Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Uning Sigugur Ditangkap

- Editor

Rabu, 25 Juni 2025 - 06:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Polres Aceh Tenggara Gelar Konferensi Pers, Bupati: Aman Agara

Kutacane | TribuneIndonesia.com 

Penantian panjang masyarakat atas tertangkapnya pelaku pembunuhan sadis di Desa Uning Sigugur, Kecamatan Tanoh Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, akhirnya berakhir. Ardi, tersangka utama dalam kasus pembunuhan satu keluarga yang menggemparkan publik beberapa hari lalu, berhasil ditangkap aparat kepolisian.

Penangkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Polres Aceh Tenggara pada Senin, 23 Juni 2025, di ruang konferensi utama Mapolres. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, dan dihadiri oleh Bupati Aceh Tenggara, H. Salim Fakhri, SE, beserta jajaran Forkopimda.

Ardi sempat buron selama beberapa hari dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) usai melakukan pembunuhan brutal yang menewaskan satu keluarga di kampung halamannya. Setelah sempat melarikan diri dan bersembunyi di wilayah Pante Dona, pihak kepolisian akhirnya berhasil melacak dan menangkap pelaku tanpa perlawanan berarti.

Kapolres AKBP Yulhendri dalam keterangannya menyatakan bahwa penangkapan Ardi merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang terus memburu pelaku sejak hari pertama kejadian. “Kami bergerak cepat dan intensif melakukan pelacakan. Alhamdulillah, pelaku berhasil kami tangkap hidup-hidup,” ujarnya di hadapan awak media.

Baca Juga:  Prof Muryanto Unggul Telak, USU Siap Sambut Rektor Baru 2026–2031

Sementara itu, Bupati Aceh Tenggara, H. Salim Fakhri, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran kepolisian atas keberhasilan tersebut. Ia menyebut bahwa penangkapan pelaku menjadi bukti bahwa aparat hukum hadir dan responsif terhadap kejahatan yang meresahkan warga.

“Dengan ditangkapnya pelaku utama, kita bisa katakan Aman Agara! Kita serahkan proses hukum selanjutnya kepada pihak yang berwenang,” tegas Bupati.

Kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Uning Sigugur ini menjadi salah satu tragedi kemanusiaan paling memilukan dalam sejarah Kabupaten Aceh Tenggara. Enam nyawa dalam satu keluarga meregang akibat aksi keji pelaku yang diduga memiliki motif pribadi. Masyarakat pun berharap agar proses hukum dijalankan secara transparan dan pelaku dihukum seberat-beratnya.

Kini, Ardi telah diamankan di Mapolres Aceh Tenggara untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian memastikan akan mengusut tuntas kasus ini dan menggali kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. (Gani)

Redaksi: Tim Investigasi | Kutacane TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

Diduga Catut Nama Anak Sebagai Anak Didik TK Swasta Telege Cerek di Aceh Tengah Disorot
RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Kajari Simeulue Terima Tahap II, 5 Tersangka Korupsi Jalan Simpang Air Dingin-Labuhan Bajau Rp7,6 Miliar Resmi Ditahan
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
PENCURIAN TOWER XL DI TUALANG BARO TERULANG! WARGA RESAH, DIDUGA KOMPlotan PENCURI BERKELIARAN DI TENGAH MALAM
Cak Imin Sentil Kader PKB: Jangan Terlena Kekuasaan, Kuasai Media Sosial dan Hadir untuk Rakyat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 06:54

Jelang 7 November 2026 Pilkades Serentak Warga Agara Sangat Antusias

Rabu, 4 November 2026 - 06:51

H. Ali Amran Komit Tak Main Uang Di Pilkades Kota Kutacane

Rabu, 4 November 2026 - 05:55

Sabu Diblender dan Ganja Dibakar, Kejari Bireuen Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara

Rabu, 4 November 2026 - 04:48

Kapolres Bireuen Ajak Masyarakat Kecamatan Juli Bersatu Berantas Narkotika

Rabu, 4 November 2026 - 03:40

Satlantas Polres Bireuen Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1 Peusangan

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 14:17

Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x