GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Evaluasi Kinerja Dinas Kesehatan

- Editor

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mendesak Bupati Aceh Tengah untuk segera mengevaluasi kinerja jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah. Desakan tersebut disampaikan menyusul dugaan lemahnya pelayanan kesehatan di sejumlah puskesmas, terutama pascabencana yang melanda daerah tersebut.

Sekretaris GMNI, Hamzah, dalam rilis pers yang diterima media, menilai pelayanan kesehatan dasar di Aceh Tengah belum berjalan optimal. Ia menyoroti kondisi beberapa puskesmas yang disebut mengalami kelumpuhan layanan, sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan akses pertolongan medis.

“Sejak bencana terjadi, kami menemukan beberapa puskesmas tidak memberikan pelayanan sebagaimana mestinya. Contohnya di Kecamatan Linge, Puskesmas Ketapang dilaporkan lumpuh tanpa pelayanan,” kata Hamzah. Rabu (21/1/2026).

Ia juga mengungkapkan temuan di Kecamatan Bintang, di mana seorang warga terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menggunakan mobil pikap karena keterbatasan fasilitas dan layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Selain itu, GMNI menyoroti pola rujukan dari Puskesmas Isak yang dinilai tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Menurut Hamzah, puskesmas yang telah berstatus Instalasi Gawat Darurat (IGD) seharusnya memberikan penanganan awal kepada pasien sebelum dilakukan rujukan.

Baca Juga:  Idul Fitri 1446 H, Kajari Bireuen Pimpin Apel Perdana Dan Kunjungi Para Pensiunan Kejaksaan 

“Kami mendapati warga sering langsung diarahkan ke RSUD tanpa penanganan awal. Padahal puskesmas berstatus IGD wajib merawat pasien terlebih dahulu sesuai SOP,” ujarnya.

Tak hanya soal pelayanan, Hamzah juga menyoroti keterbatasan ketersediaan obat-obatan di sejumlah puskesmas. Kondisi tersebut, kata dia, berdampak langsung pada kualitas pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.

GMNI meminta Bupati Aceh Tengah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Dinas Kesehatan, termasuk kepemimpinan kepala dinas yang baru dilantik. Menurut Hamzah, evaluasi tersebut penting untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan maksimal dan profesional.

“Bupati perlu memberikan ultimatum tegas agar pelayanan kesehatan benar-benar berpihak pada masyarakat. Publik harus diyakinkan bahwa penempatan pejabat bukan karena faktor titipan, melainkan berdasarkan kinerja dan komitmen pelayanan,” tegasnya.

 

 

Berita Terkait

Jasa Raharja Gerak Cepat Pastikan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta Api dan Minibus di Tebing Tinggi
Menelusuri Fakta Sertifikat Damkar: Murni Program Produsen, Bukan Inisiatif Pihak Luar
Jaksa Tahan Bendahara DPMGP-KB Kabupaten Bireuen Dalam Perkara Korupsi
HRD Apresiasi Langkah Cepat Menteri PU Bangun 20 Jembatan Permanen dan 68 Titik Longsoran Pasca Bencana di Aceh
Wali Kota Manado Evaluasi Kinerja PDAM Wanua Wenang, Soroti Proyeksi Laba Rugi 2026
Perkuat Stabilitas Daerah, Pemkot Bitung Intensifkan Sinergi Bersama TNI
HRD Bersama Direktur Jembatan dan Kabalai Jalan Nasional Tinjau Persiapan Kedatangan Menteri PU
BNPB Segera Bangun Jembatan Gantung Pante Lhong dan penyerahan (DTH)
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:15

Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumut Pindahkan Napi Korupsi ke Nusakambangan

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:58

Lambatnya, Pendataan Rumah Hunian Sementara Korban Banjir Makin Berat, Kepala Daerah Harus Bertanggung Jawab

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:56

Forum Komunikasi Lalu Lintas Jakarta Barat Perkuat Koordinasi Penanganan Kemacetan dan Keselamatan Jalan

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:54

Diduga Tiga Kecamatan Diselimuti Masalah MBG, GOWIL Dorong Blacklist Yayasan

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:15

Rutan Kelas IA Tanjung Gusta Bantah Isu Pemerasan oleh Napi Korupsi, Sebut Informasi Hoaks

Senin, 19 Januari 2026 - 16:30

MONITORING PELAKSANAAN AKSI UNJUK RASA OLEH ALIANSI GERAKAN SUARA RAKYAT (GESER) SIMEULUE

Senin, 19 Januari 2026 - 16:00

Diduga Hambat Bantuan Huntara, Pendataan Korban Banjir di Desa Seuneubok Saboh Disorot

Senin, 19 Januari 2026 - 10:54

Isu Praktik Jual Beli Jam di Tambang Milik Antam di Bogor Mencuat, Jumlah Korban Jiwa Akibat Asap Beracun Masih Misteri

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Era Baru Birokrasi Deli Serdang, Bupati Lantik 15 Kepala OPD Hasil Seleksi Terbuka

Kamis, 22 Jan 2026 - 10:29