Patriot Hadir Demi Ibu Pertiwi: Membuka Kembali Tabir Kejayaan Indonesia

- Editor

Sabtu, 6 September 2025 - 05:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Zulsafri

TribuneIndonesia.com

Keheningan seakan menyelimuti kota dan desa di seluruh nusantara, ketika langkah seorang patriot sejati mulai menggema. Ia hadir dengan ikhtiar mengembalikan nilai-nilai luhur kebangsaan yang telah lama terpatri dalam jiwa bangsa Indonesia. Di tengah kegelisahan rakyat akan hadirnya sosok pemimpin yang benar-benar menyatu dengan tanah air, lahirlah harapan baru dari rahim Ibu Pertiwi.

Tatapan kosong masyarakat yang gelisah kini berangsur berubah menjadi optimisme. Indonesia kembali dipimpin oleh seorang anak bangsa yang memiliki darah dan jiwa yang berpadu erat dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tidak berlebihan jika kita menyebut Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai bagian yang tak terpisahkan dari eksistensi bangsa ini. Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga pembangunan, TNI telah menjadi tulang punggung negara.

Hubungan antara TNI dan bangsa Indonesia bagaikan ikatan darah yang mustahil dipisahkan. Jika salah satu tercerabut, maka akan muncul luka kebathinan yang mendalam. Oleh karena itu, menjadi sebuah keniscayaan bahwa bangsa ini tidak boleh jauh dari kekuatan sedarahnya: TNI.

Alhamdulillah, patut kita syukuri bahwa kini Indonesia dipimpin oleh seorang purnawirawan TNI, Presiden Prabowo Subianto. Ia dilantik secara sah berdasarkan konstitusi, dan hingga saat ini telah mengemban amanah sebagai kepala negara serta kepala pemerintahan. Prabowo hadir sebagai harapan besar rakyat Indonesia untuk mewujudkan pembangunan yang merata, adil, dan berkeadilan sosial.

Kejayaan Indonesia bukanlah sebuah romantisme sejarah, melainkan kenyataan yang pernah dirasakan pada era kepemimpinan Presiden Soeharto maupun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pada masa itu, stabilitas bangsa dan negara tercermin dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat. Meski demikian, penghargaan tetap kita berikan kepada seluruh presiden Indonesia yang telah menorehkan pengabdian terbaiknya.

Baca Juga:  FEIBC Merayakan Kehangatan Keluarga dan Semangat Bangsa dalam Gathering Oktober 2025: Feiby Josefina Pimpin Semangat 'Fun, Elegant, Inspiring'

Namun, ada ciri khas tersendiri dari pemimpin yang lahir dari rahim TNI: patriotisme yang mendarah daging. Nilai ini membuat mereka lebih konsisten dalam menjaga komitmen kebangsaan dan menjalankan amanah konstitusi. Tidak berlebihan bila kita berharap kepemimpinan yang lahir dari TNI mampu memberikan arah yang lebih tegas, terukur, dan konsisten demi kejayaan bangsa.

Konstitusionalitas bernegara Indonesia sejatinya menuntut kepemimpinan yang memastikan rakyat tidak dirugikan. Siapapun presiden yang berdarah satu dengan NKRI, ia akan senantiasa konsisten menunaikan tanggung jawab berbangsa dan bernegara. Inilah bentuk tanggung jawab luhur yang akan melahirkan keadilan serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

Pengalaman masa lalu membuktikan, kepemimpinan yang lahir dari kalangan militer seperti Soeharto dan Susilo Bambang Yudhoyono membawa stabilitas dan kejayaan tersendiri. Kini, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, rakyat kembali menaruh harapan yang sama.

Kegelisahan panjang masyarakat Indonesia diyakini akan segera menemukan titik terang. Presiden Prabowo hadir bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai patriot yang menunaikan perintah undang-undang dasar: memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan menjaga kedaulatan NKRI. Dengan tekad yang kuat serta semangat patriotisme yang mengakar, Indonesia insya Allah akan kembali menapaki jalan kejayaan.

Berita Terkait

Cahaya Ampunan Menyambut Ramadan
Infrastuktur maju, daerah tumbuh. Pemimpin dituntut fokus, transparan, dan konsisten
Seruan Aksi Menguat, Mahasiswa Kepung DLH Deli Serdang, Gaungkan #ReformasiPolri
Dari Keraguan ke Kepercayaan: Suara Warga Mengantar RSU Cut Mutia Menjadi Pilihan Utama di Langsa
Menjaga Marwah Profesi: Jurnalis Harus Tepat Memahami Istilah dan Fungsi Kerja
Memahami Intrakurikuler, Kokurikuler, dan Ekstrakurikuler: Pilar Penting Pendidikan di Sekolah
Polri di bawah Presiden menguatkan hati, pikiran, dan kerja
Hati-Hati pada Senyum yang Terlalu Manis
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:09

Pemkab Deli Serdang Gandeng UNPAB, Kutalimbaru Disiapkan Jadi Pusat Inovasi Teknologi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 05:27

Satu Tahun Haili Yoga–Mukhsin Hasan, Pemkab Aceh Tengah Klaim Perbaikan Tata Kelola

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:58

Jembatan ikonik Resmi Dibuka, Hamparan Perak Kini Melaju Kencang Menuju Pusat Pertumbuhan Baru

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:37

Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS dan Polres Aceh Tenggara Hadirkan Senyum Anak Lewat Trauma Healing Pasca Banjir di Desa Penungkunan

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:23

Pengunjung IIMS 2026 Kaget! Ternyata Bisa Urus Ini Sekalian di Lokasi

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:51

Arief Martha Rahadyan Apresiasi Penguatan Kendali Alih Fungsi Lahan oleh Pemerintah

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:43

KPHP GUNONG DUREN LAKUKAN PENGAWASAN AKTIVITAS TAMBANG TIMAH DI KAWASAN HUTAN PRODUKSI SENUSUR SEMBULU

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:17

Pemkab Deli Serdang Perkuat Kepedulian Sosial dan Syiar Keagamaan di Galang

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemkab Deli Serdang Gandeng UNPAB, Kutalimbaru Disiapkan Jadi Pusat Inovasi Teknologi

Sabtu, 14 Feb 2026 - 15:09

Headline news

Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik

Sabtu, 14 Feb 2026 - 12:49

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x