Cabai Membara, Harga Mencekik Warga

- Editor

Jumat, 19 September 2025 - 07:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com-
Kenaikan harga kebutuhan pokok kembali mengguncang Pasar Batang Kuis, Jumat (19/9/2025). Harga cabai merah kini melesat hingga Rp80.000 per kilogram, sementara cabai hijau menembus Rp56.000 per kilogram. Untuk seperempat kilogram saja, cabai merah dijual Rp23.000 dan cabai hijau Rp14.000 angka yang jauh di atas batas normal.

“Biasanya cabai hijau di atas Rp25 ribu per kilo saja sudah dibilang mahal. Sekarang sudah sebulan lebih harganya tinggi,” tutur Monika Situmorang, seorang pedagang, dengan nada heran bercampur putus asa.

Para pedagang mengaku tak berdaya karena hanya mengikuti harga dari pemasok. “Kami cuma pemasar. Katanya di Medan lebih mahal, jadi kami ikut. Mungkin karena kemarau atau pasokan dari daerah pegunungan berkurang,” ujarnya.

Ironisnya, meski harga kian mencekik, cabai tetap laris manis. “Kalau cabai mahal, justru enak jualnya. Tetap laku,” kata seorang pedagang lain tanpa ragu, menyingkap wajah getir di balik keuntungan.

Namun di sisi lain, warga merintih. Kenaikan cabai dianggap sebagai pukulan telak bagi rumah tangga. “Cabai itu kebutuhan harian. Harga segini jelas bikin pusing,” keluh seorang ibu rumah tangga.

Baca Juga:  ​Terobosan Sulut, Menjadi Daerah Pertama Peraih Akreditasi A dari Badiklat PKN BPK RI

Lebih memilukan lagi, hampir semua bahan pokok ikut merangkak. Sari (61), warga Dusun 10 Desa Tanjung Sari, mengungkapkan dengan getir, “Ampunlah nengok harga sekarang. Cabai merah sampai Rp90 ribu. Tomat, bawang, semua mahal. Telur ayam aja Rp52 ribu sepapan, yang paling murah Rp1.750 per butir. Beras pun naik. Kami mau jualan susah, tak jualan juga susah. Mohonlah pemerintah perhatikan kami.”

Teriakan masyarakat kian nyaring. Mereka menuntut pemerintah segera bertindak tegas sebelum situasi ini menjelma krisis berkepanjangan. “Kalau dibiarkan, kami makin tercekik,” tegas Sari dengan nada marah.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Perdagangan Kabupaten Deli Serdang belum juga memberikan keterangan resmi terkait langkah pengendalian harga. Warga pun merasa pemerintah seakan menutup mata. Yang jelas, rakyat kini menunggu aksi nyata, bukan lagi alasan dan janji.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

*PANSEL JPT PRATAMA SIMEULUE TAHUN 2026 DIMINTA PERKETAT VERIFIKASI IJAZAH, MASYARAKAT SOROTI ISU IJP TAHUN 2022*
Listrik Jakarta Berulang Kali Padam, IWO Desak Evaluasi Total PLN hingga Pencopotan Dirut
Bupati Bireuen membuka Rakor GTRA Kabupaten Bireuen Tahun 2026
​Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sampaikan Penghormatan Terakhir kepada Laksma TNI Febri Yakob
Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital dalam Rakor Pembina Samsat 2026 di Semarang
Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi Dalam Rangka Bimbingan Teknis Tim Pendataan Rumah Rusak Tahap II Di Kabupaten Bireuen
DPC 212 Rakyat Makmur Sejahtera Kabupaten Tulungagung Prihatin Dengan Adanya Dugaan Pungli
Polsek Matuari Respons Cepat Keluhan Bau Limbah yang Viral di Media Sosial
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 06:51

Listrik Jakarta Berulang Kali Padam, IWO Desak Evaluasi Total PLN hingga Pencopotan Dirut

Kamis, 23 April 2026 - 05:56

Bupati Bireuen membuka Rakor GTRA Kabupaten Bireuen Tahun 2026

Kamis, 23 April 2026 - 03:38

​Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sampaikan Penghormatan Terakhir kepada Laksma TNI Febri Yakob

Kamis, 23 April 2026 - 02:21

Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi Dalam Rangka Bimbingan Teknis Tim Pendataan Rumah Rusak Tahap II Di Kabupaten Bireuen

Kamis, 23 April 2026 - 02:13

DPC 212 Rakyat Makmur Sejahtera Kabupaten Tulungagung Prihatin Dengan Adanya Dugaan Pungli

Kamis, 23 April 2026 - 01:03

Polsek Matuari Respons Cepat Keluhan Bau Limbah yang Viral di Media Sosial

Rabu, 22 April 2026 - 14:30

SMKN 2 Bitung Perketat Keamanan Usai Insiden Penyerangan Siswa di Area Luar Sekolah

Rabu, 22 April 2026 - 06:05

Percepat Kepastian Hukum, Pemkot Bitung Dorong Sertifikasi Tanah Melalui Program PTSL

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x