Pidie|Tribuneindonesia.com
Sigli- SMA Negeri 2 Delima kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter dan wawasan kebangsaan siswa melalui kegiatan kunjungan edukasi sejarah. Kali ini, siswa kelas XII IPS diajak untuk mengenal langsung jejak sejarah dan perjuangan tokoh-tokoh Aceh di sejumlah situs bersejarah di Kabupaten Pidie, Selasa (26/8/2025).
Kegiatan dipimpin oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Delima, Bapak Ramli, S.Pd.I., M.A, dan didampingi oleh Guru Sejarah, Ibu Zaitun Munar, S.Pd. Dalam kunjungan ini, siswa berkesempatan mengunjungi beberapa lokasi bersejarah,yaitu:
1. Makam Tgk. Muhammad Daud Beureueh, mengenang jasa dan perjuangan tokoh kharismatik Aceh yang berperan penting dalam perjalanan sejarah bangsa.
2. Memorial Living Park, sebuah media pembelajaran sejarah yang menghadirkan nilai-nilai perjuangan masyarakat Aceh secara hidup dan interaktif.
3. Masjid Tgk.Chik di Pasi Guci Rumpong, masjid bersejarah yang menjadi warisan peradaban Islam di Aceh.
Menurut Bapak Ramli, kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengenalkan sejarah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kebanggaan budaya, dan karakter kepemimpinan pada generasi muda.
Belajar sejarah tidak cukup hanya dari buku. Melalui kunjungan langsung ke situs-situs bersejarah, siswa dapat merasakan makna perjuangan para tokoh dan mengambil teladan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ibu Zaitun Munar menambahkan bahwa pembelajaran kontekstual seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran sejarah dan memperkuat identitas budaya di kalangan siswa.
Dengan adanya kegiatan ini, SMA Negeri 2 Delima semakin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan penghargaan terhadap warisan budaya Aceh.