Wabup: Digitalisasi Keuangan Langkah Penting Perkuat Tata Kelola Fiskal

- Editor

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA I TribuneIndonesia. Com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang mendukung langkah nasional dalam memperkuat digitalisasi keuangan daerah melalui Kapasitas serta Literasi Sinergi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Katalis P2DD).

Digitalisasi keuangan daerah merupakan langkah penting untuk memperkuat tata kelola fiskal dan meningkatkan transparansi pendapatan.

“Inti dari kegiatan (Katalis P2DD) ini adalah mengintegrasikan seluruh sistem keuangan, termasuk pajak dan jaringan pembayaran daerah, agar terkoneksi langsung dengan sistem nasional,” jelas Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS di sela-sela Peluncuran Program Peningkatan Katalis P2DD dalam Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI) dan Indonesia Financial Services Expo (IFSE) 2025 di JICC, Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Sistem tersebut akan mempermudah pemantauan transaksi perpajakan daerah secara real time sekaligus mempercepat proses administrasi bagi dunia usaha.

“Seluruh transaksi pajak dan retribusi akan terhubung dari daerah ke pusat. Ini memudahkan pelaku usaha dalam melakukan pembayaran kewajiban mereka, sekaligus meningkatkan efisiensi pendapatan daerah,” imbuh Wabup.

Namun, Wabup mengemukakan, tantangan yang perlu diatasi, terutama terkait tingkat literasi digital masyarakat.

“Masih ada masyarakat yang belum sepenuhnya melek teknologi. Ini menjadi tugas pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi agar kepercayaan terhadap sistem digital semakin kuat,” sebut Wabup.

Penerapan sistem pembayaran digital yang terintegrasi diharapkan bisa mengurangi potensi kecurangan, margin error, dan human error dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Dengan sistem digital yang terpadu, transaksi menjadi lebih cepat, aman, dan transparan. Ini akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan efisien,” tutur Wabup.

Sebelumnya pada peluncuran program tersebut, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menekankan, pemerintah daerah (Pemda) memiliki peran strategis tidak hanya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan layanan publik, tetapi juga dalam pengelolaan pajak dan retribusi yang lebih transparan dan efisien melalui digitalisasi.

“Dengan Katalis P2DD, digitalisasi daerah bukan sekadar layanan publik dan pertumbuhan ekonomi, tapi juga memperkuat kanal pembayaran digital untuk pajak dan retribusi, meningkatkan literasi transaksi digital, serta akuntabilitas pengelolaan keuangan publik,” terangnya.

Baca Juga:  Api Turun ke Tebing, Tim Gabungan Terkendala Alat! Kebakaran Lonobi Sulit Dijangkau

Di acara yang turut dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar tersebut, Gubernur BI menambahkan, program Katalis P2DD sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan transformasi digital ekonomi dan keuangan secara nasional maupun daerah.

Katalis P2DD difokuskan sebagai wadah pembelajaran dan kolaborasi bagi pemerintah daerah dalam menerapkan digitalisasi keuangan secara adaptif dan terarah.

Gubernur BI menuturkan, hingga saat ini 590 dari 640 Pemda sudah menerapkan digitalisasi, termasuk kanal pembayaran pajak dan retribusi, melalui program percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

Dengan Katalis P2DD, penetrasi digital ini akan diperluas, termasuk dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan meningkatkan literasi digital terkait pajak dan retribusi.

“Program ini akan memperluas penggunaan kanal pembayaran digital, memudahkan wajib pajak dan meningkatkan akuntabilitas keuangan publik, sehingga pajak daerah dapat dikelola lebih transparan dan efisien,” katanya.

Gubernur BI mengajak seluruh lembaga untuk bersinergi mewujudkan ekonomi dan keuangan digital Indonesia yang inklusif, inovatif, dan berdaulat, sekaligus memperkuat pengelolaan pajak dan retribusi daerah melalui Katalis P2DD.

“Melalui FEKDI IFSE 2025, mari wujudkan ekonomi dan keuangan digital Indonesia yang berdaya tahan, inklusif, inovatif, dan berdaulat, sejalan dengan program Asta Cita di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tutupnya.

Hadir pula di acara itu, anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Deputi Gubernur BI, Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Pariwisata dan Telekomunikasi Kemenko Perekonomian, perwakilan kementerian/lembaga, serta perwakilan pelaku industri perbankan dan fintech nasional.

Mendampingi Wabup, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA), Drs Sahlan dan Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan (Renbang) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Bunawan SE.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Momentum HUT ke-36 Bitung: Wali Kota dan Rombongan Tabur Bunga di Pusara Tokoh Pendahulu
Kapolres dan Wakapolres Bitung Hadiri Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Dua Lokasi
Suhartini Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pesan Persatuan Jadi Penekanan
EMPAT QANUN PRIORITAS DISETUJUI, BUPATI MONAS: PERKUAT LANDASAN PEMBANGUNAN DAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT
“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta
PPD 2026 Perencanaan Diuji, Asri Ludin Tambunan di Peringkat Kedua
“Kasatpol PP Raja Ampat Dilaporkan ke Polda, Wartawan Serahkan Bukti Dugaan Ancaman”
Rumah Data Disiapkan, bilangan Nominal Masih Terpecah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:38

Momentum HUT ke-36 Bitung: Wali Kota dan Rombongan Tabur Bunga di Pusara Tokoh Pendahulu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:03

Kapolres dan Wakapolres Bitung Hadiri Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Dua Lokasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:09

Dituduh Beli Solar Ilegal, Tokoh Masyarakat Bitung Ical Mawuntu Buka Suara dan Tunjukkan Dokumen Sah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:43

“Prabowo Rombak Kabinet dan Polri: Suyudi Kapolri, Wahyu Hadiningrat Wakapolri”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:19

Kenaikan Pangkat 14 Personel Kodaeral VIII, Kadispen Kolonel Laut (P) Andreas Suko Turut Resmi Naik Pangkat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:16

Prabowo Dikabarkan Reshuffle Sejumlah Posisi Strategis, Menlu Sugiono Diisukan Masuk Daftar Reshuffle

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:25

EMPAT QANUN PRIORITAS DISETUJUI, BUPATI MONAS: PERKUAT LANDASAN PEMBANGUNAN DAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:03

“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta

Berita Terbaru