Pemanfaatan Tanah Batu sebagai Jalan Trobosan Percepat Pembangunan TMMD Ke-123.

- Editor

Senin, 17 Maret 2025 - 03:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bireuen / Tribuneindonesia.com

Dalam upaya mengatasi tantangan medan dan mempercepat pembangunan infrastruktur, tanah batu yang ada di wilayah desa telah dimanfaatkan sebagai jalan trobosan dalam pembangunan jalan TMMD Ke-123 Kodim 0111/Bireuen. Inovasi ini bertujuan untuk mempermudah akses pengiriman material dan peralatan ke lokasi proyek, sehingga progres pembangunan dapat berjalan lebih efisien. Senin (17/03/2025).

Penggunaan tanah batu sebagai jalan trobosan dilakukan dengan melakukan pembersihan dan perataan area yang sebelumnya sulit diakses. Langkah inovatif ini telah mendapatkan dukungan penuh dari seluruh elemen tim pembangunan, yang menyadari bahwa pemanfaatan sumber daya lokal dapat menghemat waktu dan biaya operasional.

Salah satu anggota Satgas TMMD menyatakan,
“Dengan jalan trobosan yang kami buat dari tanah batu, distribusi material ke lokasi proyek menjadi lebih lancar. Ini sangat membantu kami untuk mempercepat proses pembangunan jalan sehingga nantinya dapat segera dinikmati masyarakat.”

Baca Juga:  Dandim 0111/Bireuen Pimpin Upacara Bendera 17-An

Inisiatif ini tidak hanya mendukung kelancaran proyek TMMD Ke-123, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lokal demi kesejahteraan bersama. Diharapkan, dengan penyelesaian pembangunan jalan yang lebih cepat, aksesibilitas dan mobilitas warga akan meningkat, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.

Program TMMD Ke-123 terus berkomitmen untuk membangun infrastruktur yang bermanfaat, dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, guna mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera.

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 06:54

Jelang 7 November 2026 Pilkades Serentak Warga Agara Sangat Antusias

Rabu, 4 November 2026 - 06:51

H. Ali Amran Komit Tak Main Uang Di Pilkades Kota Kutacane

Rabu, 4 November 2026 - 05:55

Sabu Diblender dan Ganja Dibakar, Kejari Bireuen Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara

Rabu, 4 November 2026 - 04:48

Kapolres Bireuen Ajak Masyarakat Kecamatan Juli Bersatu Berantas Narkotika

Rabu, 4 November 2026 - 03:40

Satlantas Polres Bireuen Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1 Peusangan

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 14:17

Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x