Panitia Grand Opening Festival Budaya Menyambut HUT RI Ke-80 Sebut Masyarakat Aceh Tenggara Lebih Penting Hiburan

- Editor

Minggu, 17 Agustus 2025 - 05:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane | TribuneIndonesia.com

Anggaran kegiatan Grand Festival yang digelar di Kabupaten Aceh Tenggara menuai tanda tanya. Pasalnya, hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait jumlah dan alokasi dana yang digunakan dalam acara tersebut.
16/8/2025

Sejumlah wartawan yang mencoba mengkonfirmasi langsung kepada pihak panitia tidak mendapat jawaban memadai.

Ketertutupan informasi ini menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. “Kalau memang anggarannya jelas dan sesuai aturan, mengapa tidak dipublikasikan? Ini kan untuk konsumsi publik, apalagi menggunakan uang negara,” ujar seorang warga Kutacane yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat mendorong transparansi penggunaan anggaran pada setiap kegiatan besar, agar tidak menimbulkan kecurigaan.

Desakan terhadap
Keterbukaan informasi publik bukan hanya kewajiban moral, tapi juga diatur oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Jika benar anggaran Grand Festival bersumber dari APBD, maka panitia pelaksana wajib mempublikasikannya secara terbuka. Menutup akses informasi justru menimbulkan kesan buruk, seolah ada sesuatu yang disembunyikan.

“Kalau kegiatan ini menggunakan dana APBD, maka wajib dibuka ke publik. Jangan sampai masyarakat hanya tahu acaranya meriah, tapi tidak tahu berapa uang yang digelontorkan,” tegasnya.

Baca Juga:  Ungkap Kasus Curanmor, Polres Bireuen Tangkap 4 Pelaku

Masyarakat pun menuntut keterbukaan agar anggaran ini bisa dipertanggungjawabkan

Melalui via WhatsApp,dari
Jam 17:27 wib ,baru jam 19:00 wib Panitia Grand Opening Festival Budaya menjawab, Menyambut HUT RI ke-80 inisial (Bas) menyampaikan, anggaran terpakai lebih kurang 400 juta rupiah, biaya mendatangkan artis Ervan Ceh Kul sekitar 25 juta rupiah, beda hotel. Sementara untuk artis ibukota seperti Faul diperkirakan sekitar 80 juta rupiah, beda hotel dan tiket pesawat, ujarnya

Lebih lanjut ia mengatakan, “kalau sewa show itu tanyakan langsung kepada Erwin Arsad, soal biayanya dari mana itu sudah jelas dari pak Muslim Ayub. Kalau dibagi untuk rakyat uang yang hanya sekitar 400 juta rupiah itu mau berapa dapat satu orang, sementara rakyat Aceh Tenggara sekarang lebih kurang sekitar 180 ribu orang, kan lebih baik diadakan hiburan setahun belum tentu sekali dibikin. Kita tahu semua bahwasanya rakyat kita haus dengan hiburan” pungkasnya

( Syah Putra )

Berita Terkait

Dana Desa Rikit Bur II Rp646 Juta, Tapi Rp300 Juta Tak Jelas Jejaknya .
Skandal “Dana Gaib” Rikit Bur II: Rp300 Juta Menguap dari Rincian Publik?
Masyarakat Bireuen Kembali Mendapat Bantuan Sembako Dari HRD dan PKB Peduli
Jasa Raharja DKI Bersama Satlantas dan Sudinhub Gelar Ramcheck Bus di Terminal Tanjung Priok
Tingkatkan Kapasitas First Responder, Bidlabfor Polda Sulut Gelar Pelatihan di Manado
Jelang Ramadhan, HRD Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tengah
Menelusuri Jejak Pasukan Tulungan: Aliansi Militer Minahasa dalam Perang Jawa
Drama Tangsi Teling: Saat Merah Putih Biru Dirobek Menjadi Sang Saka di Tanah Minahasa
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:47

Bantah Tuduhan Surat Palsu, Pihak Desa Pagar Merbau I Tegaskan Dokumen untuk Cagar Budaya

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:43

Dumas Proyek Fiktif Desa Aras Kabu memanas! DPW P2BMI Sumut desak Kejari Deli Serdang Serius bongkar dugaan

Senin, 9 Februari 2026 - 03:10

Dugaan Suap Proyek RSUD Djoelham Binjai, Rp300 Juta Disebut Menguap Tanpa Pekerjaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:14

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:07

Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:10

Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:18

Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:52

Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x