Bupati Bireuen,meninjau Langsung Jembatan Putus di Desa Lawang,Peudada akibat banjir bandang.

- Editor

Rabu, 9 April 2025 - 13:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST meninjau langsung lokasi jembatan putus akibat banjir bandang di Desa Lawang, Kecamatan Peudada. Banjir yang terjadi tadi malam menyebabkan putusnya akses utama masyarakat, sehingga pemerintah daerah bergerak cepat melakukan asesmen dan perencanaan penanganan darurat. Rabu 9 April 2025

Turut hadir dalam peninjauan, unsur Muspika Peudada, Camat Erry Seprinaldi, SSTP, S.Sos, M.Si, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta relawan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Bireuen yang aktif mendukung koordinasi lapangan.

Camat Peudada menyampaikan bahwa masyarakat sangat berharap penanganan segera agar aktivitas warga kembali normal. Harapan tersebut langsung direspons oleh Bupati dengan rencana pembangunan jembatan darurat sebagai solusi cepat.

“Pembangunan jembatan darurat akan dilakukan pada lokasi baru, bergeser sekitar 25 meter ke arah timur dari jembatan yang roboh. Untuk mencapai titik tersebut, harus diterobos jalur pinggiran bukit sejauh 25 meter,” jelas Bupati.

Baca Juga:  Istri HRD, Hj Faridah Adam Beli Baju Baru Lebaran buat Pengungsi Banjir di Bireuen

Bupati juga menegaskan bahwa lokasi semula tidak memungkinkan untuk dibangun kembali karena alur sungai yang semakin meluas dan tanah yang mudah terkikis erosi. “Di lokasi baru, alur sungai berdinding karang, sehingga lebih stabil dan aman untuk pembangunan jembatan darurat,” tambahnya.

Dalam sesi wawancara bersama wartawan di lokasi, Bupati H. Mukhlis menyampaikan bahwa pembangunan jembatan darurat akan segera dilaksanakan menggunakan dana pribadi. “Saya ambil kebijakan ini karena melihat urgensinya. Masyarakat sangat terganggu aktivitasnya, terutama anak-anak yang harus ke sekolah dan ke dayah. Akses pendidikan tidak boleh lama-lama terputus,” tegasnya.

Salah seorang warga, Hasbi (45 tahun), menyambut dengan penuh semangat kehadiran Bupati dan menyampaikan rasa kagum serta harapannya. “Kami dari tadi pagi menunggu, alhamdulillah Pak Bupati hadir langsung. Beliau benar-benar tahu kondisi lapangan dan memberi solusi cepat. Inilah sosok Bupati kami yang paham kondisi rakyat dan menguasai persoalan teknis,” ujarnya.

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal
Rp1,27 Triliun di APBD Perubahan 2026, Wabup Raja Ampat Ajak Semua Pihak Kawal Pembangunan
Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Diduga Tanpa Konfirmasi
Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Ajak Warga Waspadai Hoaks dan Narkoba
Minimalisir Dampak Banjir, BWS Diminta Bangun Tanggul Pengaman Lawe Bula
APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,27 Triliun, Belanja Naik Rp134 Miliar
Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar
Kebakaran Mengganas, Fraksi Demokrat Desak Bupati Siapkan Anggaran Tanggap Darurat
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:29

BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal

Senin, 28 September 2026 - 14:25

Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 18 WNA dalam Sepekan, Diantaranya Terlibat Prostitusi

Senin, 28 September 2026 - 11:08

Rp1,27 Triliun di APBD Perubahan 2026, Wabup Raja Ampat Ajak Semua Pihak Kawal Pembangunan

Senin, 28 September 2026 - 07:57

APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,27 Triliun, Belanja Naik Rp134 Miliar

Senin, 28 September 2026 - 04:58

Kebakaran Mengganas, Fraksi Demokrat Desak Bupati Siapkan Anggaran Tanggap Darurat

Senin, 28 September 2026 - 04:31

Bangun Ekosistem Rantai Pasok SPPG, Polda Metro Jaya Dorong Lapangan Kerja di Muara Gembong

Senin, 28 September 2026 - 03:48

Rp800 Miliar Digelontorkan! Jembatan Layang Enang-Enang Segera Dibangun, Wajah Infrastruktur Bener Meriah Bakal Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 18:38

Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Senin, 28 Sep 2026 - 12:21

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x