Nakes Masih Mogok Kerja, Sejumlah Ruang Rawat Inap RSUD Datu Beru Tak Difungsikan

- Editor

Minggu, 25 Januari 2026 - 04:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selasar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon ( Foto TribuneIndonesia / Erwin)
Selasar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon ( Foto TribuneIndonesia / Erwin)

Takengon — Sejumlah ruang rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru, Takengon, Aceh Tengah, terpaksa tidak difungsikan menyusul aksi mogok kerja yang masih dilakukan oleh sebagian tenaga kesehatan (nakes).

Kebijakan tersebut diambil manajemen rumah sakit sebagai langkah efisiensi akibat keterbatasan tenaga medis yang saat ini tengah melakukan aksi mogok kerja. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk tuntutan pembayaran jasa medis yang dinilai belum terpenuhi.

Lantai dua Ruangan Rengali RSUD Datu Beru (Foto TrubuneIndonesia/Erwin)
Lantai dua Ruangan Rengali RSUD Datu Beru (Foto TrubuneIndonesia/Erwin)

“Tenaga kesehatan melakukan mogok kerja terkait tuntutan pembayaran jasa medis. Untuk mengoptimalkan pelayanan yang ada, manajemen RSUD Datu Beru melakukan efisiensi penggunaan ruangan,” ujar pihak manajemen RSUD Datu Beru yang engan identitas nya di ketahui kepada Line1News, Minggu 25 Januari 2026.

Meski demikian, pihak rumah sakit memastikan bahwa pelayanan terhadap pasien yang saat ini menjalani perawatan masih dapat berjalan dengan baik. Manajemen menilai jumlah tenaga medis yang masih bertugas masih mampu menangani pasien yang dirawat.

Baca Juga:  Kualanamu Buka Penerbangan Langsung ke Abu Dhabi

“Dengan jumlah pasien yang dirawat hingga saat ini, pelayanan masih dapat dilakukan secara optimal oleh manajemen rumah sakit,” tambahnya.

Pihak rumah sakit juga menegaskan bahwa hingga sejauh ini aksi mogok kerja tersebut belum berdampak signifikan terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Diketahui, aksi mogok kerja tenaga kesehatan di RSUD Datu Beru dilakukan sebagai bentuk tuntutan pembayaran jasa medis sesuai hak mereka. Aksi tersebut telah berlangsung selama dua hari, terhitung sejak Sabtu (24/1/2026) hingga Minggu (25/1/2026).

Berdasarkan pantauan line1News di lokasi, aktivitas di lingkungan RSUD Datu Beru tampak tidak terlalu ramai. Selain itu, tidak terlihat adanya aktivitas berkumpul atau aksi terbuka dari tenaga kesehatan yang melakukan mogok kerja di area rumah sakit.

Berita Terkait

Rutan Kelas I Medan Luncurkan LAKOSTE, Layanan Kunjungan Naik Kelas
Ketua DPW P2BMI Tantang Camat Pagar Merbau Buka-Bukaan di Polresta, Dugaan Tanda Tangan di SK Tanah Eks PTPN Menguat
Aksi Mogok Nakes RSUD Datu Beru Disorot GMNI: Etika Profesi, Pelayanan Publik, dan Potensi Pelanggaran Hukum
Kepala Ruangan Rawat Inap RSUD Datu Beru Khawatir Pelayanan Pasien Tak Maksimal Akibat Mogok Nakes
HMI dan GMNI Aceh Tengah Desak Bupati Evaluasi Manajemen RSUD Datu Beru
Buktikan Zero Ponsel Bukan Sekadar Slogan, Rutan Kelas I Medan Gagalkan Enam Penyelundupan HP
Belum Genap Setahun, Tiga Pekerja Tewas di PLTU Kelolaan PLN NPS
SMAN 2 Delima: Perkuat Pendidikan Karakter dan Spiritualitas Siswa 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 07:49

Putusnya Jembatan Gantung Akibat Banjir, Warga Dusun Alue U Balee Panah Masih Terbatas Akses

Senin, 26 Januari 2026 - 03:54

Kualitas APAR Bermasalah, Insiden Panel Listrik di Kawasan Sari Malalugis Nyaris Berujung Petaka

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:15

Nakes Mogok Kerja, Pasien Anak Terpaksa Dirawat di Selasar RSUD Datu Beru

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:37

​Personel Polsek KPS Bitung Pererat Sinergi dengan Pekerja Pelabuhan

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:26

Arizal Mahdi: Para Pengkritik Kebijakan Pemkab Bireuen Perlu Memahami Mekanisme Pemerintah

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:24

Dari Lembaran Kitab Menuju Hadirat Kekasi

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:16

​Respon Cepat TNI AL, Tim Medis Kodaeral VIII Selamatkan Warga Melonguane Lewat Jalur Laut

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:20

Hukuman Mati Terdakwa Pembunuhan  Tewaskan 5 Orang di Aceh Tenggara

Berita Terbaru

Kriminal

Spesialis Pencuri Sparepart Motor Diringkus Dini Hari

Senin, 26 Jan 2026 - 09:25