BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bireuen akan hbmenyelenggarakan Konferensi ke-VII pada Rabu, (23/7/2025).
Acara yang dijadwalkan berlangsung di Aula Lama Setdakab Bireuen ini akan membahas pergantian kepemimpinan setelah berakhirnya masa bakti pengurus periode 2022–2025 yang dipimpin oleh Ariadi B Jangka.
Akhyar Rizki, Ketua Panitia Pelaksana Konferensi VII, mengatakan persiapan acara sudah hampir selesai. Panitia telah mengundang ratusan tamu dari berbagai kalangan, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan (OKP), hingga tokoh masyarakat dan mitra PWI.
Pada momen pembukaan, PWI juga akan menyerahkan Anugerah Sahabat PWI Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi. Penghargaan ini rencananya akan diserahkan langsung oleh Ketua PWI Aceh beserta jajarannya.
Akhyar menambahkan, sesuai Peraturan Dasar PWI Pasal 27 ayat 2, ada sejumlah persyaratan ketat bagi calon ketua. Mereka wajib melampirkan fotokopi Kartu Tanda Anggota (KTA) PWI warna biru, fotokopi sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Madya, serta Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Selain itu, calon ketua harus membuat surat pernyataan bermaterai yang menyatakan bahwa mereka tidak berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), pengurus partai politik, anggota organisasi sejenis, atau bagian dari tim sukses peserta pemilu.
Calon juga harus sudah menjadi Anggota Biasa PWI setidaknya selama satu tahun dan melampirkan surat keterangan dari perusahaan pers yang menyatakan statusnya sebagai wartawan aktif.
Hingga saat ini, tiga nama telah muncul sebagai kandidat kuat calon ketua. Mereka adalah Fajrizal, yang kini menjabat sebagai Sekretaris PWI Bireuen; Murdeli, seorang anggota PWI Bireuen; dan Ariadi B Jangka, petahana yang ingin kembali memimpin. Panitia optimistis seluruh tahapan konferensi akan berjalan lancar.(*)