Bireuen/Tribuneindonesia.com
Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menggelar pemusnahan Barang Bukti / Sitaan yang berasal dari tindak pidana umum NARKOTIKA, tindak pidana umum terhadap Orang Dan Harta Benda (OHARDA), tindak pidana umum terhadap Keamanan Negara dan Ketertiban Umum (KAMNEGTIBUM) dan barang bukti/sitaan yang berasal dari Tindak Pidana Umum Lainnya (TPUL) di Kantor Kejaksaan Negeri Bireuen, Selasa, 10 Februari 2026.

Kegiatan Pemusanahan Barang Bukti tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen Yarnes ,S.H.M.H.,Kasat Reskrim Polres Bireuen, Unsur Forkopimda serta tamu undangan lainnya.
barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti yang sudah Inkract atau memiliki kekuatan hukum tetap yang diputus oleh Pengadilan negeri Bireuen
adapun barang bukti / sitaan yang dimusnahkan antara lain sebagai berikut:
Barang Bukti / Sitaan Narkotika :
dimaksud diuraikan adalah sebagai berikut :
1). Barang bukti/sitaan NARKOTIKA :
– SHABU (methamfetamine / amphetamine) : 800,3 gram (10 perkara)
– GANJA : 88.379,87 gram (4 perkara)
– OBAT KERAS: 1.050 butir (1 perkara)
– Barang Bukti lainnya yang terdiri:
Handphone : 3 unit
Bong : 3 buah
Timbangan : 4 Buah
Kotak Rokok : 4 buah
Plastik : 14 lembar
Kaca Pirex : 1 buah
Gunting : 4 buah
Pisau Lipat : 1 Buah
Tas/Dompet : 6 Buah
Pakaian : 2 Buah
Korek : 2 Buah
Sedotan/Sendok : 4 Buah
Penjepit Bambu : 2 Buah
Keranjang : 1 Buah
Terpal : 2 Buah
Karung : 2 Buah
Kardus : 3 Buah
ATM : 1 Buah
2). Barang bukti/sitaan OHARDA :
– Barang Bukti OHARDA yang terdiri:
Parang : 1 Bilah
Kunci : 1 buah
Gunting : 1 buah
Tang : 1 buah
Tas Selempang : 1 Buah
3). Barang bukti/sitaan KAMNEGTIBUM/TPUL :
– Barang Bukti KAMNEGTIBUM/TPUL yang terdiri :
Pakaian : 8 buah
Kitab : 983 buah
barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar, dihancurkan dan narkotika jenis sabu dicampurkan dengan air sehingga tidak dapat dipergunakan lagi serta kitap dimusnahkan dengan cara direndam ke air.
Kejari Bireuen memastikan bahwa proses pemusnahan barang bukti ini dilakukan secara transparan dan akuntable . seluruh tahapan mulai dari pengumpulan hingga pemusnahan didokumentasikan dengan baik
hal ini dilakukan untuk menghindari adanya penyimpangan dan penyalahgunaan barang bukti / sitaan
Pelaksanaan pemusnahan barang bukti merupakan bagian Dari tugas dan kewenangan Jaksa ( penuntutan umum) sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 angka 10 KUHP yaitu dalam hal melaksanakan putusan pengadilan dan melaksanakan penetapan hakim













