MEDAN | TribuneIndonesia.com — Aula Tengku Rizal Nurdin di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Rabu pagi, menjadi ruang sunyi yang dipenuhi makna. Kabupaten Deli Serdang menerima 20 unit kursi roda adaptif khusus anak (Wheelchair for Kids), sebuah bantuan yang tak hanya menghadirkan alat mobilitas, tetapi menghadirkan masa depan bagi anak-anak penyandang celebral palsy.
Program Penyerahan Bantuan Kursi Roda Adaptif bagi Anak Penyandang Celebral Palsy Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 ini digagas oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui kolaborasi kemanusiaan dengan Wheelchair For Kids Australia dan Global Village Foundation Bali. Tiga institusi, satu tujuan: memastikan setiap anak memiliki hak untuk bergerak, tumbuh, dan menatap dunia dengan percaya diri.
Di antara senyum orang tua dan mata anak-anak yang menyala penuh rasa ingin tahu, Ketua TP PKK Deli Serdang, Ny Hj Jelita Asri Ludin Tambunan, menyampaikan apresiasi mendalam. Baginya, kursi roda adaptif bukan sekadar perangkat medis, melainkan jembatan kecil menuju kemandirian yang lama dirindukan.
“Ini bukan hanya tentang bantuan fisik. Ini tentang martabat. Tentang memberi anak-anak kita ruang untuk bergerak, bermain, dan bermimpi,” ucapnya lirih namun tegas.
Harapan pun disematkan pada kesinambungan program. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berkomitmen menyerahkan data anak-anak yang membutuhkan agar distribusi berikutnya tepat sasaran, menjangkau mereka yang selama ini terpinggirkan oleh keterbatasan.
Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud pemenuhan hak anak untuk hidup lebih layak dan berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Dunia, katanya, tak boleh menjadi ruang sempit bagi mereka yang lahir dengan keterbatasan.
Direktur Global Village Foundation Bali, Andy Bracey, menjelaskan bahwa kerja sama dengan Wheelchair For Kids Australia telah terjalin sejak 2016. Secara global, lebih dari 70 ribu kursi roda adaptif telah menjangkau lebih dari 90 negara. Di Indonesia, ribuan anak kini mampu bergerak lebih bebas, menapak hari dengan rasa percaya diri yang baru.
Sementara itu, Kepala Dinas P3AKB Sumatera Utara, Dwi Endah Purwanti, menyebutkan tahap awal bantuan tahun ini mencakup 135 unit kursi roda adaptif untuk 12 kabupaten/kota, dengan nilai ratusan juta rupiah. Deli Serdang memperoleh 20 unit. Ke depan, penyaluran tambahan hingga 1.000 unit direncanakan, dengan prasyarat data yang akurat tentang anak-anak penyandang celebral palsy.
Di ruangan itu, di antara kilatan kamera dan roda kecil yang mulai bergerak pelan, tersimpan satu pesan sunyi namun tegas:
peradaban tidak diukur dari megahnya bangunan, melainkan dari seberapa lembut ia memeluk mereka yang paling rapuh.
Ilham Gondrong

















