Oknum Kades Mesum di Tempat Umum, GOWI: Kadis DPMPD Pandeglang Bukan Tak Tahu, Tapi Tutup Mata!”

- Editor

Kamis, 9 Oktober 2025 - 00:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG|TribuneIndonesia.com 

Masyarakat Pandeglang kembali dikejutkan oleh ulah memalukan seorang oknum kepala desa di wilayah Kecamatan Munjul. Dalam sebuah video yang beredar luas, tampak sang kades tengah berbuat mesum dengan seorang perempuan yang diduga kuat bukan istri sahnya.

Yang lebih menjijikkan, aksi tak senonoh itu dilakukan di dalam mobil yang terparkir di area terbuka, di mana masyarakat sekitar berpotensi melihat secara langsung. Rekaman video yang diterima redaksi memperlihatkan dengan gamblang tindakan amoral tersebut — menimbulkan kemarahan dan rasa malu mendalam bagi masyarakat Pandeglang.

Saat dimintai konfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait rencana konferensi pers yang akan digelar Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) DPC Pandeglang, oknum kades itu justru menulis pesan panjang bernada religius seolah berusaha memutarbalikkan keadaan.

“Terima kasih atas saran dan petunjuknya wahai guruku. Jangan khawatir dengan takdir dan rezeki… Keluarga kecil dan keluarga besar saya sudah hancur karena persoalan itu… Haturnuhun,” tulisnya.

Jawaban itu justru memicu amarah publik. Bagi masyarakat dan insan pers, dalih religius bukan alasan untuk membenarkan perbuatan bejat. Apa yang dilakukan bukanlah “ujian hidup”, melainkan aib publik yang mencoreng jabatan dan moral seorang pemimpin desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang) terkesan enggan memberikan tanggapan tegas.

“Langsung ke Kabid Pemerintahan Desa saja, Pak,” tulisnya singkat melalui WhatsApp.

Namun hingga berita ini diterbitkan, Kabid Pemerintahan Desa juga belum memberikan klarifikasi.
Sikap bungkam dan saling lempar tanggung jawab ini membuat publik semakin geram.

Ketua GWI DPC Pandeglang, Raeynold Kurniawan, menilai bahwa Kadis DPMPD Pandeglang bukan tidak tahu, tetapi justru memilih tutup mata terhadap persoalan ini.

“Kami menilai Kadis DPMPD Pandeglang bukan tidak tahu, tapi pura-pura tidak tahu. Ini bentuk pembiaran! Seolah ada upaya menutup-nutupi aib pejabat desa. Kalau dinas yang membina saja diam, bagaimana masyarakat bisa percaya pada penegakan etika aparatur desa?” tegas Raeynold dengan nada tinggi.

Baca Juga:  Ketua PENA PUJAKESUMA dan Ketua PEPABRI Aceh Tamiang Imbau Masyarakat Jaga Persatuan, Jangan Terprovokasi

Gabungan Organisasi Wartawan Indonesia (GOWI) yang terdiri dari Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) dan Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) DPC Pandeglang, mengecam keras perilaku bejat oknum kades tersebut sekaligus menyoroti lemahnya sikap pemerintah daerah. Kamis (09/10/2025)

“Ini bukan ujian, tapi aib publik! Oknum kades itu jelas merusak kehormatan dan martabat pemerintah desa. Kami mengutuk keras tindakan bejat ini dan menuntut agar Bupati Pandeglang segera mengambil langkah tegas!” ujar Raeynold.

Sementara Jaka Somantri, Sekjen AWDI DPC Pandeglang, menegaskan bahwa tindakan amoral tersebut tidak hanya melanggar norma agama dan etika, tetapi juga melanggar hukum pidana.

“Pasal 281 KUHP jelas mengatur sanksi pidana bagi siapa pun yang melakukan perbuatan asusila di muka umum. Ancaman hukumannya bisa sampai dua tahun delapan bulan penjara. Ini bukan isu moral biasa — ini pelanggaran hukum dan tanggung jawab publik,” tegas Jaka.

Menurut GOWI, tindakan amoral itu juga melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang mewajibkan kepala desa menjaga kehormatan jabatan dan menjunjung tinggi etika pemerintahan.

“Kalau moral sudah runtuh, bagaimana bisa memimpin rakyat? Kami minta Bupati Pandeglang dan Inspektorat bertindak tegas. Jangan lindungi pelaku di balik jabatan!” tambahnya.

Kini, masyarakat menunggu apakah Pemerintah Kabupaten Pandeglang berani menegakkan integritas dan menindak bawahannya yang mencoreng nama baik daerah, atau justru membiarkan moral pemerintahan desa hancur di depan mata publik.

Rakyat sudah muak dengan pemimpin yang berlindung dib balik ayat ketika tertangkap basah berbuat mesum.
Pemimpin sejati memberi teladan — bukan menebar aib.
Dan ketika moral telah jatuh serendah itu, tak ada lagi alasan bagi seorang kepala desa untuk tetap duduk di kursi jabatan.”(Tim/red)

Berita Terkait

Sambut HUT ke-81 TNI, Prajurit Gabungan di Manado Gelar Ziarah Nasional di TMP Kairagi
Dituduh Beli Solar Ilegal, Tokoh Masyarakat Bitung Ical Mawuntu Buka Suara dan Tunjukkan Dokumen Sah
Suhartini Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pesan Persatuan Jadi Penekanan
“Prabowo Rombak Kabinet dan Polri: Suyudi Kapolri, Wahyu Hadiningrat Wakapolri”
Kenaikan Pangkat 14 Personel Kodaeral VIII, Kadispen Kolonel Laut (P) Andreas Suko Turut Resmi Naik Pangkat
Prabowo Dikabarkan Reshuffle Sejumlah Posisi Strategis, Menlu Sugiono Diisukan Masuk Daftar Reshuffle
EMPAT QANUN PRIORITAS DISETUJUI, BUPATI MONAS: PERKUAT LANDASAN PEMBANGUNAN DAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT
“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:52

Minimalisir Dampak, Tahunan, Pemkab Agara Keruk Sungai Kali Bulan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:28

Kapten Inf Agam Akmal Satukan Personel, Persit, dan Pemuda dalam Pengajian Rutin di Jangka Buya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:39

RSUD Langsa Jadi yang Tertinggi dalam Capaian Pemeriksaan Viral Load se-Aceh

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:35

Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Wali Kota Bitung Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:57

Bantuan Korban Kebakaran dari Pemerintah Aceh di Duga di Sunat Oknum Pejabat Dinas Sosial Agara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:54

Lapas Lhoksukon Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:46

Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Bireuen Tingkatkan Kapasitas Pembudidaya Ikan Kecil Lewat Sosialisasi CBIB

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:03

“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

RSUD Langsa Jadi yang Tertinggi dalam Capaian Pemeriksaan Viral Load se-Aceh

Jumat, 2 Okt 2026 - 09:39

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x