Sadis dan Mencekam! Jaksa dan ASN Kejari Deli Serdang Dibacok di Kebun Sawit, Diduga Terkait Perkara Hukum

- Editor

Minggu, 25 Mei 2025 - 04:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang I Tribuneindonesia.com

Teror berdarah mengguncang Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang! Seorang jaksa fungsional, Jhon Wesly Sinaga (53), dan ASN staf Pidum Kejari Deli Serdang, Acensio Es Silvanov Hutabarat (25), ditemukan terkapar bersimbah darah di areal kebun sawit milik Jhon Wesly pada Sabtu (24/5/2025) pukul 13.15 WIB.

Peristiwa mengerikan ini terjadi di Desa Perbahingan, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai). Tubuh kedua korban penuh luka bacoksebuah pemandangan yang menghantui siapa pun yang melihatnya.

Penemuan korban pertama kali dilakukan oleh sopir dan kernet yang hendak menimbang hasil panen sawit. Mereka tak menyangka akan disambut oleh pemandangan berdarah: sang jaksa dan staf kejaksaan nyaris tak bernyawa dengan luka serius akibat senjata tajam.

Jhon Wesly mengalami luka bacok parah di lengan atas dan bawah tangan kiri. Sementara Acensio terluka di perut dan lengan kiri. Kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Drs H Amri Tambunan, Lubukpakam.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Korban Penganiayaan Anak Minta Dinas Pendidikan Pemrov SUMUT Evaluasi SMA Negeri 1 Gunungsitoli

Dari keterangan korban, pelaku pembacokan adalah dua orang tak dikenal (OTK) yang mengendarai sepeda motor Honda Vario abu-abu. Mereka membawa tas pancing yang ternyata berisi parang dan langsung menyerang tanpa peringatan. Setelah melakukan aksi kejam itu, pelaku meninggalkan korban begitu saja, mengira mereka telah tewas.

Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang, Mochamad Jeffry SH MHum, melalui Kasi Intelijen Boy Amali SH MH, mengonfirmasi bahwa peristiwa berdarah ini diduga kuat berkaitan dengan perkara hukum yang sedang ditangani oleh Jaksa Jhon Wesly.

Pembacokan brutal ini bukan sekadar aksi kekerasan—ini adalah sinyal mengerikan bahwa aparat penegak hukum pun kini menjadi sasaran teror.

Situasi di Kejari Deli Serdang memanas. Suasana mencekam menyelimuti institusi penegakan hukum di wilayah tersebut.

Polisi masih memburu dua pelaku kejam yang kini menjadi buronan. Sementara itu, publik menunggu jawaban—siapa dalang di balik tragedi ini.

Ilham Tribuneindonesia

 

Berita Terkait

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
Abdul Hadi Apresiasi Profesionalisme Satreskrim Polresta Deli Serdang Usai Terbit SP3
Komjak RI Balas Surat P2BMI, GRPK Siap Bongkar Fakta Dugaan Penanganan Kasus Alsintan di Kejari Deli Serdang
Pilkades Gunung Bakti Bersengketa, Pemerintah Didesak Tegakkan Ketentuan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Setelah Sita Uang Rp1,5 M, KPK Susun Strategi Ungkap Kasus ‘Sunat’ Upah Pungut di Kabupaten Bogor
Keluarga Winda Desak Kasus Kematian Dipindahkan ke Polda Sumut
Netralitas Dipertaruhkan! Pengawas Akui Pelanggaran Sekdes Lae Mbersih, Sanksi Belum Diputuskan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 03:31

Selamat Hari Kemerdekaan ke-81 Bangsa Indonesia

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:35

Mengapa Bangsa Ini Tidak Maju?

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:20

Pemimpin yang Membangun, Pemimpin yang Menghancurkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:04

Kemerdekaan yang Tak Selesai di Atas Kertas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:11

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:51

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:49

Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:18

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Berita Terbaru

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Selasa, 8 Sep 2026 - 04:09

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dapur Gizi dan Perburuan Pangan Lokal

Selasa, 8 Sep 2026 - 01:00

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x