Jaga Kualitas SDM, Polres Lampung Selatan Latih Karyawan SPPG Soal Kebersihan dan Kesehatan

- Editor

Kamis, 2 Oktober 2025 - 15:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNEINDONESIA.COM, LAMPUNG SELATAN – Polres Lampung Selatan menggelar pelatihan keterampilan bekerja dan penjamah makanan bagi karyawan MBG di Aula GWL Polres Lampung Selatan, Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari kalangan karyawan SPPG Polres Lampung Selatan, SPPG Way Urang, SPPG Kedaton serta perwakilan sekolah dan Yayasan Kemala Bhayangkari. Kamis (2/10/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator MBG Polres Lampung Selatan Jeni Roinawati, Ketua SPPG 1 dan 2 Polres Lampung Selatan, narasumber Ns. Elita JM Simamora selaku Kasi Kesling Dinas Kesehatan Lampung Selatan, serta sejumlah kepala sekolah dan perwakilan Yayasan.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, memberikan arahan khusus dalam kegiatan itu. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan, baik dalam kehidupan pribadi maupun saat bekerja.

“Kebersihan itu bukan sekadar persoalan penampilan, tetapi berkaitan langsung dengan kesehatan. Setiap karyawan harus memperhatikan kebersihan diri, lingkungan, dan benda-benda yang digunakan dalam pekerjaan sehari-hari. Dengan begitu, kualitas hidup dan pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik,” ujar Toni.

Sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas SDM, sebanyak 40 karyawan SPPG 1 dan 2 Polres Lampung Selatan juga menjalani tes narkoba. Langkah ini untuk memastikan seluruh karyawan bekerja dalam kondisi sehat dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

Dalam sesi pelatihan, narasumber Ns. Elita JM Simamora membawakan materi tentang higienitas penjamah makanan dan sanitasi lingkungan. Ia menekankan bahwa pemahaman standar penyajian makanan yang sehat menjadi kunci dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas, TNI-AL dan Polres Bitung Gelar Operasi Patuh Samrat 2025

“Makanan yang sehat berasal dari proses yang sehat. Penjamah makanan wajib menjaga kebersihan tangan, menggunakan alat pelindung diri, menyimpan bahan pangan dengan benar, serta mencegah kontaminasi,” jelas Elita.

Materi lain yang disampaikan mencakup prinsip higiene dan sanitasi pangan, mulai dari kebersihan ruang pengolahan, pemisahan bahan mentah dan matang, penyimpanan pangan, hingga standar pencucian dan sterilisasi peralatan. Peserta juga diajarkan prinsip FIFO, pengendalian vektor, hingga larangan bekerja dalam kondisi sakit menular.

Kapolres Toni Kasmiri menambahkan, SPPG 1 dan 2 Polres Lampung Selatan telah melakukan studi tiru ke SPPG Polda Lampung. Studi tiru ini bertujuan menyerap pengalaman dan praktik terbaik dalam manajemen pengelolaan makanan sehat, efisiensi operasional, serta tata kelola tenaga kerja.

“Studi tiru ini penting agar kita bisa belajar langsung dari standar yang sudah diterapkan di tingkat Polda. Dengan begitu, SPPG Polres Lampung Selatan bisa semakin profesional, mandiri, dan mampu memberikan pelayanan terbaik,” kata Toni.

Melalui kegiatan ini, Polres Lampung Selatan berharap keterampilan dan kesadaran seluruh peserta semakin meningkat. Program pelatihan ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas hidup, membangun sumber daya manusia yang sehat dan produktif, sekaligus bebas dari narkoba. (Nzr/hms)

Berita Terkait

DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat
Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pencurian Kabel PT Mark Dynamics di Tanjung Morawa
ANTISIPASI KECELAKAAN DAN PELANGGARAN LALU LINTAS, POLRES BIREUEN GELAR PATROLI DAN PAM DI JEMBATAN KUTA BLANG
Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan
​Jaga Kondusifitas Kota Bitung, Kapolres Rangkul Pengurus Kerukunan Keluarga Jawa
Tiket Sorong–Waisai Diduga Dikenai Tambahan Rp12 Ribu, DPRK Raja Ampat Didesak Memanggil Pengelola
Polres Bireuen Tingkatkan Ilmu Kehumasan Polri 
Keluarga Sawoy Bongkar Riwayat Pengakuan Richard: “Sudah Diangkat Sejak 2009, Bukan Karena IPDN”
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:09

DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 13:45

Menjelang Peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Bulgaria Pererat Kemitraan Strategis

Rabu, 16 September 2026 - 06:36

Dukung Pembangunan Akses Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu, Kantah Jakarta Selatan Siap Kawal Aspek Pertanahan

Rabu, 16 September 2026 - 04:35

Rayakan HUT ke-11, Semeton Tridatu Gelar Bakti Sosial hingga Persembahyangan Bersama

Rabu, 16 September 2026 - 02:33

Personel Polsek Kota Juang terus menggencarkan upaya pencegahan Karhutla

Rabu, 16 September 2026 - 02:29

Tingkatkan Patroli Rutin, Polres Bireuen Perkuat Langkah Cegah Aksi Kriminalitas Di Masyarakat 

Selasa, 15 September 2026 - 16:24

Solidaritas Tanpa Batas: Paguyuban Teupah Timur Pulangkan Jenazah Warga Simeulue yang Tertahan di Banda Aceh

Selasa, 15 September 2026 - 13:00

Dua Ruas Jalan di Jakarta Pusat Jadi Sorotan, Ada Apa? PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Stakeholder Siapkan Langkah Strategis

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Ekspor Lidi Sumut Melonjak, Hilirisasi Didorong

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:43

(Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Sinergi Pemkot dan TP PKK Bitung Sambut Penilaian Lomba PKK Sulawesi Utara 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:49

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemkab Deli Serdang Perkuat Dialog dengan Dunia Usaha

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:47

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x