TEROR TERHADAP PERS! Usai Bongkar Pungli Sekolah, Tiga Wartawan Dijebak dan Diciduk Polisi Ketua IMO Deli Serdang: “Tangkap Kepsek Muhammad Saleh!”

- Editor

Minggu, 1 Juni 2025 - 08:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang I Tribuneindonesia.com

Dunia jurnalisme kembali dibungkam dengan cara-cara keji. Tiga wartawan berinisial D, R, dan A mendadak ditangkap dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Sabtu (31/5/2025), di sebuah warung kelontong. Saat ini, ketiganya ditahan di Polsek Beringin, Polresta Deli Serdang.

Mereka dituduh memeras Kepala Sekolah SDN 101928 Rantau Panjang, Muhammad Saleh, S.Pd. Namun di balik tudingan itu, tercium aroma jebakan licik—sebuah skenario busuk untuk membungkam suara kebenaran yang telah membuka aib dugaan pungutan liar (pungli) terhadap orang tua murid.

Muhammad Saleh diduga menarik pungutan sebesar Rp160.000 dari setiap siswa kelas 6 untuk kegiatan Pentas Seni (Pensi) pasca ujian. Pungutan itu memberatkan, bahkan menghancurkan semangat siswa dari keluarga kurang mampu.

“Anak saya sampai enggan sekolah karena kami tidak sanggup bayar. Hidup kami pas-pasan, Rp160 ribu sangat berarti,” ujar seorang wali murid berinisial A, dengan suara bergetar.

Namun alih-alih memeriksa sang kepala sekolah, aparat justru menangkap para pembongkar fakta. Saat media mencoba menelusuri kronologi dari Kapolsek Beringin Iptu Hafiz Ansari, jawaban dilempar ke Kasi Humas. Namun Kasi Humas justru mengarahkan kembali ke Polsek. Pola saling lempar ini menebar kabut gelap—ada apa yang sedang disembunyikan?

Baca Juga:  Pelaku Kambuhan Curi Usaha ASN, Polisi Sikat Tanpa Ampun

Ketua Ikatan Media Online (IMO) Deli Serdang, Edward Tarigan (Edo Tarigan), mengecam keras penangkapan tersebut. Ia menyebut ini sebagai bentuk nyata kriminalisasi terhadap profesi wartawan.

“Kalau wartawan bersalah, silakan proses hukum. Tapi jangan tutup mata pada kejahatan sesungguhnya. Kepala sekolah ini memeras orang tua murid! Tangkap dan periksa juga Muhammad Saleh!” tegasnya.

Larangan praktik pungli di sekolah sudah berkali-kali disampaikan oleh Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan. Namun Muhammad Saleh diduga tetap melakukannya, bahkan melibatkan dua guru kelas 6 lainnya. Publik menuntut agar kepala sekolah segera dicopot dan seluruh dana pungli dikembalikan kepada orang tua siswa.

“Ini bukan sekadar soal uang. Ini pembunuhan terhadap masa depan anak-anakmiskin. Dan ketika wartawan bersuara, malah dijebak. Ini bahaya besar bagi demokrasi!” ujar Rendi, Sekretaris IMO Deli Serdang dan Kritikus Media Siber.

Dunia pers diguncang. Demokrasi diteror. Jika wartawan bisa dijebak karena memberitakan kebenaran, maka siapa lagi yang bisa bicara bebas di negeri ini?

Ilham Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

PW Law Firm Medan Perkuat Layanan Hukum bagi Klien Internasional di Indonesia
PW Law Firm Medan Perkuat Layanan Hukum Internasional bagi Klien Global
Dugaan Penipuan Investasi Villa di Kuta Utara, Investor Australia Laporkan WNA Brazil ke Polres Badung
Kasat Reskrim menegaskan akan segera menetapkan para tersangka kasus dugaan pengeroyokan
Operasi Penuh Risiko, Tim URC Berhasil Ungkap Kasus Pengancaman Bersenjata di Sultan Daulat
Judi Togel Aseng Kayu Menggurita di 11 Desa, Polisi Didesak Bertindak Tegas
Polda Aceh Ajak Masyarakat Ramaikan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026, Hadiah dan Doorprize Ratusan Juta Menanti
Penganiayaan Gegerkan Pekan Lawe Desky, Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:36

Ketua P2G Suka Jadi Kebun Ireng Diduga Tak Netral, Tunjukkan Simbol Nomor Urut Calon Saat Penetapan Nomor Kandidat

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:33

​Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bitung Bangun Fasilitas Sumur Bor di Makawidey

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:37

​Jadilah Responden Pertama, Wali Kota Bitung Mengawali Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:22

​Fokus Jaga NKRI, Wali Kota Hengky Honandar Sambut Kembalinya Personel Pengamanan RI-PNG di Bitung

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:01

​Sengketa Lahan di Bitung, Puluhan Penggarap Nekat Cabut Plang Penyitaan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:01

Oknum Pj Pengulu Kute Penampaan (AD) Agara Diduga Manipulasi Dana Ketahanan pangan

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:13

FIFGROUP: Jangan Bangun Opini Publik dengan Asumsi, Buktikan Tuduhan dengan Fakta

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:37

Bayu Anugerah Gugat Otto Hasibuan dan Presiden RI, Kepatuhan Putusan MK Jadi Sorotan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x