Mari Wujudkan kesejahteraan Masyarakat, Penggunaan Dana Desa Harus Tepat Sasaran

- Editor

Rabu, 23 Juli 2025 - 07:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, diwakili Mulyadi, S.H., M.M, Asisten I Setdakab Bireuen. Melantik 9 Keuchik Hasil Pilkades tahun 2025, dalam kecamatan Simpang Mamplam kabupaten Bireuen.

Berdasarkan surat keputusan Bupati Bireuen, Nomor 141/347 tahun 2025 tentang pengesahan,pemberhentian dan pengangkatan keuchik gampong dalam kecamatan simpang mamplam kabuoaten Bireuen. Pelantikan 9 Keuchik hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) ,dilantik oleh Camat Simpang Mamplam Hendry Maulana, S.IP.M.S.M, Rabu (23/7/2025, yang berlangsung di Aula Kantor Camat.

Keuchik yang di lantik adalah, Fadhlullah, ST, sebagai Keuchik gampong Meunasah Mamplam, Sarwani, sebagai Keuchik Gampong Ie Rob Barat, Firdaus, sebagai Keuchik Gampong Bale, Zulfa sebagai keuchik Gampong Reum Barat, Mukhtaruddin.S.Sos.M.Si sebagai Keuchik Gampong Paku, Muhammad sebagai Keuchik Gampong Ie Rob Babah Loeng, Muhammad sebagai Keuchik Gampong Blang Teumulek, Sofyan, sebagai Keuchik Blang Tambue, Ramli, sebagai Keuchik Gampong Curee Baroh.

Dalam pidato singkatnya Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, yang diwakili oleh Mulyadi, S.H., M.M, Asisten I Setdakab Bireuen,kepada Keuchik yang baru dilantik, menekankan selamat bertugas dalam menjalankan roda pemerintahan dalam rangka pencapaian tujuan yaitu mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

“Mulai hari ini, saudara-saudara resmi menjadi bagian dari aparat penyelenggara pemerintahan di Kabupaten Bireuen yang bersama-sama dengan pemerintah kecamatan maupun pemerintah kabupaten ditugaskan untuk melaksanakan amanah dari masyarakat,” tegasnya

Keuchik (Kepala desa) merupakan kepala pemerintahan pada tingkat desa yang bertanggung jawab kepada bupati melalui camat yang bertugas untuk melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat dan pembinaan kemasyarakatan.

Dalam kaitan dengan pelaksanaan pembangunan desa, nantinya akan didukung dana besar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Dana Desa maupun dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui Alokasi Dana Desa (ADD), dan bagian dari hasil pajak dan retribusi daerah.

Baca Juga:  Nyonyan N Dituntut 10 Tahun Penjara Dan 39 Aset Dirampas Negara

“Sebagai pengguna anggaran, harus tepat sasaran, keuchik diberi kewenangan dan tanggung jawab sepenuhnya untuk melaksanakan pembangunan desa yang berorientasi pada upaya memajukan desa dan peningkatan perekonomian masyarakat desa,” tegasnya.

Dalam menjalankan pemerintahan digampong harus melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang baik untuk dapat melakukan percepatan pembangunan di gampong, dengan tetap melibatkan semua stakeholder utama yang ada, sehingga meskipun telah diberikan dukungan dana besar namun pembangunan melalui keswadayaan dengan mengedepankan nilai-nilai kegotong-royongan masyarakat sebagai bagian dari keistimewaan di gampong dapat tetap terjaga.

Dalam melaksanakan tugas, ditegaskan dan mewanti-wanti agar para keuchik tidak terlena hanya menjadi seorang birokrat, namun harus menunjukkan sikap sebagai seorang pemimpin, pamong, serta sosok ayah dan ibu yang mampu memberi rasa aman, nyaman dan tentram bagi seluruh masyarakatnya.

Tantangan dan hambatan pasti akan kita hadapi, namun jadikan itu sebagai pendorong semangat untuk menempatkan saudara sebagai sosok pelayan masyarakat yang dicintai dan disayangi oleh masyarakatnya,” pungkasnya.

Di akhir sambutan, kembali berpesan agar para keuchik bekerja dengan tulus dan ikhlas serta semangat tinggi. Menggali setiap potensi yang ada dengan mengedepankan kearifan lokal.

“Jadikan masyarakat kita berpikir maju, tapi tetap bersikap dan berbudaya dengan mengikuti ajaran-ajaran mulia, sesuai dengan petunjuk agama. Kenali dan kendala yang akan dihadapi, harus membangun komunikasi dan kerjasama yang baik dengan seluruh komponen yang ada, dan jadilah bagian dari upaya mewujudkan visi misi kabupaten, Bireuen Makmur, cerdas, Damai dan Islami, ” tutupnya. ( samsul)

Berita Terkait

Pangkormar Hadiri Rapim TNI-Polri 2026, Perkuat Sinergi di Bawah Arahan Presiden
Deklarasi Pers Nasional 2026 Tegaskan Penolakan terhadap Kriminalisasi Jurnalis
PTUN Jakarta Tegaskan Gugatan Kubu Murjoko Gugur, Legalitas PSHT di Bawah Kepemimpinan Taufiq Tak Terbantahkan
​KPK Bongkar Skandal Jalur Merah Bea Cukai, Direktur P2 dan Lima Orang Ditetapkan Tersangka
Resmi Menjabat Kasi Datun Bitung, Noldi Sompi Diminta Jaga Marwah Korps Adhyaksa
Ketua DPC Demokrat Bireuen : H. T. Ibrahim Kader yang Tumbuh dari Bawah dan Loyal terhadap Partai
Jejak Sejarah, Menelusuri Akar Kelahiran Hari Pers Nasional
Wagub Aceh Ambil Alih Kendali, Polemik Huntara Bireuen Resmi Diakhiri
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 23:21

Pangkormar Hadiri Rapim TNI-Polri 2026, Perkuat Sinergi di Bawah Arahan Presiden

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18

Deklarasi Pers Nasional 2026 Tegaskan Penolakan terhadap Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 13:14

PTUN Jakarta Tegaskan Gugatan Kubu Murjoko Gugur, Legalitas PSHT di Bawah Kepemimpinan Taufiq Tak Terbantahkan

Senin, 9 Februari 2026 - 10:09

Resmi Menjabat Kasi Datun Bitung, Noldi Sompi Diminta Jaga Marwah Korps Adhyaksa

Senin, 9 Februari 2026 - 08:32

Ketua DPC Demokrat Bireuen : H. T. Ibrahim Kader yang Tumbuh dari Bawah dan Loyal terhadap Partai

Senin, 9 Februari 2026 - 06:55

Jejak Sejarah, Menelusuri Akar Kelahiran Hari Pers Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 02:27

Wagub Aceh Ambil Alih Kendali, Polemik Huntara Bireuen Resmi Diakhiri

Senin, 9 Februari 2026 - 01:58

​Jaga Kondusivitas Wilayah, Tim PANTERA Polsek Matuari Sambangi Markas Manguni Muda

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x