Spanduk suara Masyarakat Yogya, tolak Aliasiansi Mahasiswa Papua buat resah kota pelajar

- Editor

Rabu, 11 Juni 2025 - 14:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta | TribuneIndonesia.com

Keresahan mulai dirasakan masyarakat Yogyakarta timbul akibat adanya aktivitas provokatif dan cenderung makar yang dilakukan oleh sekelompok oknum mahasiswa asal Papua yang menamakan diri mereka sebagai Aliansi Mahasiswa Papua (AMP).

Warga menilai, keberadaan AMP selama ini lebih sering tampil dengan narasi politis yang mengarah pada konflik ideologi, ketimbang fokus pada tujuan awal keberadaan mereka di Yogyakarta: menempuh pendidikan untuk membangun masa depan serta daerah asal mereka.

“Kami merasa tidak nyaman. Yogyakarta ini kota damai, tempat belajar anak-anak dari seluruh Indonesia. Tapi keberadaan oknum seperti ini merusak citra itu,” ujar Sutarno, salah satu warga, Selasa (11/6).

Beberapa spanduk yang muncul berisi pesan-pesan yang dianggap menyulut sentimen dan berpotensi menimbulkan kegaduhan. Masyarakat pun mendesak agar aparat keamanan dan pemerintah daerah tidak membiarkan persoalan ini terus berlarut-larut.

“Kami tidak menolak kehadiran siapa pun di kota ini. Tapi kalau keberadaannya justru membuat resah dan menyebarkan propaganda yang menyudutkan negara, tentu harus ada tindakan. Ini bukan soal suku atau asal daerah, ini soal menjaga ketertiban bersama,” tambahnya.

Baca Juga:  Pergi dalam Sunyi Mahasiswa Farmasi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Kos

Warga berharap pemerintah dan aparat keamanan dapat melakukan penanganan yang tegas namun tetap mengedepankan pendekatan hukum dan sosial yang tepat. Mereka khawatir jika tidak segera ditangani, Yogyakarta yang dikenal sebagai kota yang damai dan toleran justru menjadi ajang demonstrasi berkepanjangan oleh kelompok yang menyuarakan kepentingan tertentu.

“Kota ini milik bersama. Jangan sampai Yogyakarta dijadikan panggung untuk menyuarakan ideologi yang bukan pada tempatnya. Ini tempat menuntut ilmu, bukan tempat menyulut konflik,” kata Fitri, mahasiswi salah satu kampus negeri di Yogyakarta.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Aliansi Mahasiswa Papua terkait tudingan ini. Aparat keamanan juga masih memantau situasi dan melakukan pengumpulan data terhadap aktivitas spanduk dan selebaran yang tersebar di sejumlah lokasi.

Pemerintah daerah diharapkan dapat segera duduk bersama dengan pihak kampus, aparat, dan tokoh masyarakat untuk mencari solusi terbaik agar suasana kondusif Yogyakarta tetap terjaga, tanpa mengabaikan hak setiap warga untuk menempuh pendidikan dan menyampaikan aspirasi secara benar. (Red)

Berita Terkait

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Deli Serdang Bergejolak, Mahasiswa Kepung DLH, Dugaan Limbah Beracun Seret Nama Pabrik dan Pejabat
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Banyak Warga Kesulitan Hidup, Harus Berjuang Hilangkan Kemiskinan
Pegawai Desa Sena Diduga Rangkap Jabatan Jadi Security Sport Center, Kepala Desa Disorot Soal Pembiaran
Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie
Pemkab Aceh Tenggara Tuntaskan Expose JITUPASANA, Dokumen R3P Resmi Diserahkan ke Pemerintah Aceh
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Desa Seuneubok Saboh Verifikasi Pengalihan Data (KPM) Miskin dan Kurang Diduga Pada Oktober & Desember 2025 di Lakukan Oknum Tanpa Musyawarah
AMAN Aceh Desak KPK Supervisi Pengelolaan Dana Bencana
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Desember 2025 - 09:51

Arief Martha Rahadyan Dorong Proyek Swasta NBIA, Bandara Terintegrasi Masa Depan di Bali Utara

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:02

PT.Nusantara Surya Sakti: Hadir dan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Pidie dan Pidie Jaya

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:50

PT Djarum Cabang Medan Salurkan 467 Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Batang Kuis

Minggu, 30 November 2025 - 23:04

Evergreen International Paper Salurkan Sembako bagi Warga Terdampak Banjir Tanjung Morawa

Minggu, 30 November 2025 - 07:27

Pelindo Regional 1 Salurkan Mesin Penepung Untuk Sukseskan “Program Desa Bebas Karbon” di Desa Huta Tinggi Samosir

Selasa, 25 November 2025 - 15:32

Pemerita kecamatan Batang kuis dan Satpol PP Sapu Bersih Bangunan Liar di Batang Kuis, Kemacetan Mulai Diatasi

Selasa, 25 November 2025 - 03:47

DINAS PERKEBUNAN, PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN BELUM MENYELESAIKAN TEMUAN BPK-RI PERWAKILAN ACEH TAHUN 2023.

Sabtu, 22 November 2025 - 08:37

*Pelindo Berbagi: Pelindo Regional 1 dan Polres Belawan Bersinergi Bantu Warga Terdampak Banjir Rob di Belawan*

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x