Pemerintahan Gampong Cot Gapu Amburadul, Padahal Keberadaannya Di Pusat Pemerintahan Bireuen

- Editor

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen | tribune Indonesia.com 

Walaupun di Keberadaan Gampong Cot Gapu Kecamatan Kota Juang Bireuen, berdiri Instansi Vertikal dan merupakan pusat pemerintahan bireuen tidak menjamin gampong tersebut bagus malah pemerintahan gampongnya amburadul hal itu langsung di sampaikan salah seorang tokoh masyarakat dan mantan Tuhapeut gampong setempat Suherman kepada media ini, pada Sabtu (18/1/2025).

Kata Suherman , semasa dia menjabat sebagai tuhapeut di gampong setempat sejak tahun 2019-2022 setiap pertanggung jawaban (LPJ) anggaran gampong sampai sekarang belum diselesai. semenjak M.Nasir Abdullah menjabat Keuchik Gampong Cot Gapu

di tambah lagi Apabila ada perangkat gampong yang tidak sesuai dan sering bertanya mengenai anggaran Gampong, sang Keuchik M.Nasir Abdullah langsung menyingkirkan perangkat gampong tersebut, dianggap tidak bisa kerja, karena ada masyarakat yang melakukan Komplen, makanya semenjak M.Nasir Abdullah menjabat sebagai Keuchik di Gampong Cot Gapu perangkat gampong tidak bertahan lama , sebentar bentar di ganti ( Otoriter).

Untuk Kadus ( Kepala Dusun ) Timur di Jabat oleh Muhammad Verianda tapi menjalankan roda pemerintahan kepala dusun timur orang tua nya bernama Amirullah , sedangkan yang di SK sebagai Kadus Timur oleh Keuchik
M.Nasir Abdullah adalah Muhammad Verianda.

Dan pengambilan gaji Kadus timur tersebut setiap 3 bulan sekali sebesar Rp. 3 Juta yang mengambilnya malah orang tuanya sendiri bernama Amirullah Bukan Muhammad Verianda, sudah lama berlangsung seperti itu dan baru ini kami tahu dan kami merasa tertipu .

Maka atas kejadian tersebut warga dusun timur, sudah ada kandidat untuk dicalonkan menjadi Kadus timur yang baru, namun tidak di laksanakan oleh Keuchik M.Nasir Abdullah
Padahal saya selaku tokoh masyarakat setempat sudah menghadap kepada camat kota juang., dan pada saat itu camat kota juang sudah menganjurkan agar keuchik setempat untuk mengadakan pemilihan Kadus Timur baru dan di beri waktu selama seminggu.

Baca Juga:  Bos Penimbunan Gas Elpiji Oplosan di Banda Aceh Dilepas, Warga Pertanyakan Penegakan Hukum

Karena warga Dusun Timur tidak suka lagi kepada Kadus Timur Muhammad Verianda bila ada kasus kasus mesum di dusun setempat langsung di 86 kan tanpa melalui musyawarah, ucap Suherman.

Iwan Inanda tokoh masyarakat dan mantan tuhapeut gampong setempat kepada media ini membenarkan apa yang di sampaikan oleh Suherman .

Kata Iwan Inanda kalau memang tidak percaya apa yang kami sampaikan silahkan inspektorat dan Kejari Bireuen turun ke Gampong kami untuk mengaudit karena masyarakat sudah melihat yang gak benar .

Anggaran gampong ( Dana Desa ) Di gampong banyak menyimpang , kami berharap inspektorat dan Kejari Bireuen untuk periksa dan mengaudit anggaran gampong kami, apalagi gampong kami berdiri pusat kantor pemerintah dan instansi vertikal, seharusnya gampong kami bersih bebas dari dugaan Korupsi agar bisa menjadi contoh untuk gampong lain yang ada di Kabupaten Bireuen, pungkas Iwan .

Keuchik Gampong Cot Gapu M.Nasir Abdullah
Ketika di konfirmasi oleh awak media ini ketika di tanya kenapa gaji Kadus timur Muhammad Verianda diambil oleh orang tuanya Amirullah
Dan saat itu Keuchik M.Nasir Abdullah menjawab Karena di perbantukan oleh orang tua nya Muhammad Verianda berarti untuk gaji nya mereka bagi dua .

Kata Keuchik M.Nasir Abdullah begitu juga dengan laporan anggaran gampong sudah selesai saya laporkan kepada tuhapeut, sebutnya.
(Umar A Pandrah).

Berita Terkait

H. Syaripuddin Nasution Apresiasi Gerakan Pangan Murah di Deli Serdang
Kinerja Kapolri Buruk, DPD IMM Aceh Desak Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Polri
Kejari Pidie Gelar Donor Darah, Pemeriksaan Kesehatan, dan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dalam Rangka Hari Lahir Kejaksaan ke-80
Kejari Bireuen Terima Tersangka Dan Barang Bukti Perkara psikotropika Jenis Tramadol Dari BBPOM Aceh
Empat Perangkat Desa Dayah Baro Divonis Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Desa.
Kejaksaan Negeri Pidie Komitmen Bersihkan Korupsi, Empat Terdakwa Dituntut Hukuman Penjara
LPPAS RI Soroti Dugaan Setting Lelang Proyek Rp11,8 Miliar di Sumut
RS Columbia Asia & Generali Diduga Sandera Pasien Dua Hari Tanpa Obat, Aktivis Kecam: “Penyiksaan Berkedok Baju Putih!”
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:59

Babinsa Pos Ramil Peusangan Selatan Jalin Anjangsana Bersama Warga di Desa Lueng Kuli

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:56

Babinsa Koramil Samalanga Gelar Komsos Bahas Keamanan Desa di Menasah Puuk.

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:51

Babinsa Koramil 06/Peusangan Jalin Keakraban Lewat Komsos di Desa Tanjong Nie.

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:47

Babinsa Kuta Blang Ajak Tokoh Pemuda Bahas Kamtibmas di Desa Tingkem Mayang.

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:45

Babinsa Posramil Kuala Ajak Warga Desa Cot Unoe Dukung Ketahanan Pangan 

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:44

Babinsa Koramil 09/Makmur Ajak Warga Waspada Penipuan Lewat Komsos di Desa Ule Gle.

Minggu, 31 Agustus 2025 - 03:23

Polres Pidie Jaya Fasilitasi Mediasi Sengketa Ternak, Perdamaian Jadi Jalan Tengah

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:17

Kota Bitung Perkuat Kohesi Sosial Melalui Doa Lintas Agama

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Bobby Nasution Tebar Sembako untuk Ojol dan Warga Medan

Minggu, 31 Agu 2025 - 07:50

Headline news

NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR

Minggu, 31 Agu 2025 - 07:28

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x