Bitung, Sulut | Tribuneindonesia.com,
Pemilihan Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Kota Bitung periode 2025–2030 semakin dekat. Diketahui, terdapat empat kandidat yang telah menyatakan maju dalam pencalonan, salah satunya adalah petahana, Haji Guntur, yang kembali mencalonkan diri. Jumat (18/07/25).
Sekretaris Koperasi TKBM, Tonny Yunus, mengungkapkan bahwa para kandidat tengah mempersiapkan diri menghadapi pemilihan yang akan digelar pada Jumat, 25 Juli 2025, bertempat di Hotel Nalendra mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai. Acara tersebut merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang diawali dengan Pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada 30 Juni lalu.
Dalam keterangannya, Tonny menjelaskan bahwa seiring dengan perkembangan Pelabuhan Bitung, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi fokus utama.
Koperasi TKBM, sebagai bagian integral dari aktivitas pelabuhan, dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi para anggotanya guna mendukung produktivitas sektor ekonomi, logistik, dan jasa yang saat ini tengah dikembangkan oleh Kementerian Perhubungan.
“TKBM harus mempersiapkan kompetensinya. Itu ada jenjangnya, tidak serta-merta langsung bisa aktif tanpa melalui proses. Seseorang harus terlebih dahulu menjadi calon anggota, baru kemudian menjadi anggota penuh. Selain itu, wajib memiliki ijazah dan sertifikat. Ini yang sementara kami kemukakan,”
jelas Tonny.
Ia menambahkan, setiap anggota koperasi memiliki hak untuk memilih dan dipilih. Dari total 863 anggota, seluruhnya memiliki hak suara. Selain itu, dari 34 mandor, terdapat tiga orang yang disebut-sebut akan turut maju sebagai kandidat dalam pemilihan mendatang.
Menanggapi isu seputar jumlah kandidat, Tonny mengatakan,
“Saya tidak mengatakan ada empat calon, tapi yang pasti lebih dari dua. Kalau dilihat dari potensi, ada Pak Jerry. Tapi saya pribadi tidak pernah berniat mencalonkan diri. Yang utama adalah regenerasi.”
Pemilihan nanti tidak hanya akan memilih ketua, tetapi juga seluruh struktur pengurus, yang terdiri dari lima orang: Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris, dan Bendahara.
Sementara itu, struktur pengawas akan terdiri dari Ketua Pengawas, Sekretaris Pengawas, dan satu anggota pengawas. Semua posisi tersebut akan dipilih langsung melalui mekanisme pemungutan suara.
Terkait regulasi pencalonan, Tonny menegaskan bahwa pembatasan hanya berlaku pada masa jabatan pengurus, yaitu maksimal dua periode. Hal ini berlaku secara menyeluruh, termasuk untuk petahana.
“Memang benar ada empat kandidat, tapi secara regulasi pengurus hanya boleh mencalonkan diri maksimal dua kali,”
ujarnya.
Selain Haji Guntur, beberapa nama lain yang disebut-sebut akan maju adalah Jeri (Ketua Pengawas), Novri Suawa (Wakil Ketua), dan Amir Moputih (Bendahara).
Tonny juga menyoroti pentingnya koperasi untuk terus berbenah dan menyesuaikan diri dengan cepatnya perkembangan regulasi dan informasi terkait pelabuhan.
Ia menyinggung rencana besar seperti pencalonan Pelabuhan Bitung sebagai pelabuhan internasional, serta proyek pembangunan jembatan dan bandara yang direncanakan berada di wilayah Pulau Lembeh.
Diketahui, Informasi ini sebelumnya pernah disampaikan dalam agenda asosiasi yang dihadiri perwakilan Gubernur.
Kegiatan pemilihan nanti juga akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Pembina Koperasi TKBM, Wali Kota Bitung Hengky Honandar, serta perwakilan dari KSOP, Dinas Ketenagakerjaan, dan Dinas Koperasi.
Total anggaran kegiatan tersebut diperkirakan mencapai Rp150.000.000. (Kiti)