Miris! Setahun Menikah dan Telah Memiliki Anak, Seorang Ibu di Deli Serdang Mengaku Ditinggalkan Suami Tanpa Nafkah

- Editor

Selasa, 2 Juni 2026 - 02:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TribuneIndonesia.com I Batang Kuis-Nestapa yang dialami Dwi Khairunisa, warga Dusun V Jalan Kebun Sayur, Desa Tanjung Sari, menjadi potret pilu dari sebuah rumah tangga yang seharusnya dibangun atas dasar kasih sayang dan tanggung jawab. Setelah menjalani pernikahan selama satu tahun dan dikaruniai seorang anak, Dwi mengaku ditinggalkan suaminya, Daniel Hamonangan Gultom, yang disebut tidak lagi memberikan nafkah kepada istri maupun anak mereka.

tidak hanya persoalan nafkah, Dwi juga mengaku harus menanggung beban psikologis akibat berbagai pernyataan yang dinilai menyakitkan dari suaminya. Ia menyebut Daniel diduga menyebarkan informasi kepada masyarakat bahwa anak yang dilahirkannya bukan merupakan anak kandungnya.

tuduhan tersebut, menurut Dwi, telah melukai harga dirinya sebagai seorang ibu sekaligus mencoreng nama baik keluarganya di tengah lingkungan tempat tinggal mereka. Situasi itu semakin memperburuk kondisi emosional yang telah lama ia rasakan sejak hubungan rumah tangganya mulai mengalami keretakan.

“Saya sangat terpukul. Suami saya sudah tidak memberikan nafkah kepada saya dan anak. Yang lebih menyakitkan, dia melontarkan kata-kata yang tidak pantas kepada saya dan keluarga saya,” ujar Dwi saat ditemui, Senin (1/6/2026).

Menurut pengakuannya, sikap suaminya telah berubah sejak masa kehamilan. Bahkan ketika dirinya sedang mengandung dan mendekati proses persalinan, Daniel disebut masih menyampaikan kepada sejumlah orang bahwa dirinya belum memiliki anak.

Baca Juga:  Arief Martha Rahadyan: Blueprint Ekonomi Nasional Berbasis Investasi dan Inovasi

Padahal saat itu saya sedang hamil tua dan akan melahirkan. Setelah anak lahir pun, dia masih mengatakan kepada masyarakat bahwa kami belum dikaruniai anak,” ungkapnya dengan nada sedih.

Dwi juga mengaku semakin terluka ketika mendengar adanya informasi yang beredar di tengah masyarakat bahwa anak yang dilahirkannya bukan anak kandung Daniel. tuduhan tersebut, kata dia, bukan hanya menyerang dirinya secara pribadi, tetapi juga telah menyeret nama baik kedua orang tuanya.

yang paling membuat saya hancur adalah ketika mereka menyebarkan cerita bahwa anak yang saya lahirkan bukan anak kandung suami saya, bahkan dikatakan sebagai anak orang tua saya sendiri. tuduhan itu sangat menyakitkan,” tuturnya.

Kondisi tersebut kini menjadi perhatian keluarga Dwi yang berharap persoalan rumah tangga itu dapat diselesaikan secara adil dan bertanggung jawab. mereka menilai setiap anak yang lahir dari sebuah pernikahan berhak memperoleh pengakuan, perlindungan, kasih sayang, dan nafkah dari kedua orang tuanya (Ilham Gondrong)

 

Berita Terkait

Praktisi Hukum Muda Deli Serdang: Pancasila Adalah Pilar Utama Menjaga Persatuan dan Mewujudkan Indonesia Maju
Aset Desa Kuta Buluh Raib? Ketua LSM WGAB Syamsul Bahri Desak Audit Total, Warga Pertanyakan Ke Mana Inventaris Desa
SOMASI Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Selaraskan Aturan Desa dalam Revisi UUPA
Wali Kota Banda Aceh Tegaskan Penegakan Syariat Islam Harus Berjalan Sesuai Qanun Aceh
Dugaan Hilangnya Inventaris Desa Kuta Buluh Jadi Sorotan, LSM Desak Inspektorat Audit Aset Desa
Dampingi Bupati DAN POS TNI AL MANGGAR SAMBANGI BUKU LIMAU
Kabur Usai Jambret, Pria Berjaket Ojek Online Ditabrak Angkot
Edi Syahputra, ST Ketua MPC PP Aceh Tamiang : “Perpanjangan Status Transisi Darurat Menjadi Alarm Keras Lambannya Pemulihan Pascabencana”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 01:17

​Pangkas Titik Blank Spot, Duet Hengky Honandar – Randito Maringka Banjir Pujian dari Masyarakat Pinangunian

Senin, 1 Juni 2026 - 16:29

Bupati Aceh Tenggara Belum Beri Penjelasan, Tindak Lanjut Putusan MA Diserahkan ke Sekda

Senin, 1 Juni 2026 - 05:56

​Peringati Hari Lahir Pancasila, Pelindo Regional 4 Bitung Tekankan Pentingnya Merawat Keberagaman

Senin, 1 Juni 2026 - 05:20

​Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Bitung: Wakil Walikota dan Dandim Tegaskan Sinergitas Kawal Ideologi Negara

Senin, 1 Juni 2026 - 04:13

​Pimpin Upacara 1 Juni, Kapolres Bitung Ajak Personel Jadikan Pancasila ‘Bintang Penuntun’

Senin, 1 Juni 2026 - 03:21

Pimpin Upacara Pancasila 2026, Heddry Yadi Ingatkan Persatuan dalam Tugas Pemasyarakatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:15

Respon Cepat, Jasa Raharja DKI Jakarta Jamin Biaya Perawatan Korban Kecelakaan di Matraman

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:48

Respon Cepat, Jasa Raharja DKI Jakarta Jamin Biaya Perawatan Korban Kecelakaan di Matraman

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pengamanan Ketat, ASEAN U-19 Bergulir Lancar di Deli Serdang

Selasa, 2 Jun 2026 - 02:48