Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana 2025: Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana

- Editor

Kamis, 7 Agustus 2025 - 09:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Pemerintah Kabupaten Bireuen menunjukkan komitmennya dalam pengurangan risiko bencana dengan menggelar kegiatan Sosialisasi, Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Daerah Rawan Bencana Tahun 2025, Kamis (7/8/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Bireuen Jaya, secara resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Hanafiah, S.P., CGCAE.

Dalam sambutannya, Pj. Sekda menyampaikan bahwa Kabupaten Bireuen merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi di Provinsi Aceh. Mulai dari banjir, tanah longsor, puting beliung, abrasi pantai, gempa bumi, hingga kebakaran lahan dan pemukiman yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Tercatat pada tahun 2024 terjadi 124 kejadian kebakaran, dan hingga 4 Agustus 2025, jumlah tersebut meningkat menjadi 128 kejadian. Ini tentu menjadi peringatan serius bagi kita semua,” tegas Hanafiah.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah narasumber berkompeten, termasuk perwakilan dari BMKG, yakni Ramos Lumbang Tobing, M.Si, yang turut memberikan materi tentang potensi dan karakteristik bencana berdasarkan data klimatologi dan geofisika terkini.

Pj. Sekda menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan amanat Permendagri Nomor 101 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar Sub Urusan Bencana, khususnya terkait pelayanan informasi rawan bencana melalui sosialisasi dan edukasi.

“Penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga melibatkan semua unsur, mulai dari pemerintah desa, masyarakat, hingga pihak swasta. Ini adalah tugas bersama yang harus dilaksanakan secara terpadu dan sistematis,” ujar Hanafiah.

Baca Juga:  Terkait PAW Dalam Organisasi Lembaga lkpk Atas Nama Agus Srikandi Cacat Hukum 

Selain itu, ia juga memaparkan bahwa Pemkab Bireuen telah mengambil langkah konkret dengan menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 34 Tahun 2024 tentang Kajian Risiko Bencana Kabupaten Bireuen 2024–2028, serta telah menyusun Rencana Penanggulangan Bencana 2025–2029 yang dalam waktu dekat akan ditetapkan.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat perhatian serius, mengingat saat ini Bireuen sedang menghadapi musim kemarau yang panjang. Dampaknya tidak hanya pada kekeringan lahan pertanian dan kesulitan air bersih, tapi juga tingginya risiko kebakaran hutan dan lahan.

Di akhir sambutannya, Pj. Sekda mengajak seluruh peserta sosialisasi, terdiri dari para keuchik, camat, perangkat desa, dan tokoh masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini secara serius agar mampu menjadi ujung tombak edukasi kebencanaan di gampong masing-masing.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana Tahun 2025, dengan resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat Kabupaten Bireuen, serta memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana ke depan.

Berita Terkait

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
UBHARA JAYA RAYAKAN DIES NATALIS KE-31, 497 LULUSAN DILANTIK  
GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?
Eks GAM Denmark: Aceh Harus Melegalisasi Izin Tambang Emas Rakyat
WANITA: YANG MEMBENTUK ARAH KEHIDUPAN
MENYAMBUT INDONESIA EMAS 2045: WISUDA DIES NATALIS KE-31 UBHARA JAYA
Arief Martha Rahadyan: Menatap Pasar Eropa, IEU-CEPA Momentum Perluas Pasar Ekspor
Akreditasi RSUD dr. Fauziah, Wabup Tekankan Pelayanan Aman dan Bermutu
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:55

Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Selasa, 29 September 2026 - 13:34

Target Pendapatan Naik, Saparuda IB Soroti Kemampuan Keuangan RSUD Datu Beru

Selasa, 29 September 2026 - 12:20

Job Fair 2026. Lowongan Terbuka, Kompetensi Masih Jadi Soal

Selasa, 29 September 2026 - 08:07

Pasca Bencana, Anggaran Setdakab Aceh Tengah Bertambah Rp4,3 Miliar, Abdan Sakura Soroti Sejumlah Pos Belanja

Selasa, 29 September 2026 - 07:25

GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?

Selasa, 29 September 2026 - 05:22

Selamat datang Peserta Pendidikan dan Pelatihan Laskar Gerindra Kabupaten Simeulue Tahun 2026.

Selasa, 29 September 2026 - 04:42

APBK-P Aceh Tengah 2026 Naik Rp121 Miliar, Aktivis Gayo Pertanyakan Arah Kebijakan Pemulihan Pascabencana

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Job Fair 2026. Lowongan Terbuka, Kompetensi Masih Jadi Soal

Selasa, 29 Sep 2026 - 12:20

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x