Arief Martha Rahadyan Apresiasi Keberhasilan Pemerintah Selamatkan Aset Rp 23 Triliun dari Mafia Tanah

- Editor

Kamis, 4 Desember 2025 - 05:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta|Tribuneindonesia.com

Tokoh nasional Arief Martha Rahadyan memberikan apresiasi atas keberhasilan pemerintahan di bawah Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala BPN, Nusron Wahid, dalam memberantas mafia tanah.Langkah tegas dan kolaboratif yang dilakukan dianggap sebagai bukti nyata komitmen pemerintah dalam menegakkan keadilan pertanahan.

Sepanjang 2025 tercatat 90 kasus mafia tanah berhasil diselesaikan dari target 107 kasus, dengan 185 tersangka telah ditetapkan. Aset tanah seluas 14.315 hektare berhasil diamankan, yang jika dievaluasi berdasarkan Zona Nilai Tanah (ZNT), nilainya mencapai sekitar Rp 23,3 Triliun.

Arief Martha Rahadyan menyampaikan bahwa keberhasilan ini menunjukkan kerja nyata pemerintah dalam melindungi hak atas tanah rakyat dan menjaga kedaulatan agraria.Ini bukan sekadar retorika, melainkan tindakan nyata untuk memastikan keadilan dan perlindungan bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Jelita Asri Dorong Perempuan Deli Serdang Perkuat Fondasi Keluarga Sehat

Apresiasi itu sekaligus menegaskan harapan bahwa upaya pemberantasan mafia tanah terus diperkuat, dengan integritas tinggi dan pengawasan ketat.Arief juga menyebutkan bahwa keberhasilan ini harus dijaga sebagai momentum untuk menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan agraria.

Ia mendesak agar kolaborasi antara instansi pemerintahan, aparat penegak hukum, dan masyarakat tetap diperkuat agar praktik kejahatan pertanahan tidak muncul kembali.

Keberhasilan penanganan mafia tanah ini dianggap sebagai wujud komitmen pemerintah kepada rakyat, bahwa kedaulatan atas tanah bukan untuk dijadikan komoditas kejahatan, melainkan hak yang wajib dilindungi.

Berita Terkait

“Kasatpol PP Raja Ampat Dilaporkan ke Polda, Wartawan Serahkan Bukti Dugaan Ancaman”
Laporan Polisi Dipersoalkan, Propam Diminta Periksa Polsek Medan Tembung
Siswa SMP 1 Manyak Payed Nobar Film G30S/PKI, Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Nasionalisme
Kabar Duka, Ibunda Kadisdik Simeulue Berpulang ke Rahmatullah
Rumah Data Disiapkan, bilangan Nominal Masih Terpecah
BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:54

“Kasatpol PP Raja Ampat Dilaporkan ke Polda, Wartawan Serahkan Bukti Dugaan Ancaman”

Rabu, 30 September 2026 - 10:40

Laporan Polisi Dipersoalkan, Propam Diminta Periksa Polsek Medan Tembung

Rabu, 30 September 2026 - 09:15

Siswa SMP 1 Manyak Payed Nobar Film G30S/PKI, Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Nasionalisme

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 14:55

Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Selasa, 29 September 2026 - 13:34

Target Pendapatan Naik, Saparuda IB Soroti Kemampuan Keuangan RSUD Datu Beru

Selasa, 29 September 2026 - 11:02

JALAN NASIONAL DESA KUNING I ACEH TENGGARA HANCUR LEBUR BAK KUBANGAN KERBAU, LSM KPK-RI SEMPROT TEGAS KINERJA BPJN

Berita Terbaru