Bireuen/Tribuneindonesia.com
Hari ini terlihat suasana sedih, haru menyelimuti keluarga besar SMA Negeri 1 Jangka Kabupaten Bireuen, dimana pada hari ini selasa 3 Februari 2026, suasana haru begitu terasa saat acara perpisahan kepsek Lama Jumiati S.Pd M.Pd, kepada Kepala Sekolah yang baru Nurul Aini S.Pd M.AP, yang berlangsung di Aula sekolah setempat pada hari tersebut.
Acara krusial ini untuk mempererat tali silaturahmi kedua sekolah dan memastikan keberlanjutan visi misi sekolah, dan sering diiringi suasana haru sekaligus harapan baru dari nahkoda baru, karena alih tugas kepsek tingkat SMA di kabupaten Bireuen. Rotasi, mutasi adalah hal biasa dalam sebuah institusi/organisasi. Demi penyegaran dan pembinaa demi majunya dunia pendidikan.
Acara perpisahan dan lepas sambut tersebut di hadiri oleh Kacabdin berserta jajarannya, MKKS tingkat SMA, para dewa guru dari kedua sekolah ini terutama terlihat dari SMAN I Jeuneib yang mengatarkan Nurul Aini S.Pd M.AP ke SMAN 1 Jangka dan melepaskan Jumiati S.Pd M.Pd yang pindah ke SMAN 1 Peusangan.
Kacabdin Bireuen Abdul Hamid M.Pd, dalam sambutannya mengatakan, Dalam kehidupan perubahan adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Suka tidak suka, senang tidak senang pasti akan terjadi. Dimana ada pertemuan pasti akan ada pula perpisahan. Semua itu harus kita maknai dengan nilai positif karena dibalik semua itu pasti ada hikmahnya.
SMAN 1 Jangka dulunya peserta didik tidak sebanyak sekarang, itu artinya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah ini, sudah makin tumbuh, ditangan ibu Jumiati S.Pd M.Pd, sekolah ini sangat berprestasi bisa melahirkan siswa dan guru yang berprestasi sudah dapat bersaing segala even, olympiade, FL3SN baik sekala kabupaten maupun tingkat Provinsi, “sebutnya.
Keberhasilan yang pernah ditoreh sebelumnya dapat dipertahankan, di pundak kepala sekolah yang baru Nurul Aini S.Pd M.AP, kita serahkan sebagai penerus tongkat estafet ini, seraya dapat membangkitkan semangat baru semua stikholder yang ada di sekolah ini agar lebih berprestasi dari sebelumnya, dalam kesempatan ini saya berharap bapak ibu yang hadir disini dapat bekerja sama untuk bangkit bersama demi kemajuan dunia pendidikan, “jaga kwalitas pembelajaran dan jaga kwalitas kebersamaan, yang sudah bagus tolong dijaga serta yang belum ada di adakan” , “harapnya.
Ada satu pesan yang disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin SPd MSP, kepada saya, untuk segera menyuarakan hal in kepada semua sekolah khususnya tingkat SMA/ SMK di tahun ini, semua sekolah harus ada proyek perubahan, di semua sekolah harus ada bidang khusus bisa dimunculkan dan sesuai dengan potensi lingkungan sekolah masing – masing, kepada ibu Nurul Aini S.Pd M.AP, dapat berkolaborasi dengan semua guru dan komponen lainya, program apa yang dapat di munculkan disekolah ini.
Dinas Pendidikan Aceh saat ini difokuskan pada peningkatan mutu, pemerataan akses, penguatan karakter berbasis Syariat Islam, serta transformasi digital. bahwa pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada teori semata, tetapi harus mampu membentuk kesadaran siswa tentang tujuan hidup, potensi diri, dan kontribusi nyata bagi lingkungan.
Jika anak hanya belajar teori, maka yang dia dapat hanyalah ilmu. Tetapi jika dia memahami makna dari apa yang dipelajari, itu akan menjadi bekal hidup. Orang tua dan guru adalah orang pertama yang menanamkan nilai itu, agar anak-anak kita kelak menjadi manusia yang sukses dan bermanfaat bagi kehidupannya kelak,”, tutupnya. ( samsul )














