Perkemahan di Lapas Warga Binaan Ditempa Jadi Pribadi Tangguh

- Editor

Rabu, 16 Juli 2025 - 12:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan | TribuneIndonesia.com  Sebuah pemandangan tak biasa tampak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan, Rabu (16/07/2025). Sepuluh Warga Binaan yang didampingi Petugas Bimbingan Kemasyarakatan (BHPT) mengikuti upacara pembukaan Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan Tahun 2025, sebuah kegiatan pembinaan tahunan yang sarat makna.

Upacara pembukaan dipusatkan di lapangan Lapas Kelas I Medan dan turut dihadiri oleh Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya. Secara simbolis, kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sumatera Utara, Yudi Suseno, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Hamdi Hasibuan.

Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan Warga Binaan, sebagai lambang dimulainya kegiatan kepramukaan berbasis pembinaan karakter yang rutin digelar Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Dalam sambutan tertulisnya, Kakanwil Ditjenpas Sumut menekankan bahwa perkemahan tahun ini mengangkat tema “Tangguh dalam Cobaan, Tumbuh dalam Pembinaan”  tema yang mencerminkan semangat perubahan dan pembinaan holistik di lingkungan pemasyarakatan.

“Pemasyarakatan bukan sekadar menyelesaikan masa hukuman, tapi membina manusia menjadi pribadi yang lebih baik dan mandiri,” ujar Hamdi Hasibuan membacakan sambutan Kakanwil.

Ia juga menegaskan, kegiatan ini bukan hanya agenda rutin tahunan, melainkan wadah pembentukan karakter mengajarkan nilai moral, nasionalisme, disiplin, dan tanggung jawab kepada warga binaan. Nilai-nilai dasar kepramukaan seperti kerja sama, kepemimpinan, dan kepedulian sosial menjadi fondasi utama dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Baca Juga:  Proyek DAK Fisik Pendidikan SDN Tualang Diduga Mangkrak, Indikasi Korupsi Mencuat

“Kami ingin perkemahan ini jadi wahana inspiratif, tempat tumbuhnya harapan baru, dan jembatan perubahan positif bagi warga binaan serta seluruh stakeholder pemasyarakatan,” lanjut Hamdi.

Perkemahan Satya Dharma Bakti menjadi salah satu model pembinaan integral yang melibatkan pengembangan fisik, intelektual, spiritual, dan emosional. Kegiatan ini ditujukan untuk membentuk warga binaan yang siap kembali ke tengah masyarakat sebagai individu produktif, taat hukum, dan mampu memberikan kontribusi positif.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi ruang memperkuat sinergi antar seluruh elemen dalam sistem pemasyarakatan—mulai dari petugas, pembina, hingga komunitas sosial yang terlibat dalam program pembinaan.

Di akhir sambutannya, Kakanwil menyampaikan pesan penuh harapan:

“Kesalahan masa lalu bukan akhir segalanya. Gunakan kesempatan pembinaan ini sebagai titik balik kehidupan. Jadilah insan yang tak hanya kembali ke masyarakat, tetapi juga membawa inspirasi bagi lingkungan sekitar.”

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh Petugas Pemasyarakatan atas dedikasi dan profesionalisme yang terus dijaga, sembari mengingatkan agar mereka senantiasa menjadi agen perubahan dan pembimbing yang empatik bagi warga binaan.

Dengan penuh semangat kebersamaan dan ketulusan pengabdian, kegiatan Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan Tahun 2025 secara resmi dinyatakan dibuka menjadi simbol komitmen untuk membangun sistem pemasyarakatan yang inklusif, manusiawi, dan transformatif.

Ilham TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

Dari Calang ke Panggung Nasional: Jejak Rijalul Maula di Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026
SMP Negeri 4 Kutacane Fokus Bangun Pendidikan Karakter dan Kepedulian Lingkungan
Kasubbag Keuangan Disdikbud Aceh Tenggara Bantah Tuduhan Setoran Dana BOS, LSM PPKMA Tegaskan Informasi Viral Tidak Benar
Sekolah di rehapab, harapan anak Deli Serdang bangkit
Gelar Doktor Tri Firdaus Akbarsyah.S.H., M.K : Kontribusi untuk Bangsa dan Negara
Jejak Sejarah Melayu di Pagar Merbau,Rumah Adat Peninggalan Era Kesultanan Serdang Sarat Nilai Budaya
Kabar Kurang Menggembirakan bagi Guru Lulusan PPG 2025, TPG Belum Dialokasikan di APBN 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 12:35

​KPK Bongkar Skandal Jalur Merah Bea Cukai, Direktur P2 dan Lima Orang Ditetapkan Tersangka

Senin, 9 Februari 2026 - 10:09

Resmi Menjabat Kasi Datun Bitung, Noldi Sompi Diminta Jaga Marwah Korps Adhyaksa

Senin, 9 Februari 2026 - 08:32

Ketua DPC Demokrat Bireuen : H. T. Ibrahim Kader yang Tumbuh dari Bawah dan Loyal terhadap Partai

Senin, 9 Februari 2026 - 02:27

Wagub Aceh Ambil Alih Kendali, Polemik Huntara Bireuen Resmi Diakhiri

Senin, 9 Februari 2026 - 01:58

​Jaga Kondusivitas Wilayah, Tim PANTERA Polsek Matuari Sambangi Markas Manguni Muda

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:56

Polemik Aksi PSHT Di Madiun Membuka Mata Publik, Negara Diam Kebenaran Berbicara

Minggu, 8 Februari 2026 - 03:58

​Hakim Perintahkan Ketua DPRD Bitung Bersaksi di Persidangan Korupsi

Minggu, 8 Februari 2026 - 00:50

Targetkan 1 Juta Ton Cadangan Jagung, Polri dan Lintas Sektor Perkokoh Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Headline news

P2BMI Desak Usut Dugaan Rangkap Jabatan Kadus Sena

Senin, 9 Feb 2026 - 07:53

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x