Kotoran Ternak Cemari Fasilitas Pemda Lokasi Kota Sinabang, Penertiban Dinilai Belum Maksimal

- Editor

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sinabang, Tribune Indonesia.com persoalan hewan ternak yang berkeliaran bebas di Kota Sinabang, Kabupaten Simeulue, kembali menuai keluhan warga. Kotoran sapi, kambing, hingga kerbau kerap ditemukan di badan jalan dan fasilitas umum, mencemari lingkungan sekaligus mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Warga menilai kondisi tersebut mencerminkan lemahnya penegakan ketertiban di pusat kota. Selain merusak kebersihan, ternak yang berkeliaran juga dinilai membahayakan keselamatan lalu lintas, terutama pada malam hari saat jarak pandang terbatas.

“Bukan sekali dua kali. Hampir setiap hari kotoran ternak ada di jalan. Ini mengganggu dan berisiko bagi pengendara,”ujar seorang warga Sinabang yang enggan disebutkan namanya.

Padahal, Pemerintah Kabupaten Simeulue telah memiliki Qanun Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penertiban Hewan Ternak sebagai payung hukum pengendalian ternak lepas. Namun di lapangan, warga menilai penerapan aturan tersebut belum memberikan efek jera.

Baca Juga:  FIFGROUP: Jangan Bangun Opini Publik dengan Asumsi, Buktikan Tuduhan dengan Fakta

Menanggapi hal itu, Kasatpol PP dan WH Kabupaten Simeulue menyatakan bahwa penertiban sebenarnya telah dilakukan, meski belum sepenuhnya optimal. Pihaknya mengakui masih menghadapi sejumlah kendala dalam pelaksanaan.

“Kami sudah melakukan penertiban dan imbauan kepada pemilik ternak. Namun keterbatasan personel serta rendahnya kepatuhan sebagian masyarakat menjadi tantangan,” ujar novikar Kasatpol PP Kabupaten Simeulue saat dikonfirmasi media ini.

Kasatpol PP menegaskan penertiban akan terus dilakukan secara bertahap sesuai ketentuan qanun, sembari mengajak pemilik ternak untuk lebih bertanggung jawab dan tidak membiarkan hewan peliharaannya berkeliaran di ruang publik serta dibuat kandang hewannya” imbuh novikar”

Dan warga berharap Pemerintah Daerah tidak hanya mengandalkan imbauan, tetapi juga memperkuat pengawasan dan penegakan aturan secara konsisten agar persoalan ternak berkeliaran di Kota Sinabang tidak terus berulang dan wajah kota dapat lebih bersih serta tertip.(*)

Berita Terkait

​Atasi Warga Undocumented Person, Wali Kota Hengky Honandar Resmi Teken Kerja Sama Lintas Instansi
Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
​Kasal Pimpin Gerakan “Aku Cinta Laut”, TNI AL Manado Bagikan Sembako untuk Nelayan Megamas
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Samsul Pengusaha SPBU Klarifikasi Tentang Pemberitaan Kelangkaan BBM Solar Di Simeulue
Yan Irawansyah Mantan ketua BPC gapensi simeulue dan wakil sekretaris BPD Gapensi Aceh. Minta Pemda dan BUMN Prioritaskan Kontraktor Lokal​
Pilkades Gunung Bakti Bersengketa, Pemerintah Didesak Tegakkan Ketentuan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:47

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama

Senin, 7 September 2026 - 08:35

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Minggu, 6 September 2026 - 15:28

Amputasi Andri dan Masa Depan yang Dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 10:26

UMKM Center dan Hitungan Omzet Pedagang

Minggu, 6 September 2026 - 07:15

Jati Merah dan Tobat Ekologis

Minggu, 6 September 2026 - 04:03

Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM

Minggu, 6 September 2026 - 02:27

Beras Bantuan dan Data Penerima

Sabtu, 5 September 2026 - 03:13

​Wujudkan Bitung Bebas Sampah, Tim Rompi Hijau Sterilkan Area Depan SPBU Giper

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:35