Warga Babulmakmur Geruduk Kantor Kepala Desa Pardomuan

- Editor

Senin, 20 Oktober 2025 - 12:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Tuntut Penyelesaian Sengketa Tanah Wakaf yang Dibangun Tempat Usaha Sawit

Caption : Tuntut Penyelesaian Sengketa Tanah Wakaf yang Dibangun Tempat Usaha Sawit

KUTACANE | TribuneIndonesia.com 

Suasana pagi yang diselimuti mendung di Kecamatan Babulmakmur, Kabupaten Aceh Tenggara, berubah tegang setelah puluhan warga menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kepala Desa Pardomuan, Senin (20/10/2025).

Massa yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan pihak terkait itu menuntut penyelesaian sengketa tanah wakaf yang kini telah dibangun menjadi tempat usaha penampungan buah kelapa sawit (BKS).

Dalam orasinya, perwakilan massa mengecam keras pembangunan yang dilakukan tanpa persetujuan masyarakat dan ahli waris tanah wakaf. Mereka menilai, proyek tersebut menyalahi fungsi lahan yang semestinya diperuntukkan untuk kepentingan sosial dan keagamaan.

“Kami minta pemerintah desa segera menghentikan pembangunan di atas tanah wakaf. Ini tanah kuburan, bukan untuk usaha pribadi,” teriak salah satu orator dalam aksi tersebut.

Bangunan tempat usaha BKS yang dimaksud diketahui berdiri di atas lahan yang masih berstatus sengketa antara masyarakat dengan pihak pengelola. Warga menilai pembangunan tersebut dilakukan tanpa musyawarah dan kesepakatan bersama.

Baca Juga:  Musim Tanam Jagung Kwartal III, Polda Sulteng Andalkan Bibit Unggul Lokal "Jakarim dan Lamuru

Situasi sempat memanas, namun aksi tetap berlangsung tertib setelah aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat di lokasi.

Polisi Turunkan Personel

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Julhendrik, S.I.K. melalui Kapolsek Babulmakmur menurunkan sejumlah personel dari berbagai satuan untuk mengamankan jalannya demonstrasi serta mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Petugas juga melakukan pendekatan persuasif dengan para pendemo agar aksi berjalan kondusif dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Pardomuan terkait tuntutan warga tersebut. Sementara warga berjanji akan kembali turun ke jalan jika tuntutan mereka tidak segera ditanggapi oleh pemerintah daerah.

Berita Terkait

Kas dan Kewajiban Jadi Sorotan, BPK Sebut Pemkab Simeulue Belum Mampu Bayar Seluruh Utang Jangka Pendek
P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB
Wamenag RI Soroti Kasus Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project: Jangan Jadikan Agama Komoditas
Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya
DPC PKB Kota Langsa Buka Peluang Warga Jadi Pengurus DPAC dan Tingkat Gampong
​Semarak HUT RI ke-81: Wali Kota Bitung Lepas Peserta Gerak Jalan SKPD dan Umum
​Mempererat Sinergi di Malam Doa: Pemkot Bitung dan TNI Gaungkan Spirit Kemerdekaan di Girian Bawah
​Genjot PAD Rp104 Miliar, Wali Kota Bitung Dorong Perubahan Budaya Transaksi Lewat QRIS
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:21

P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:18

Satgas TMMD ke-129 Tebar Lele dan Isi Kandang Ayam Petelur di Lima Lokasi RTLH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:09

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:56

LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:09

LSM KPK RI Desak P3-TGAI Kuning II Diaudit: “Jangan Main-Main dengan Uang Negara!”

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:41

Keamanan Digaji Layak, Pendidikan Disuruh Berjuang — Itu Bukan Kebijakan, Itu Ketidaksadaran yang Fatal

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:39

Dewan Diberi Segalanya, Guru Diabaikan — Di Mana Letak Kemajuan Bangsa?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:50

Sambut HUT RI ke-81, TP-PKK Kecamatan Jangka Gelar Senam Bersama dan Lomba Voli Gembira

Berita Terbaru