Kapolres Aceh Timur Imbau Warga Awasi Hewan Ternaknya

- Editor

Senin, 12 Mei 2025 - 15:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | TribuneIndonesia.com

Kapolres Aceh Timur, Polda Aceh, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. mengimbau warga pemilik ternak untuk mengawasi hewan ternaknya agar terhindar dari satwa liar.

“Kami himbau kepada warga yang memiliki hewan ternak agar usai dilepas hewan ternaknya agar dibawa pulang dan dikandangkan, jangan ditinggal di kebun,” kata Kapolres.

Disamping Kapolres juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas di luar rumah terutama ketika melakukan aktivitas di kebun.

“Hal paling mendasar kami sampaikan, untuk tidak keluar rumah sendirian terlebih selepas matahari terbenam dan apabila mendengar suara satwa liar (harimau) jangan tergesa-gesa menghampirinya,” sambung Kapolres.

Disamping itu, pihaknya juga mengimbau warga, jika menemukan jejak harimau di dekat kandang ternak atau perkebunan, agar segera melaporkan kepada Bhabikamtibmas atau polsek untuk dikoordiansikan dengan pihak terkait. Terang kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

Baca Juga:  Halal Bihalal Basarnas 2025: Memperkuat Soliditas untuk Keselamatan Bangsa

Imbauan tersebut disampaikan oleh Kapolres menyikapi dimangsanya hewan ternak milik Geuchik (Kepala Desa) Gampong Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, Sabidin Yusuf. Dimana seekor lembu milik Sabidin diduga dimangsa harimau pada Senin, (12/05/2025) pagi di area perkebunan sawit warga di Desa Blang Nisam. Akibatnya sapi betina milik Sabidin mati dengan sejumlah luka yang diduga bekas gigitan harimau dan di lokasi juga terdapat bekas jejak kaki harimau.

Memperoleh informasi adanya ternak warga yang mati akibat dimangsa harimau, personel Polsek Indra Makmu mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh untuk penanganan lebih lanjut.

Berita Terkait

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api
Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD
Pengawasan Kawasan Konservasi Raja Ampat Disorot, Tokoh Pemuda Dorong Masyarakat Adat Dilibatkan
Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan
“DDS Tahap I 2025, Rehab Jembatan Wejim Timur Baru Dikerjakan 2026: Warga Minta Inspektorat Turun!”
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 05:17

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD

Jumat, 25 September 2026 - 15:04

Arief Martha Rahadyan Apresiasi Pesan Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko: Pengabdian Harus Selalu Dekat dengan Rakyat

Jumat, 25 September 2026 - 06:22

21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima

Jumat, 25 September 2026 - 03:53

82 Titik Sumur Bor dan Instalasi Air Bersih Bhayangkari Peduli di Aceh Diresmikan

Jumat, 25 September 2026 - 02:37

Kawal Penyampaian Aspirasi Serikat Petani, Polres Aceh Timur Berikan Pelayanan Humanis

Kamis, 24 September 2026 - 15:17

APBD Perubahan Maybrat di Depan Mata, Yongki Kosamah Ajak Masyarakat Kawal Anggaran dari Hulu hingga Hilir

Kamis, 24 September 2026 - 11:16

Diduga Cabuli Anak di Rumah Makan, Pria Paruh Baya di Bitung Ditangkap Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 07:50

Ketua Umum Bhayangkari Resmikan Secara Daring Bantuan Fasilitas Air Bersih Di Gampong Cot Ara Kuta Blang 

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x