-benar bergerak cepat atau justru kembali terjebak dalam rutinitas rapat tanpa dampak nyata di lapangan.

Ilham Gondrong

 

Berita Terkait

GELAR BIMTEK ANTI MALADMINISTRASI, PEMKAB SIMEULUE SIAP HADAPI PENILAIAN OMBUDSMAN RI 31 AGUSTUS – 4 SEPTEMBER 2026*
SIMEULUE BERSINAR “DIMULAI DARI SINI, GUNTING PITA TANDA POSKO ULT P4GN RESMI DIBUKA BUPATI MONAS
RSUD SIMEULUE MILIKI 8 DOKTER MAGANG DAN BAKTI UNTUK DUKUNG PELAYANAN KESEHATAN
​Sinergi Penegak Hukum dan Pemda, Kejari Bitung Hadiri Pelantikan Gojukai dan Panitia Kajati Sulut Cup V
Jejak Izin Palsu di Balik Alih Fungsi
Langkah Panjang di Balik Perayaan
Bekala dan Jalan Panjang Pengembang
HUT RI KE-81, DINAS SYARIAT ISLAM SIMEULUE GELAR GOTONG ROYONG BERSIH-BERSIH KANTOR
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:57

Kodam IX/Udayana Bersama Kogabwilhan II Mantapkan Kesiapsiagaan Bencana di Bali

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:36

Polsek Jangka Imbau Masyarakat Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan Keamanan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:42

​Bermula dari Laporan Warga, Polisi Bitung Bongkar Bisnis Ilegal Obat Keras di Matuari

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21

​Sambut HUT RI ke-81, Sat Lantas Polres Bitung Bagikan Bendera Merah Putih dan Helm Gratis ke Pengendara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:28

​Kawal Pembukaan Hajatan FIFGROUP 2026, Kapolsek Matuari AKP Feriantina Apresiasi Aksi CSR

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:50

Babinsa Koramil 03/Jeunieb Gelar Karya Bhakti di MIN 27 Bireuen

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:44

Babinsa Posramil Kuala Latih PBB Siswa SMAN 1 Kuala, Tanamkan Disiplin dan Jiwa Nasionalisme

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:39

Babinsa Koramil 10/Pandrah Dampingi Petani Siapkan Bibit Terong, Wujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

Berita Terbaru