Sekolah Swasta SPP Tinggi, Ruang Kelas Tak Manusiawi KAKI Desak Perbaikan Fasilitas dan Transparansi Dana

- Editor

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 06:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IDI RAYEUK | TribuneIndonesia.com

Sejumlah orang tua murid Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Azhar di Idi Rayeuk, Aceh Timur, mendesak pihak sekolah segera memperbaiki fasilitas belajar yang dinilai jauh dari layak. Mereka juga menuntut transparansi penggunaan dana Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang selama ini dibayarkan setiap bulan.

Sekretaris Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Aceh, Purn TNI Zulsyafri, menyebut kondisi ruang kelas sekolah tersebut sangat memprihatinkan. Lantai kelas sudah aus, kursi dan meja banyak yang rusak, serta ventilasi yang buruk membuat suasana belajar tidak nyaman.

“Padahal setiap siswa diwajibkan membayar SPP sebesar Rp250.000 per bulan. Iuran setinggi itu seharusnya mampu menjamin kenyamanan dan kelayakan sarana belajar, bukan membiarkan anak-anak belajar dalam kondisi jauh dari standar pendidikan layak,” tegas Zulsyafri, Jumat (9/8/2025).

Seorang ibu murid juga menyuarakan kekecewaannya. “Kami berharap anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan fokus. Kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari kurikulum, tapi juga dari fasilitas yang mendukung. Kalau fasilitasnya seperti ini, bagaimana mereka bisa maksimal belajar?” ujarnya.

Beberapa wali murid menilai pihak sekolah jarang memberikan laporan rinci terkait penggunaan dana SPP. Minimnya keterbukaan ini memicu dugaan publik bahwa manajemen sekolah tidak serius memprioritaskan perbaikan fasilitas dasar.

Baca Juga:  MAI Labura Beri Dukungan Atas HUT PWDPI Ke-3 Yang Berlangsung Di Bandar Lampung

“Kalau pihak sekolah mau terbuka, kita pun tenang. Tapi kalau hanya diam, apalagi fasilitas makin buruk, wajar kalau orang tua bertanya-tanya,” kata seorang wali murid lainnya.

Bagi para orang tua, persoalan ini bukan sekadar kursi atau lantai rusak. Masalah ini mencerminkan lemahnya komitmen sekolah dalam memenuhi hak dasar anak untuk belajar dalam kondisi yang layak dan manusiawi.

KAKI Aceh menyatakan telah berupaya meminta konfirmasi langsung kepada Kepala Sekolah SDIT Al-Azhar. Namun, hingga berita ini dipublikasikan, pihak sekolah belum memberikan tanggapan.

Zulsyafri menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kasus ini dan mendesak Dinas Pendidikan Aceh Timur turun langsung melakukan inspeksi. “Sekolah swasta yang memungut biaya relatif tinggi harus punya standar fasilitas yang memadai. Jika tidak, patut dipertanyakan ke mana dana itu dialokasikan,” ujarnya.

Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk memeriksa penggunaan dana sekolah jika ditemukan indikasi penyalahgunaan. “Kepolisian harus mengusut tuntas. Jangan sampai anak-anak jadi korban kelalaian manajemen sekolah,” tutup Zulsyafri. (#)

Berita Terkait

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Deli Serdang Bergejolak, Mahasiswa Kepung DLH, Dugaan Limbah Beracun Seret Nama Pabrik dan Pejabat
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Banyak Warga Kesulitan Hidup, Harus Berjuang Hilangkan Kemiskinan
Pegawai Desa Sena Diduga Rangkap Jabatan Jadi Security Sport Center, Kepala Desa Disorot Soal Pembiaran
Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie
Pemkab Aceh Tenggara Tuntaskan Expose JITUPASANA, Dokumen R3P Resmi Diserahkan ke Pemerintah Aceh
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Desa Seuneubok Saboh Verifikasi Pengalihan Data (KPM) Miskin dan Kurang Diduga Pada Oktober & Desember 2025 di Lakukan Oknum Tanpa Musyawarah
AMAN Aceh Desak KPK Supervisi Pengelolaan Dana Bencana
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 03:02

Kepala SMA Negri 2 Lawe Sigala gala Tahun 2008.

Selasa, 3 Februari 2026 - 02:23

Kepala SMA Negri 2 Lawe Sigala gala Abaikan Panggilan Sidang KIA Kangkangi UU No 14 Tahun 2008.

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:30

Oknum KaDinkes Agara Diduga Bungkam Kepada Media Terkesan Tertutup. 

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:56

Gandeng Kepolisian, PPS Bitung Targetkan Tata Kelola Pengamanan Pelabuhan yang Profesional

Senin, 2 Februari 2026 - 23:57

Ops Keselamatan Samrat 2026 Dimulai, 9 Jenis Pelanggaran Ini Jadi Target Utama Tilang

Senin, 2 Februari 2026 - 14:25

Sitem Buka Tutup Jalan Kota cane Arah ke Gayo lues

Senin, 2 Februari 2026 - 05:52

​Terseret Kasus Pelecehan, Gubernur Sulut Copot Oknum Staf Khusus Berinisial DD

Senin, 2 Februari 2026 - 04:46

​Sinergi Pusat-Daerah, Pemkot Bitung Hadiri Persiapan Rakornas 2026

Berita Terbaru

Sosial

Kepala SMA Negri 2 Lawe Sigala gala Tahun 2008.

Selasa, 3 Feb 2026 - 03:02

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x