1.423 Pelanggaran Ditindak di Hari Pertama Operasi Patuh Toba 2025, Polda Sumut Ingatkan Disiplin Berlalu Lintas

- Editor

Selasa, 15 Juli 2025 - 10:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan I TribuneIndonesia.com

Sebanyak 1.423 kendaraan ditindak Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara pada hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2025, yang resmi digelar mulai 14 hingga 27 Juli 2025.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan jumlah pelanggaran yang ditindak tahun ini tercatat menurun 10,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana pada 2024 terdapat 1.593 kasus pelanggaran.

“Jumlah itu menunjukkan adanya penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, angka 1.423 pelanggaran tetap menjadi perhatian bersama agar disiplin di jalan raya terus ditingkatkan,” ujar Ferry di Medan, Selasa (15/7/2025).

Ferry menjelaskan, dari total 1.423 pelanggaran tersebut, tindakan yang diambil berupa 873 teguran langsung, 301 tilang manual, 105 tilang melalui ETLE mobile, serta 144 pelanggaran terekam ETLE statis.

Baca Juga:  TNI dan Pemkab Sergai Bersinergi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Oplah Pertanian

Ia menambahkan, Operasi Patuh Toba tidak sekadar fokus pada penindakan hukum, tetapi lebih kepada membangun kesadaran dan disiplin berlalu lintas di kalangan masyarakat.

“Tujuan utama operasi ini adalah membangun kesadaran kolektif, menumbuhkan keteladanan aparat di lapangan yang tetap humanis namun tegas, dan menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Polda Sumut juga mengajak seluruh lapisan masyarakat berperan aktif menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib di Sumatera Utara.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga Sumut tetap aman dan nyaman di jalan raya, demi keselamatan kita semua,” tutup Ferry.

Ilham TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 06:54

Jelang 7 November 2026 Pilkades Serentak Warga Agara Sangat Antusias

Rabu, 4 November 2026 - 06:51

H. Ali Amran Komit Tak Main Uang Di Pilkades Kota Kutacane

Rabu, 4 November 2026 - 05:55

Sabu Diblender dan Ganja Dibakar, Kejari Bireuen Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara

Rabu, 4 November 2026 - 04:48

Kapolres Bireuen Ajak Masyarakat Kecamatan Juli Bersatu Berantas Narkotika

Rabu, 4 November 2026 - 03:40

Satlantas Polres Bireuen Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1 Peusangan

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 14:17

Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x