Saat Menyamar Sebagai Pembeli Narkoba, Polisi di Bacok

- Editor

Kamis, 24 April 2025 - 16:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

LANGKAT | Tribuneindonesia.com

Salah seorang personel tim Sat Narkoba Polda Sumut mengalami luka luka setelah dibacok diduga bandar Narkoba di Dusun III Desa Pekubuan Kecamatan Tanjungpura Kab.Langkat.

Kasihumas Polres Langkat AKP Rajendra Kusuma ketika dikonfirmasi, Kamis (24/4/25) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan salah seorang Personel Tim Sat Narkoba Polda Sumut Roni Damara Sitepu, 30 tahun.

Dijelaskan, peristiwa itu terjadi, Selasa(22/4/25), saat itu pelapor bersama tim Narkoba Polda Sumut sedang melakukan undercover buy (pembeli terselubung) terhadap seorang bandar narkoba berinisial RA ,28, di sebuah pondok di Dusun III,  Desa Pekubuan Kec.Tanjung Pura Kab. Langkat .

Baca Juga:  Memang Tragis! UPTD SMPN 5 Samalanga Terabaikan, Siswa Belajar di Tengah Ancaman

Pada saat memulai transaksi, tersangka RA curiga terhadap petugas yang menyamar dan melarikan diri ke arah belakang dengan membawa sebuah parang dan membacok petugas kemudian melarikan diri.

Akibat bacokan tersebut, petugas mengalami luka robek di bagian lengan tangan kiri korban.  Pelapor merasa keberatan dan dirugikan kemudian membuat pengaduan/ laporan ke Polsek Tanjung Pura guna proses lebih lanjut sesuai dengan Undang undang yang berlaku di Negara Kesatuan RI.

Kasihumas Polres Langkat AKP Rajendra Kusuma menambahkan peristiwa ini sudah ditangani tim Polres Langkat. “Tim telah melakukan cek TKP, memeriksa saksi saksi dan mencari keberadaan pelaku,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api
Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD
Pengawasan Kawasan Konservasi Raja Ampat Disorot, Tokoh Pemuda Dorong Masyarakat Adat Dilibatkan
Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan
“DDS Tahap I 2025, Rehab Jembatan Wejim Timur Baru Dikerjakan 2026: Warga Minta Inspektorat Turun!”
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 15:56

Pengawasan APIP Ungkap Temuan Rp2,17 Miliar pada 8 Desa Dalam Kabupaten Simeulue

Sabtu, 26 September 2026 - 10:53

Konten Diduga Singgung Agama, Ketua DPP GRPK Laporkan Akun TikTok ke Polda Sumut

Sabtu, 26 September 2026 - 10:41

Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP

Sabtu, 26 September 2026 - 06:53

Buka Pelatihan Paralegal 2026, Wali Kota Hengky Honandar Dorong Penyelesaian Hukum Tingkat Tapak

Sabtu, 26 September 2026 - 06:17

Semangat Pengurus Tinelo Dana-Dana Menggelar Maulid Nabi

Sabtu, 26 September 2026 - 05:47

Sabtu, 26 September 2026 - 05:17

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x